5 Tips Menuju Wisata “Instagramable” Bukit Hope Karanganyar

Kompas.com - 01/05/2019, 10:09 WIB
Pengunjung sedang berfoto di spot perahu wisata Bukit Hope Karanganyar.Kompas.com/Anggara Wikan Prasetya Pengunjung sedang berfoto di spot perahu wisata Bukit Hope Karanganyar.

KARANGANYAR, KOMPAS.com – Berwisata ke daerah pergunungan merupakan pilihan tepat untuk mengisi liburan. Selain pemandangan yang indah, udara di pergunungan juga terasa sejuk dan segar.

Bukit Hope di Desa Wonorejo, Kecamatan Jatiyoso, Karanganyar menjadi satu obyek wisata yang bisa dikunjungi untuk mengisi hari libur. Tempat ini menawarkan atraksi wisata berupa keindahan panorama Pergunungan Lawu Selatan yang memesona.

Jika ingin berkunjung ke Bukit Hope Karanganyar, perhatikan terlebih dahulu 5 tips berikut ini:

1. Pemilihan rute

Jika ditempuh dari Kota Surakarta atau Karanganyar, ada dua rute yang bisa digunakan untuk mencapai Bukit Hope. Rute pertama adalah melalui Kecamatan Matesih, sementara rute kedua adalah melalui Kecamatan Jatipuro.

Baca juga: Merengkuh Sunyi dan Tenang di Candi Kethek Karanganyar

Mengacu pada Google Maps, rute tercepat jika ditempuh dari Karanganyar adalah melalui Kecamatan Matesih. Namun perlu diperhatikan jika kondisi jalan akan naik, turun, serta berkelok karena melewati beberapa bukit.

Sementara jika melewati Jatipuro, jarak tempuhnya akan lebih jauh. Memang jalan akan tetap menanjak dan berliku. Namun, kondisinya tidak separah jika melalui Matesih.

2. Pastikan kendaraan kuat menanjak

Satu keharusan ketika berwisata ke daerah pergunungan adalah kendaraan kuat menanjak. Tentu kondisi jalan di wilayah pergunungan akrab dengan tanjakan, termasuk rute menuju Bukit Hope.

Baca juga: “River Tubing” di Kalipringkuning, Seru dan Mendebarkan!

Oleh karena itu, kenali kekuatan mesin kendaraan yang akan digunakan menuju ke sana. Pastikan kendaraan, baik itu mobil atau sepeda motor cukup kuat untuk melewati jalan menanjak.

Jika tidak kuat menanjak, maka tentu hal itu akan merepotkan. Bahkan tidak jarang ketika kendaraan tidak kuat menanjak, hal itu membahayakan bagi penumpang atau pengendara jalan lainnya.

3. Pastikan pengereman berfungsi dengan baik

Halaman:
Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Close Ads X