Kompas.com - 07/05/2019, 09:02 WIB
Tembok bangunan rumah bergaya Tionghoa di Dasun, Lasem, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, Senin (4/8), dikenal sebagai rumah candu. Saat zaman Hindia Belanda rumah itu digunakan sebagai tempat penyimpanan candu selundupan. TOTOK WIJAYANTO Tembok bangunan rumah bergaya Tionghoa di Dasun, Lasem, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, Senin (4/8), dikenal sebagai rumah candu. Saat zaman Hindia Belanda rumah itu digunakan sebagai tempat penyimpanan candu selundupan.

KOMPAS.com - Lasem merupakan kawasan pacinan di daerah Rembang. Sebuah kawasan yang kerap mendapat julukan sebagai Tiongkok Kecil.

Barisan bangunan-bangunan tua nan klasik berjajar. Tak banyak lalu lalang kendaraan yang melintas saat penulis mendatangi Lasem.

Kesan sepi kuat menyelimuti daerah ini. Namun Lasem tetap menarik dikunjungi. Utamanya bagi anda penyuka sunyi, penyuka ketenangan, apalagi bagi anda yang ingin berwisata sejarah.

Ada beberapa tempat wisata Lasem yang sayang kalau sampai dilewatkan untuk dikunjungi saat mudik lewat Rembang.

1. Klenteng Tua Cu An Kiong

Kelenteng Cu An Kiong yang berada di Jalan Dasun No 19, Lasem, Rembang, Jateng.TRIBUN JATENG/M SYOFRI KURNIAWAN Kelenteng Cu An Kiong yang berada di Jalan Dasun No 19, Lasem, Rembang, Jateng.
Arsitektur kuil Klenteng Cu An Kiong  masih sangat asli. Bagian luar Klenteng ini akan mengingatkan pengunjung tentang film-film kolosal negri Tiongkok.

Atap yang khas negri Cina, dengan ornament-ornamen naga, serta tulisan-tulisan mandarin di gapuranya membuat klenteng ini terlihat khas.

Klenteng Cu An Kiong merupakan klenteng tertua di Lasem, bahkan termasuk yang tertua di Jawa. Memasuki bangunan ini kita akan mendapati beberapa lukisan-lukisan tua yang menceritakan tentang kisah 36 jenderal langit.

Klenteng Cu An Kiong diperkirakan dibangun sekitar abad ke 16 oleh orang-orang China dan pernah mengalami pemugaran sekitar tahun 1838.

Alamat:

Jl. Dasun No.19, Pereng, Soditan, Lasem, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah 59271

2. Lawang Ombo Heritage

Mendatangi Lawang Ombo Heritage kita seperti mengintip tentang masa lalu perdagangan gelap opium. Lawang Ombo Heritage memiliki sebutan lain yakni Rumah Candu/Rumah Opium.

Dulunya lokasi ini digunakan sebagai tempat penyimpanan opium yang dibawa oleh para pedagang dari China. Pada bangunan yang kini sudah terlihat sangat tua tersebut, kita akan ditunjukan sebuah lubang di lantai.

Lubang tersebut dulunya digunakan untuk membawa opium dari pelabuhan ke lokasi Rumah Opium agar tidak terdeteksi oleh tentara Belanda.

Lubang berukuran 3,5 meter tersebut, konon juga digunakan sebagai penghubung antara Rumah Opium dengan rumah-rumah lain yang juga digunakan untuk berbisnis opium.

Kini Lawang Ombo Heritage sudah tak lagi digunakan sebagai rumah, namun lebih difungsikan sebagai tempat wisata.

Alamat: Jl. Sunan Bonang No.70, Pereng, Soditan, Lasem, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah 59271

3. Melihat Pembuatan Batik Lasem

pengrajin batik lasem sedang membuat batikKOMPAS.com/NUR ROHMI AIDA pengrajin batik lasem sedang membuat batik
Lasem ternyata juga memiliki batik. Batik Lasem memiliki motif-motif yang sangat dipengaruhi oleh kebudayaan China seperti adanya gambar burung hong, naga ataupun bunga teratai.

Lasem juga memiliki warna batik yang terkenal yang disebut warna getih pitik atau warna merah darah ayam. Warna merah yang berkesan berani, khas lasem. Konon lantaran karena dipengaruhi air Lasem  yang mengandung banyak mineral serta teknik pewarnaan para pembuat batik yang berbeda.

Untuk motifnya, batik Lasem cenderung ramai jika dibandingkan dengan batik Solo maupun Jogjanan. Dalam sehelai kain batik Lasem, umumnya penuh dengan motif titik-titik di sela-sela gambar batiknya.

4. Masjid Jami Lasem

masjid jami lasem rembangKOMPAS.com/NUR ROHMI AIDA masjid jami lasem rembang

Dilansir dari https://rembangkab.go.id/ , Masjid Jami Lasem merupakan masjid tua yang dibangun sekitar tahun 1588 M. Lokasinya berada di sebelah barat alun-alun kota Lasem.

Di bagian belakang masjid ini terdapat makam Adipati Tejokusumo I yang merupakan Bupati Lasem generasi ke-4. Adipati Tejokusumo meninggal pada tahun 1632 dan dimakamkan di sebelah barat Masjid Jami yang dikelilingi oleh tembok bata.

Selain Adipati Tejokusumo, juga terdapat makam Mbah Sambu yang merupakan orang China yang menyebarkan Islam pada masa pemerintahan Adipati Tejokusumo I.

Alamat: Jalan Provinsi Lasem - Sale, Kauman, Mahbong, Karangturi, Lasem, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah

 

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Kota Ramah Muslim di Eropa, Pas Dikunjungi Usai Pandemi

5 Kota Ramah Muslim di Eropa, Pas Dikunjungi Usai Pandemi

Jalan Jalan
Pemugaran Benteng Pendem Ngawi Selesai 2023, Ini Rencana ke Depannya

Pemugaran Benteng Pendem Ngawi Selesai 2023, Ini Rencana ke Depannya

Travel Update
Larangan Mudik Dikhawatirkan Sebabkan Pariwisata Anjlok Lagi

Larangan Mudik Dikhawatirkan Sebabkan Pariwisata Anjlok Lagi

Travel Update
Kebun Raya Indrokilo Berlakukan Aturan Reservasi Tiket Lewat Aplikasi

Kebun Raya Indrokilo Berlakukan Aturan Reservasi Tiket Lewat Aplikasi

Travel Update
Kebun Raya Indrokilo Boyolali Buka Lagi, tetapi Tutup Saat Akhir Pekan

Kebun Raya Indrokilo Boyolali Buka Lagi, tetapi Tutup Saat Akhir Pekan

Travel Update
Biasa Dibanderol Rp 9 Juta, Harga Paket Wisata Turki Kini Mulai Rp 5 Juta

Biasa Dibanderol Rp 9 Juta, Harga Paket Wisata Turki Kini Mulai Rp 5 Juta

Travel Promo
Istana Raja Thailand Ditutup Sementara Akibat Kasus Covid-19

Istana Raja Thailand Ditutup Sementara Akibat Kasus Covid-19

Travel Update
Tahiti Hingga Moorea di Polinesia Perancis Buka Lagi 1 Mei 2021

Tahiti Hingga Moorea di Polinesia Perancis Buka Lagi 1 Mei 2021

Travel Update
6 Wisata di Bogor Tengah, Pas Dikunjungi Saat Libur Lebaran

6 Wisata di Bogor Tengah, Pas Dikunjungi Saat Libur Lebaran

Itinerary
Catat, Ide Staycation di Kota Bandung Saat Libur Lebaran 2021

Catat, Ide Staycation di Kota Bandung Saat Libur Lebaran 2021

Itinerary
Uni Emirat Arab Catat Okupansi Hotel Tertinggi Kedua di Dunia 2020

Uni Emirat Arab Catat Okupansi Hotel Tertinggi Kedua di Dunia 2020

Travel Update
Yunani akan Cabut Aturan Karantina untuk Turis Asing, Indonesia Masuk?

Yunani akan Cabut Aturan Karantina untuk Turis Asing, Indonesia Masuk?

Travel Update
Kabar Gembira, Taman Hiburan di Coney Island AS Buka Lagi

Kabar Gembira, Taman Hiburan di Coney Island AS Buka Lagi

Travel Update
Dana Hibah Pariwisata 2021 akan Diperluas untuk Biro Perjalanan Wisata

Dana Hibah Pariwisata 2021 akan Diperluas untuk Biro Perjalanan Wisata

Travel Update
Saat Ramadhan, Masjidil Haram dan Kakbah Diberi Parfum 10 Kali Sehari

Saat Ramadhan, Masjidil Haram dan Kakbah Diberi Parfum 10 Kali Sehari

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X