Taman Safari Indonesia Resmikan Kandang untuk Kembang Biak Elang Jawa

Kompas.com - 30/04/2019, 10:06 WIB
Taman Safari Indonesia resmikan Kandang Perkembangbiakan Elang Jawa, Sabtu (27/4/2019). Taman Safari IndonesiaTaman Safari Indonesia resmikan Kandang Perkembangbiakan Elang Jawa, Sabtu (27/4/2019).


JAKARTA, KOMPAS.com – Taman Safari Indonesia telah meresmikan Kandang Perkembangbiakan Elang Jawa atau Netasus Bartelsi pada Sabtu lalu (27/4/2019).

Peresmian tersebut dilakukan oleh Drs. Jansen Manansang, MS.c bersama dengan Mr. Kondo Hiroshi Presiden Direktur PT. Smelting perusahaan yang bergerak dibidang peleburan dan pemurnian tembaga.

Elang Jawa merupakan satwa liar endemik yang berarti hanya dapat ditemukan di Pulau Jawa.

Baca juga: Melihat Panda Sekaligus Merayakan Malam Tahun Baru di Taman Safari

Selain itu, Elang Jawa juga termasuk dalam kategori satwa liar yang terancam punah. Populasinya hanya 300-500 ekor dan terus menurun.

Elang Jawa melalui Keputusan Presiden nomer 4 tahun 1993 juga ditetapkan sebagai salah satu dari tiga Satwa Nasional Indonesia sebagai ikon satwa langka.

Taman Safari Indonesia resmikan Kandang Perkembangbiakan Elang Jawa, Sabtu (27/4/2019).Taman Safari Indonesia Taman Safari Indonesia resmikan Kandang Perkembangbiakan Elang Jawa, Sabtu (27/4/2019).

Untuk tetap menjaga keberadaan Elang Jawa, Taman Safari Indonesia bekerja sama dengan PT Smelting yang telah ditanda tangani pada tanggal 28 April 2018 lalu.

Dari kerjasama tersebut diharapkan dapat menambah jumlah populasi Elang jawa yang kian menurun dan juga membuat masyarakat dapat lebih mencintai serta peduli terhadap kegiatan pelestarian Elang Jawa.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X