Kompas.com - 25/04/2019, 21:06 WIB
Gelang RFID yang wajib digunakan pendaki Gunung Merbabu. Dokumentasi Balai Taman Nasional Gunung MerbabuGelang RFID yang wajib digunakan pendaki Gunung Merbabu.

KOMPAS.com - Menurut data yang dihimpun Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan atau yang dikenal dengan BASARNAS, keselakaan pendakian di Indonesia mengalami peningkatan dalam empat tahun terakhir. Kecelakaan tersebut terjadi karena berbagai faktor, mulai dari kurangnya persiapan hingga kondisi alam yang sedang tak bersahabat.

Untuk menekan jumlah kecelakaan pendakian dan memberikan rasa aman kepada pendaki, Balai Taman Nasional Gunung Merbabu mewajibkan para pendaki mengenakan gelang yang dilengkapi dengan chip Radio frequency identification (RFID).

Plh Kepala Balai Taman Nasional Gunung Merbabu (BTNGMb), Johan Setiawan mengatakan, gelang tersebut akan disediakan oleh pengelola taman nasional.

“Nanti semua pendaki akan kami berikan, kami pinjami, kami pasangkan gelang yang ada chip-nya RFID. Sehingga kami dapat memonitor posisi pendaki sehingga meminimalisasi misalnya pendaki hilang atau kendala lainnya. Jadi mendeteksi posisi dia di mana begitu,” papar Johan ketika dihubungi KompasTravel, Kamis (25/4/2019).

Gelang RFID yang wajib digunakan pendaki Gunung Merbabu.Dokumentasi Balai Taman Nasional Gunung Merbabu Gelang RFID yang wajib digunakan pendaki Gunung Merbabu.

Untuk dapat meminjam gelang tersebut, lanjut Johan, pendaki harus menyerahkan uang jaminan mulai dari Rp 30.000 hingg 50.000 kepada petugas. Uang jaminan itu nantinya akan dikembalikan kepada pendaki setelah turun gunung.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Johan melanjutkan, saat ini telah tersedia sekitar 1.000 gelang yang siap digunakan para pendaki. Setiap kelompok pendaki minimal membawa satu gelang RFID ini.

“Sementara satu kelompok 1 gelang. Jadi kan persepsinya mereka akan menjaga tetap bersama saat perjalanan. Nanti kami yang di pos keamanan bisa mendeteksi keberadaan mereka. Nanti mereka turun ambil uang jaminannya dan menggembalikan gelangnya,” lanjutnya.

Menurut Johan, nantinya jumlah gelang akan ditambah secara bertahap.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wisata ke Rawa Pening, Bersih dari Encek Gondok dan Ada Pentas Tari

Wisata ke Rawa Pening, Bersih dari Encek Gondok dan Ada Pentas Tari

Travel Update
Punya Pantai Indah, Desa Wisata Ngilngof Cocok untuk Sport Tourism

Punya Pantai Indah, Desa Wisata Ngilngof Cocok untuk Sport Tourism

Travel Update
Janji Sandiaga di Desa Wisata Ngilngof Maluku: Perbaikan Jaringan Internet

Janji Sandiaga di Desa Wisata Ngilngof Maluku: Perbaikan Jaringan Internet

Travel Update
Berkunjung ke Kos-kosan Pelajar yang Kini Museum Sumpah Pemuda

Berkunjung ke Kos-kosan Pelajar yang Kini Museum Sumpah Pemuda

Jalan Jalan
Rute Tercepat Menuju Desa Wisata Nusa Aceh Besar dari Bandara

Rute Tercepat Menuju Desa Wisata Nusa Aceh Besar dari Bandara

Jalan Jalan
Wisata Keraton Yogyakarta Sudah Buka, Ini Syarat Berkunjungnya

Wisata Keraton Yogyakarta Sudah Buka, Ini Syarat Berkunjungnya

Travel Update
Antigen 1x24 Jam Masih Jadi Syarat Naik Kereta Api Jarak Jauh, Kapal, dan Bus Antarkota

Antigen 1x24 Jam Masih Jadi Syarat Naik Kereta Api Jarak Jauh, Kapal, dan Bus Antarkota

Travel Update
Tes PCR untuk Naik Pesawat Boleh 3x24 Jam

Tes PCR untuk Naik Pesawat Boleh 3x24 Jam

Travel Update
Fasilitas Wisata di Desa Wisata Nusa Aceh Besar, Ada Becak dan Homestay

Fasilitas Wisata di Desa Wisata Nusa Aceh Besar, Ada Becak dan Homestay

Jalan Jalan
Cerita Perajin di Desa Wisata Arborek Raja Ampat yang Terdampak Pandemi

Cerita Perajin di Desa Wisata Arborek Raja Ampat yang Terdampak Pandemi

Travel Update
4 Koleksi Menarik Museum Sumpah Pemuda, Ada Biola W.R. Supratman

4 Koleksi Menarik Museum Sumpah Pemuda, Ada Biola W.R. Supratman

Jalan Jalan
Wisata Raja Ampat Sudah Buka, tapi Kunjungan Masih Sepi

Wisata Raja Ampat Sudah Buka, tapi Kunjungan Masih Sepi

Travel Update
Paket Wisata ke Raja Ampat Mahal, Ini Kata Sandiaga

Paket Wisata ke Raja Ampat Mahal, Ini Kata Sandiaga

Travel Update
7 Cara Memilih Durian yang Sudah Matang, Manis, dan Banyak Daging

7 Cara Memilih Durian yang Sudah Matang, Manis, dan Banyak Daging

Travel Tips
Boneka Squid Game Muncul di Seoul Korea Selatan, Jadi Daya Tarik Wisatawan

Boneka Squid Game Muncul di Seoul Korea Selatan, Jadi Daya Tarik Wisatawan

Travel Update

Video Pilihan

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.