Era 1960-an, Tempat Hiburan Malam Jakarta Hanya Ada di Hotel

Kompas.com - 18/04/2019, 12:09 WIB
Meja biliar di Jaya Pub yang terletak di Jalan Thamrin, Jakarta Pusat. Kompas.com/SHERLY PUSPITAMeja biliar di Jaya Pub yang terletak di Jalan Thamrin, Jakarta Pusat.

JAKARTA, KOMPAS.com – Saat ini berbagai tempat hiburan malam mulai dari bar, pub, hingga diskotek menjamur di ibu kota. Tempat hiburan malam dibangun dengan konsep sebisa mungkin agar menarik perhatian pengunjung.

Namun tak seperti sekarang, pada era 60-an, tempat-tempat hiburan malam biasanya hanya tersedia di dalam hotel. Pengelola Jaya Pub sekaligus putra pasangan artis senior Rima Melati dan Frans Tumbuan, Ardianto Airlangga mengatakan, hingga jelang tahun 70-an tak banyak tempat hiburan malam yang dibangun di luar hotel.

Sebut saja Diskotek Musro yang berada di Hotel Borobudur, di dekat Lapangan Banteng, Jakarta Pusat hingga Nirwana Supperclub yang berlokasi di lantai puncak Hotel Indonesia.

“Waktu (Jaya Pub) dibangun itu kan saat-saat baru dimulainya pub-pub, restoran atau bar yang hadir di luar dari hotel. Biasanya di dalam hotel. Bukan pub ya, tempat hiburan lah,” ujar Ardianto kepada KompasTravel.

“Tempat hiburan itu biasanya di dalam hotel plus ada beberapa night club tentunya,” tandasnya.

Live music di Jaya Pub, Thamrin, Jakarta Pusat.Kompas.com/SHERLY PUSPITA Live music di Jaya Pub, Thamrin, Jakarta Pusat.
Ia berkisah, saat itu Diskotek Tanah Abang Timur (Tanamur) merupakan salah satu tempat hiburan malam yang pertama kali membuka usahanya di luar hotel.

Adapun Tanamur didirikan pada 12 November 1970 oleh seorang pengusaha muda keturunan Arab sekaligus mantan suami Ratna Sarumpaet, Ahmad Fahmy Alhady. Namun sejak tahun 2005 Tanamur sudah tak beroperasi lagi.

“Lalu ada juga Mini Disco zaman dulu itu cuma beberapa aja yang ada di luar. Lalu kita mulai Jaya Pub juga. Karena melihat orang-orangnya pada saat itu membutuhkan tempat-tempat (hiburan malam) yang ada di luar dari hotel,” tambahnya.

Ardianto mengatakan, setelah Jaya Pub berdiri, muncullah beragam tempat hiburan malam lainnya, diantaranya Green Pub yang dulu berada di bawah Gedung Djakarta Theater. Namun Green Pub saat ini pun sudah gulung tikar.

Dari tempat-tempat hiburan malam tahun 70-an, hanya Jaya Pub yang masih terus beroperasi hingga kini. Berlokasi berdekatan dengan Gedung Jaya di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Jaya Pub masih menampilkan suasana dan penampilan live music yang menggambarkan era 70-an.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X