Kompas.com - 25/04/2019, 15:09 WIB
Para ulama hadir dalam kegiatan ziarah kubro di Palembang, Sumatera Selatan, Minggu (21/5/2017). Seminggu sebelum Ramadhan, masyarakat Palembang memiliki tradisi unik yang harus dilakukan. Tradisi tersebut adalah ziarah kubro atau menziarahi makam para ulama dan pendiri Kesultanan Palembang Darussalam. Tradisi ini menjadi unik karena makam yang dikunjungi tak hanya satu, tetapi beberapa makam dan berlangsung tiga hari berturut-turut. KOMPAS/ADRIAN FAJRIANSYAHPara ulama hadir dalam kegiatan ziarah kubro di Palembang, Sumatera Selatan, Minggu (21/5/2017). Seminggu sebelum Ramadhan, masyarakat Palembang memiliki tradisi unik yang harus dilakukan. Tradisi tersebut adalah ziarah kubro atau menziarahi makam para ulama dan pendiri Kesultanan Palembang Darussalam. Tradisi ini menjadi unik karena makam yang dikunjungi tak hanya satu, tetapi beberapa makam dan berlangsung tiga hari berturut-turut.


KOMPAS.com - Kota Palembang di Sumatera Selatan (Sumsel) identik dengan wisata kuliner Pempek yang gurih dan menyegarkan. Makanan ini sudah terkenal bagi para pecinta kuliner daerah, khususnya di Indonesia.

Namun, Palembang ternyata juga memiliki wisata religi bertajuk Ziarah Kubro yang digelar setiap tahun. Hal itu sudah menjadi tradisi tahunan bagi masyarakat muslim Palembang yang bermukim di sekitar Sungai Musi, khususnya bagi masyarakat komunitas Arab.

Ziarah Kubro sendiri diartikan sebagai "ziarah kubur" dalam bahasa Indonesia. Bagi masyarakat Palembang, ziarah kubro merupakan kegiatan berziarah massal ke makam-makam para ulama dan pendiri Kesultanan Palembang Darussalam, atau kerap juga disebut ‘waliyullah’.

Baca juga: Awal Tahun Kunjungan Wisman ke Palembang Naik 99 Persen, Ini Sebabnya

Kegiatan ini dikhususkan bagi kaum laki-laki. Peziarah biasanya menenakan kegiatan serba putih dari baju hingga celana, kemudian berbondong-bondong memadati beberapa jalanan di Palembang, persis seperti sebuah pawai.

Beberapa ulama dan bangsawan dari negeri tetangga seperti Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, bahkan Yaman akan ikut serta berziarah. Para ulama dan bangsawan tersebut akan berjalan kaki menuju sejumlah titik ziarah di Palembang dalam sebuah barisan panjang sambil menjunjung panji-panji bertuliskan huruf Arab.

Humas haul dan ziarah kubro, Habib Mahdi mengatakan, umat muslim yang datang tak hanya berziarah, tetapi ada juga yang sengaja datang untuk bersilaturahmi dengan keluarga di Kota Palembang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Mereka tidak hanya dari Palembang dan Sumsel saja, tapi juga ada dari mancanegara," ujarnya, Rabu (24/04/2019).

Baca juga: One Day Trip ke Palembang, ke Mana Saja?

Hal menarik dari ziarah kubro, makam yang disambangi ribuan umat muslim tersebut tidak berpusat di satu tempat saja, melainkan tersebar di berbagai lokasi di Palembang. Mulai dari Kambang Koci 5 Ilir, Kawah Tekurep, hingga ke wilayah Seberang Ulu.

Pada hari pertama, kegiatan dibagi menjadi dua, yakni pada pagi dan sore. Ziarah bermula dari Masjid Darul Muttaqien Pasar Kuto, menuju makam Habib Aqil bin Yahya dan Pemakaman Habib Achmad bin Syech Shahab pada pagi hari. Menjelang sore, kegiatan dilanjutkan di Pondok Pesantren Ar-Riyadh 13 Ulu dengan haul dan rauhah oleh Habib Ahmad bin Abdullah Habsyi.

Model kegiatan yang sama juga akan berlangsung pada esok harinya, bertempat di Kampung Sungi Bayas 10 Ilir dan Rumah Habib Ahmad bin Hasan Al-Habsy di Komplek As-Segaf. Sementara pada hari pamungkas, kegiatan digelar mulai dari Kampung Sungi Bayas, 10 Ilir Palembang, menuju Pemakaman Pangeran Syarif Ali BSA di 5 Ilir, kemudian ke Pemakaman Kawah Tekurep 3 Ilir dan berakhir di Pemakaman Auliya’ Kambang Koci 5 Ilir.

Tahun ini, Ziarah Kubro akan dilaksanakan pada 26-28 April 2019. Bagi Anda umat muslim, berminat mengikuti tradisi ini?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Seluruh Tempat Wisata di Aceh Utara Buka Saat Libur Nataru

Seluruh Tempat Wisata di Aceh Utara Buka Saat Libur Nataru

Travel Update
7 Tips Staycation dengan Lansia Saat Pandemi Covid-19

7 Tips Staycation dengan Lansia Saat Pandemi Covid-19

Travel Tips
Masa Karantina WNI dan WNA di Indonesia Diperpanjang hingga 7 Hari

Masa Karantina WNI dan WNA di Indonesia Diperpanjang hingga 7 Hari

Travel Update
8 Tips Staycation dengan Anak di Hotel, Minta Sterilkan Kamar Dua Kali

8 Tips Staycation dengan Anak di Hotel, Minta Sterilkan Kamar Dua Kali

Travel Tips
Filipina Larang Kedatangan Turis Asing Bervaksin, Cegah Varian Omicron

Filipina Larang Kedatangan Turis Asing Bervaksin, Cegah Varian Omicron

Travel Update
Produk UMKM Indonesia Dipromosikan di Inggris dalam ISME UK Expo in Oxford

Produk UMKM Indonesia Dipromosikan di Inggris dalam ISME UK Expo in Oxford

Travel Update
Wisata Alam Diprediksi Masih Jadi Tren Wisata Tahun 2022

Wisata Alam Diprediksi Masih Jadi Tren Wisata Tahun 2022

Travel Update
3 Tips Wisata ke Bukit Pengilon Yogyakarta, Jangan Lupa Bawa Tenda

3 Tips Wisata ke Bukit Pengilon Yogyakarta, Jangan Lupa Bawa Tenda

Travel Tips
Jepang Larang Kedatangan Turis Asing untuk Cegah Varian Omicron

Jepang Larang Kedatangan Turis Asing untuk Cegah Varian Omicron

Travel Update
Hotel Santika Tawarkan Harga Promo Tahun Baru, Ada Voucer Rp 50.000

Hotel Santika Tawarkan Harga Promo Tahun Baru, Ada Voucer Rp 50.000

Travel Promo
Staycation di Hotel dengan Anak saat Nataru Tak Perlu Bawa Bukti Tes Covid-19

Staycation di Hotel dengan Anak saat Nataru Tak Perlu Bawa Bukti Tes Covid-19

Travel Update
Hotel Santika Antisipasi Peningkatan Pemesanan Kamar Jelang Nataru

Hotel Santika Antisipasi Peningkatan Pemesanan Kamar Jelang Nataru

Travel Update
Hotel Santika Wajibkan Tamu Reservasi Sebelum Renang atau Fitness

Hotel Santika Wajibkan Tamu Reservasi Sebelum Renang atau Fitness

Travel Update
Sederet Prokes di Jaringan Hotel Santika, Reservasi Dulu Sebelum Berenang

Sederet Prokes di Jaringan Hotel Santika, Reservasi Dulu Sebelum Berenang

Travel Update
Wisata Pantai Watunene Gunungkidul yang Indah dan Masih Sepi

Wisata Pantai Watunene Gunungkidul yang Indah dan Masih Sepi

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.