Arief Yahya: Selamat Jalan Maestro Carnival Indonesia

Kompas.com - 17/04/2019, 19:09 WIB
Menteri Pariwisata Arief Yahya (kedua kiri) dan Istri Poni Iravati (kanan), Bupati Jember Faida (kiri) dan Presiden Jember Fashion Carnaval (JFC) Dynand Fariz (kedua kanan), melambaikan tangan saat menghadiri acara puncak Jember Fashion Carnaval (JFC) ke-17, di Jember, Jawa Timur, Minggu (12/8/2018). Arief Yahya menyebut Kabupaten Jember sebagai Kota Karnaval yang menjadi destinasi wisata karnaval di Indonesia. ANTARA FOTO/SENO Menteri Pariwisata Arief Yahya (kedua kiri) dan Istri Poni Iravati (kanan), Bupati Jember Faida (kiri) dan Presiden Jember Fashion Carnaval (JFC) Dynand Fariz (kedua kanan), melambaikan tangan saat menghadiri acara puncak Jember Fashion Carnaval (JFC) ke-17, di Jember, Jawa Timur, Minggu (12/8/2018). Arief Yahya menyebut Kabupaten Jember sebagai Kota Karnaval yang menjadi destinasi wisata karnaval di Indonesia.

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pariwisata, Arief Yahya mengucapkan belasungkawa atas meninggalnya penggagas Jember Fashion Carnival, Dynand Fariz.

“Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un, saya atas nama pribadi dan seluruh jajaran di Kementerian Pariwisata turut belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas wafatnya Mas Dynand Fariz,” kata Menpar Arief Yahya, sesuai siaran pers yang KompasTtravel terima, Rabu (17/4/2019).

Arief mengatakan, sosok Dynand Fariz sangat berjasa bagi industri pariwisata Indonesia. Ia membawa Jember Fashion Carnival menduduki posisi pertama di Asia dan ketiga di dunia sebagai karnaval terbaik setelah Rio Carnival di Brazil, dan Pasadena Flower Carnival di Los Angeles Amerika Serikat.

Bahkan, Arief Yahya menjadikan JFC sebagai tolak ukur pelaksanaan event-event di Indonesia. Dan Dynand Fariz sendiri menjadi salah satu Kurator untuk Top 100 Calender of Event di Indonesia.

“Mas Dynand, selamat jalan sahabatku. Mahakaryamu demikian indah dan megah, serta akan dikenang selamanya. Selamat jalan maestro Carnival Indonesia,” pungkas Arief.

Usaha dan upaya Elvira membawa serta mengenakan kostum nasional seberat 20 kilogram menuai hasil yang melegakan. Pasalnya, Elvira berhasil masuk dalam lima besar kateogri National Costume Fan Vote. IB TIMES Usaha dan upaya Elvira membawa serta mengenakan kostum nasional seberat 20 kilogram menuai hasil yang melegakan. Pasalnya, Elvira berhasil masuk dalam lima besar kateogri National Costume Fan Vote.
Dynand Fariz meninggal dunia di Rumah Sakit Jember Klinik, Kabupaten Jember Jawa Timur pada pukul 03.55 WIB, Rabu (17/4/2019). Dynand wafat pada usia 55 tahun dan meninggalkan segudang prestasi.

Dynand Fariz tidak hanya terkenal sebagai penggagas Jember Fashion Carnival. Pada pesta olahraga Asian Games 2018, Dynand berkontribusi menjadi perancang busana dengan kostum Garuda yang mengawal barisan para atlet dunia.

Lewat rancangan kostum Dynand, Indonesia juga dikenal di jagat Miss Universe dan kontes kecantikan dunia lainnya.

Pada 2014 Putri Indonesia Elvira Devinamira menyabet penghargaan kostum nasional terbaik di ajang Miss Universe dengan mengenakan busana rancangan Dynand bertema The Chornicle of Borobudur.




Close Ads X