Huler Wair, Tradisi Menyambut Tamu di Sikka Flores

Kompas.com - 06/05/2019, 15:09 WIB
Wagub NTT, Yosef Nai Soi disambut dengan tradisi Huler Wair di kantor Kopdit Pintu Air, di Desa Ladogahar, Kecamatan Nita, Kabupaten Sikka, Jumat (3/5/2019). KOMPAS.com/NANSIANUS TARISWagub NTT, Yosef Nai Soi disambut dengan tradisi Huler Wair di kantor Kopdit Pintu Air, di Desa Ladogahar, Kecamatan Nita, Kabupaten Sikka, Jumat (3/5/2019).

MAUMERE, KOMPAS.com - Indonesia sangat kaya akan aneka tradisi dan budaya yang diwariskan para leluhur. Tidak terkecuali, masyarakat Kabupaten Sikka, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Masyarakat Kabupaten Sikka terkenal sangat kental dengan adat dan budayanya. Salah satu tradisi masyarakat Sikka yang terus hidup hingga kini adalah Huler Wair.

Huler Wair ini merupakan tradisi menerima tamu siapa pun yang datang berkunjung ke Sikka.

Jumat (3/5/2019) Kompas.com menyaksikan tradisi Huler Wair di halaman kantor Kredit Pintu Air, di Desa Ladogahar, Kecamatan Nita, Kabupaten Sikka.

Baca juga: Pesona Kain Tenun Ikat Tradisonal Sikka Menghipnotis Wisatawan

Tradisi ini dibuat untuk menyambut Wakil Gubernur NTT, Yosef Nai Soi dalam acara peresmian gedung Kopdit Pintu Air yang baru selesai dibangun.

Sebelum memasuki gedung, Wagub NTT bersama rombongan terlebih dahulu disambut dengan tradisi ini.

Satu orang tua yang berpakaian adat lengkap membacakan syair-syair yang dalam bahasa Sikka disebut Kleteng Latar.

Baca juga: Sejarah di Balik Angkernya Danau Koliheret di Sikka Flores

Setelah syair dibacakan, tua adat ini menyirami tamu dengan air kelapa yang dipegang oleh satu orang perempuan. Air kelapa ini disiram menggunakan 2 helai daun Huler yang masih muda.

Yosef Gervasius, salah satu tokoh adat yang hadir dalam acara ini menjelaskan Huler Wair merupakan tradisi menyambut tamu siapa pun yang datang berkunjung ke Kabupaten Sikka. Ritual Huler Wair ini dilakukan dalam acara apa pun di Kabupaten Sikka.

Wagub NTT, Yosef Nai Soi disambut dengan tradisi Huler Wair di kantor Kopdit Pintu Air, di Desa Ladogahar, Kecamatan Nita, Kabupaten Sikka, Jumat (3/5/2019). KOMPAS.com/NANSIANUS TARIS Wagub NTT, Yosef Nai Soi disambut dengan tradisi Huler Wair di kantor Kopdit Pintu Air, di Desa Ladogahar, Kecamatan Nita, Kabupaten Sikka, Jumat (3/5/2019).
Ia menuturkan, tujuan dari ritual itu adalah agar tamu yang datang terbebas dari bahaya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X