Lezatnya Soto Jamur dan Sate Jamur dari Desa Kuniran Ngawi

Kompas.com - 29/04/2019, 10:02 WIB
Soto Jamur warga Kuningan yang mampu memerangi Global Warming.  Sebagi penghasil jamur tiram, warga Desa Kuniran, Kabupaten Ngawi, Jatim, mencoba mendapatkan nilai tambah dengan mengolah menjadi berbagai kuliner. Foto diambi Minggu (28/4/2019). KOMPAS.com/SUKOCOSoto Jamur warga Kuningan yang mampu memerangi Global Warming. Sebagi penghasil jamur tiram, warga Desa Kuniran, Kabupaten Ngawi, Jatim, mencoba mendapatkan nilai tambah dengan mengolah menjadi berbagai kuliner. Foto diambi Minggu (28/4/2019).


NGAWI , KOMPAS.com - Kuah kental berwarna kuning yang menyebarkan bau harum rempah-rempah mulai dituang ke mangkuk kertas yang berisi lontong, bihun, irisan jamur dan remah koya serta bawang goreng.

Minggu (28/4/2019) siang, Balai Desa Kuniran, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur dipenuhi oleh puluhan ibu-ibu yang antusias mencicipi menu soto. Namun kali ini menu sotonya bukan sembarang soto, tetapi soto yang terbuat dari jamur tiram.

Selain soto, menu dari bahan baku jamur tiram yang telah diolah sedemikian rupa juga tersaji pada menu sate jamur, nasi goreng jamur, jamur balado, mie jamur serta jamur crispy.

Maryati, salah satu warga Desa Kuniran yang juga membudidayakan jamur tiram di rumahnya mengaku senang dengan pelatihan membuat menu dari bahan baku utama jamur tiram.

Baca juga: Sate Jamur di Banyuwangi, Pembeli Rela Antre

Dengan diolah menjadi sejumlah menu makanan, dia berharap bisa menaikkan harga jual jamur tiram yang dibudidayakan warga. "Sudah setahun ini budidaya, yang masih susah jualnya. Sekarang perkilo Rp 10.000 diambil oleh penjual sayur," ujarnya.

Kepala Desa Kuniran Heri Sugianto mengatakan, sebanyak 160 kepala keluarga di desanya saat ini menjadi pembudidaya jamur tiram. Kegiatan tersebut sebagian merupakan usaha sampingan yang dilakukan disela-sela kegiatan bertanam padi.

Baca juga: Tampil Beda, Ini Soto Iga Goreng Bawang Keprabon

Dia mengaku dalam satu hari warganya bisa panen hingga 8 kuintal jamur tiram.  "Pemasarannya biasanya diambil sama pengepul yang dari Sragen dan Ngawi," katanya.

Untuk ketersediaan bibit dan media tanam jamur tiram saat ini sejumlah warga di Desa Kuniran sudah mulai mengupayakan sendiri, sehingga kebutuhan bibit dan media tidak lagi bergantung kepada daerah lain. "Desa ini sudah bisa menjadi petani jamur tiram mandiri," sambungnya.

Sementara Sumarni (34), pembudidaya jamur yang juga menyediakan kebutuhan media bagi petani jamur lainnya mengaku butuh waktu 2 tahun untuk mengembangkan usaha budidaya jamur miliknya.

Saat ini Sumarni memiliki hampir 3.000 log yang dibudidayakan di sebuah rumah bambu di belakang rumah tinggalnya.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Libur Panjang, Tamu Hotel di Kabupaten Malang Mayoritas dari Surabaya

Libur Panjang, Tamu Hotel di Kabupaten Malang Mayoritas dari Surabaya

Whats Hot
Pendakian Gunung Sumbing via Butuh Buka Meski Nepal Van Java Tutup

Pendakian Gunung Sumbing via Butuh Buka Meski Nepal Van Java Tutup

Whats Hot
Okupansi Hotel Bintang di Banyuwangi Diprediksi Naik Saat Libur Panjang

Okupansi Hotel Bintang di Banyuwangi Diprediksi Naik Saat Libur Panjang

Whats Hot
Libur Panjang, Ketua PHRI Malang Pastikan Tiap Hotel Punya Kamar Isolasi

Libur Panjang, Ketua PHRI Malang Pastikan Tiap Hotel Punya Kamar Isolasi

Whats Hot
Napak Tilas Sumpah Pemuda, Ada Museum W.R Soepratman di Surabaya

Napak Tilas Sumpah Pemuda, Ada Museum W.R Soepratman di Surabaya

Jalan Jalan
Libur Panjang, Hari Ini Tingkat Okupansi Hotel di Kabupaten Malang Capai 60-70 Persen

Libur Panjang, Hari Ini Tingkat Okupansi Hotel di Kabupaten Malang Capai 60-70 Persen

Whats Hot
Liburan ke Gunungkidul, Saatnya Berfoto di Kebun Bunga Amarilis

Liburan ke Gunungkidul, Saatnya Berfoto di Kebun Bunga Amarilis

Whats Hot
PHRI Bali: Okupansi Hotel Diharap Naik Selama Libur Panjang

PHRI Bali: Okupansi Hotel Diharap Naik Selama Libur Panjang

Whats Hot
Libur Panjang, Lama Inap Tamu di Hotel Bogor Rata-rata 2 Hari 1 Malam

Libur Panjang, Lama Inap Tamu di Hotel Bogor Rata-rata 2 Hari 1 Malam

Whats Hot
Mendaki Gunung Prau Jalur Patak Banteng? Kuotanya 1.200 Orang Per Hari

Mendaki Gunung Prau Jalur Patak Banteng? Kuotanya 1.200 Orang Per Hari

Travel Tips
Libur Panjang, Tidak Ada Pembatasan Kuota Pendakian Gunung Lawu

Libur Panjang, Tidak Ada Pembatasan Kuota Pendakian Gunung Lawu

Travel Tips
 Kuota Pendakian Gunung Semeru Sudah Penuh Sampai 31 Oktober 2020

Kuota Pendakian Gunung Semeru Sudah Penuh Sampai 31 Oktober 2020

Whats Hot
Libur Panjang, Kuota Pendakian Gunung Gede Pangrango Diprediksi Aman

Libur Panjang, Kuota Pendakian Gunung Gede Pangrango Diprediksi Aman

Whats Hot
Wisata Virtual, 3 Museum Napak Tilas Sumpah Pemuda di Jakarta

Wisata Virtual, 3 Museum Napak Tilas Sumpah Pemuda di Jakarta

Jalan Jalan
Cuti Bersama 2020, Pekan Ini Ada Libur Panjang 5 Hari

Cuti Bersama 2020, Pekan Ini Ada Libur Panjang 5 Hari

Whats Hot
komentar di artikel lainnya
Close Ads X