Qantas Airways Lakukan Penerbangan Bebas Sampah Pertama di Dunia

Kompas.com - 09/05/2019, 09:04 WIB
Pesawat Qantas Airways Qantas AirwaysPesawat Qantas Airways

David mengatakan setiap penerbangan Qantas dapat menghasilkan 34 kilogram sampah, sehingga rute penerbangan Sydney-Adelaide menghasilkan 150 ton sampah setiap tahunnya.

Menurutnya, penerbangan hari ini merupakan kesempatan untuk menguji produk mah lingkunganr, menyempurnakan proses pengolahan sampah maskapai, dan mendapatkan masukan dari para penumpang mengenai keseluruhan layanan.

David menambahkan, dalam upayanya untuk mengeliminasi 100 juta plastik-sekali-pakai, setiap tahun pada akhir tahun 2020, Qantas dan Jetstar akan mengganti penggunaan 45 juta gelas plastik, 30 juta set alat makan, 21 juta cangkir kopi, dan 4 juta penutup sandaran kepala dengan bahan alternatif ramah lingkungan.

Menurutnya, maskapai memiliki kewajiban hukum untuk memusnahkan beberapa materi, seperti makanan yang dikaratina dari penerbangan internasional. Qantas akan bekerja sama dengan pemasok dan otoritas terkait untuk memangkas volume sampah jenis ini. Inisiatif pengurangan sampah Qantas ini dikenal dengan nama Proyek Bowerbird.

Adapun bowerbird adalah spesies burung endemik Australia yang gemar memanfaatkan kembali benda-benda plastik kecil untuk membangun sarangnya. Nama ini dinominasikan oleh seorang awak kabin dalam kompetisi internal antarstaf.

David menambahkan, penerbangan bebas sampah ini juga menawarkan 100 persen offset karbon.

“Qantas menjalankan skema offset karbon terbesar di industri penerbangan, di mana satu penumpang setiap menit menetralkan porsi emisi karbon yang dihasilkannya di penerbangan Qantas. Mulai pertengahan 2019, penumpang akan mendapatkan 10 Qantas Points untuk setiap dolar yang ia belanjakan demi mendapat offset karbon dalam perjalanannya dari Australia,” paparnya.

Skema ini menawarkan tingkat perolehan poin tertinggi di antara inisiatif Frequent Flyer lainnya Tahun lalu, Qantas mengoperasikan penerbangan pertama antara Australia dan Amerika Serikat yang berbahan bakar hayati, yang diproses dari biji mustar.

Selain itu, pada tahun 2012, Qantas dan Jetstar juga akan mengoperasikan uji coba penerbangan berbahan bakar hayati untuk yang pertama kalinya di Australia.

 

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X