Kompas.com - 04/05/2019, 13:07 WIB
Menara Masjid Agung Surakarta diusulkan direnovasi karena sebagian tembok bangunan rusak dan cat mengelupas, Sabtu (8/9/2018). KOMPAS.com/Labib ZamaniMenara Masjid Agung Surakarta diusulkan direnovasi karena sebagian tembok bangunan rusak dan cat mengelupas, Sabtu (8/9/2018).

KOMPAS.com - Momen bulan Ramadhan yang hanya berlangsung 30 hari tentunya sayang kalau sampai harus melewatkan Shalat Tarawih.

Nah, untuk Anda umat Muslim yang mungkin berada di Solo atau berencana mengunjungi Kota Bengawan selama bulan puasa ini, mungkin bisa sekalian untuk mencoba shalat tarawih di masjid tua yang bernilai sejarah di kota ini.

Beberapa masjid bersejarah di Kota Solo tersebut diantaranya:

1. Masjid Agung Surakarta

Bagian depan Masjid Agung SurakartaKOMPAS.com/NUR ROHMI AIDA Bagian depan Masjid Agung Surakarta
Masjid Agung Surakarta berlokasi tak jauh dari Pasar Klewer dan Keraton Kasunanan Surakarta. Masjid ini cukup ikonik di Kota Solo.

Dibangun tahun 1763 oleh Pakubuwono III, masjid ini didominasi warna biru dengan bagian solat jamaah putra yang sokonya terbuat dari kayu-kayu jati yang dulunya diambil dari Hutan Donoloyo Wonogiri.

Di Masjid Agung Surakarta di pintu-pintu kayunya terdapat ukiran kayu berbentuk bledek yang mencerminkan kekuasaan Allah. Masjid ini juga dilengkapi dengan Menara yang menjulang setinggi 33 m. Bangunan menara tersebut konon terinspirasi dari Masjid di Masjidil Haram.

Masjid Agung Surakarta berlokasi di Kauman, Ps. Kliwon, Kota Surakarta

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

2. Masjid Al-Wustho Mangkunegaran

Pintu Masuk Masjid Al-Wustho MangkunegaranKOMPAS.com/NUR ROHMI AIDA Pintu Masuk Masjid Al-Wustho Mangkunegaran
Masjid yang berlokasi di dekat Istana Mangkunegaran ini diprakasai Mangkunegaran. Masjid Al-Wustho bangunannya cukup unik dan khas.

Bagian depan masjid dikelilingi pagar berwarna putih. Bagian Pintu gerbang berupa gapura putih bertuliskan kaligrafi.

Bangunan masjid ini didominasi dengan warna kuning hijau khas warna Mangkunegaran. Terdapat beberapa bagian dari masjid ini seperti serambi, ruang solat utama, pawastren, menara dan maligin. Maligin dulunya digunakan khitan bagi keluarga kerajaan Mangkunegaran.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kitagawa Pesona Bali, Tempat Wisata Bernuansa Pulau Dewata di Wonogiri

Kitagawa Pesona Bali, Tempat Wisata Bernuansa Pulau Dewata di Wonogiri

Jalan Jalan
Ancol Belum Terima Wisatawan Usia di Bawah 12 Tahun Saat Libur Maulid

Ancol Belum Terima Wisatawan Usia di Bawah 12 Tahun Saat Libur Maulid

Travel Update
Wisatawan di Bantul Diharapkan Tunjukkan Kartu Vaksin Jika Susah Akses PeduliLindungi

Wisatawan di Bantul Diharapkan Tunjukkan Kartu Vaksin Jika Susah Akses PeduliLindungi

Travel Update
Dari Sejarah hingga Budaya, Temukan 4 Kegiatan Harmonis di Desa Wisata Kampung Majapahit

Dari Sejarah hingga Budaya, Temukan 4 Kegiatan Harmonis di Desa Wisata Kampung Majapahit

Jalan Jalan
Syarat Terbaru Naik Pesawat, Wajib Tes PCR walau Divaksin Dosis Lengkap

Syarat Terbaru Naik Pesawat, Wajib Tes PCR walau Divaksin Dosis Lengkap

Travel Update
DAMRI Buka Rute Baru untuk Perjalanan Yogyakarta-Jakarta PP

DAMRI Buka Rute Baru untuk Perjalanan Yogyakarta-Jakarta PP

Travel Update
Turis Asing Wajib Punya Asuransi Rp 1,4 Miliar Dirasa Berat, Ini Tanggapan Sandiaga

Turis Asing Wajib Punya Asuransi Rp 1,4 Miliar Dirasa Berat, Ini Tanggapan Sandiaga

Travel Update
Harga Paket Karantina di Hotel untuk Turis Asing di Bali Masih Digodok

Harga Paket Karantina di Hotel untuk Turis Asing di Bali Masih Digodok

Travel Update
Turun ke PPKM Level 2, Wisata Yogyakarta Boleh Buka dengan Syarat

Turun ke PPKM Level 2, Wisata Yogyakarta Boleh Buka dengan Syarat

Travel Update
Ada Rencana Sambutan untuk Turis Asing Pertama yang Tiba di Bali

Ada Rencana Sambutan untuk Turis Asing Pertama yang Tiba di Bali

Travel Update
Penerbangan Reguler dari Luar Negeri ke Bali Masih Sepi, Kemenparekraf Gencarkan Promosi

Penerbangan Reguler dari Luar Negeri ke Bali Masih Sepi, Kemenparekraf Gencarkan Promosi

Travel Update
Ganjil Genap Diterapkan di Puncak dan Sentul Bogor, Antisipasi Libur Nasional.

Ganjil Genap Diterapkan di Puncak dan Sentul Bogor, Antisipasi Libur Nasional.

Travel Update
PPKM Level 2, Sebagian Besar Wisata Gunungkidul Siap Dikunjungi

PPKM Level 2, Sebagian Besar Wisata Gunungkidul Siap Dikunjungi

Travel Update
Sandiaga Angkat Bicara Soal Bali yang Masih Sepi Turis Asing

Sandiaga Angkat Bicara Soal Bali yang Masih Sepi Turis Asing

Travel Update
Hanya Turis Asing Berpaspor dari 19 Negara yang Bisa Langsung ke Bali dan Kepri

Hanya Turis Asing Berpaspor dari 19 Negara yang Bisa Langsung ke Bali dan Kepri

Travel Update

Video Pilihan

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.