Mengenal Tugu Soekarno, Obyek Wisata yang Dikunjungi Jokowi di Palangkaraya

Kompas.com - 09/05/2019, 20:11 WIB
Tugu Soekarno, tempat Presiden Soekarno meresmikan pembangunan Kota Palangka Raya pada 17 Juli 1957. Monumen terletak di jantung Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah. Foto karya Markurius S yang masuk dalam 10 nominator berdasar like terbanyak di Facebook. MARKURIUS STugu Soekarno, tempat Presiden Soekarno meresmikan pembangunan Kota Palangka Raya pada 17 Juli 1957. Monumen terletak di jantung Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah. Foto karya Markurius S yang masuk dalam 10 nominator berdasar like terbanyak di Facebook.

KOMPAS.com – Dalam agendanya mengunjungi beberapa daerah di Kalimantan untuk meninjau langsung calon ibu kota baru Indonesia, Presiden Joko Widodo alias Jokowi menyempatkan diri menyambangi Tugu Soekarno yang terletak di Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

Kunjungannya tersebut diabadiaknnya dalam akun instagram pribadinya, Kamis (9/5/2019).

Inilah tiang batu pertama yang menjadi penanda dibangunnya Kota Palangka Raya. Dipancangkan oleh Presiden Soekarno pada 62 tahun lampau tak jauh dari pinggir Sungai Kahyangan, tugu ini menjadi pengingat dibangunnya sebuah kota di tengah hutan belantara Kalimantan,” isi keterangan pada unggahan Jokowi.

Saya menyambangi Tugu Soekarno ii kemarin, saat tengah meninjau Kalimantan Tengah untuk melihat langsung salah satu lokasi yang jadi alternatif pemindahan ibu kota negara,” lanjutan keterangan dalam unggahan Jokowi.

Tugu ini merupakan landmark bersejarah Kota Parangkaya. Letaknya tak jauh dari Bundaran Besar sebagai pusat kota, tepatnya berada di Jalan S Parman, di sisi Sungai Kahayan yang merupakan sungai terbesar di Kalimantan Tengah.

Dalam buku berjudul ”Soekarno dan Desain Rencana Ibu Kota RI di Palangkaraya”, pada tahun pembuatan tugu ini, Sang Proklamator telah menggagas pemindahan ibu kota Indonesia ke kota Palangkaraya.

Ratusan warga Palangkaraya, Kalteng memeriahkan syukuran rakyat di Tugu Soekarno, Palangkaraya, Kalteng, Senin (20/10). Sebanyak 750 lampion dilepaskan ke langit Palangkaraya.Megandika Wicaksono Ratusan warga Palangkaraya, Kalteng memeriahkan syukuran rakyat di Tugu Soekarno, Palangkaraya, Kalteng, Senin (20/10). Sebanyak 750 lampion dilepaskan ke langit Palangkaraya.
Tujuan wisata

Tugu yang memiliki 17 pancang yang menandakan tanggal berdirinya ini menjadi salah satu tujuan wisata di Kota Palangkaraya. Tiang utama pada tugu ini memiliki tinggi sekitar enam meter. Di bawahnya tertulis pahatan yang berisikan kisah pembangunan pertama Kota Palangkaraya.

Tugu ini didesain sebagai taman di tengah kota. Pepohonan rindang dan tempat duduk berbentuk tribun yang mengelilingi tugu membuat wisatawan akan betah berlama-lama di sini.

Selain itu, letaknya yang berada di sisi sungai terbesar di Kalimantan Tengah membuat taman kota ini menjadi salah satu spot terbaik menikmati senja di tepi Sungai Kahayan dengan pemandangan Jembatan Kahayan.

Pada sore hari, wisatawan bisa menyaksikan indahnya matahari terbenam dari belakang Jembatan Kahayan. Di malam hari, wisatawan dapat menyaksikan indahnya Sungai Kahayan yang dihiasi lampu warna-warni.

 

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cara Buat Paspor Masih Sama, Wajib Daftar Online Sebelum ke Kantor Imigrasi

Cara Buat Paspor Masih Sama, Wajib Daftar Online Sebelum ke Kantor Imigrasi

Travel Tips
Cara Booking Online Pendakian Gunung Semeru, Wajib bagi Calon Pendaki

Cara Booking Online Pendakian Gunung Semeru, Wajib bagi Calon Pendaki

Travel Tips
Pendakian Gunung Semeru Dibuka 1 Oktober 2020, Perhatikan 14 Poin Ini

Pendakian Gunung Semeru Dibuka 1 Oktober 2020, Perhatikan 14 Poin Ini

Travel Tips
Pendakian Gunung Semeru Buka Kembali 1 Oktober, Hanya 2 Hari 1 Malam

Pendakian Gunung Semeru Buka Kembali 1 Oktober, Hanya 2 Hari 1 Malam

Whats Hot
Taman Benyamin Sueb, Kilas Balik Perjalanan Karier Budayawan Betawi

Taman Benyamin Sueb, Kilas Balik Perjalanan Karier Budayawan Betawi

Jalan Jalan
Strawberry Rock, Spot Alternatif Memburu Golden Sunset di Labuan Bajo

Strawberry Rock, Spot Alternatif Memburu Golden Sunset di Labuan Bajo

Jalan Jalan
Ada Kuil untuk Boneka yang Terlupakan di Jepang, Berani Masuk?

Ada Kuil untuk Boneka yang Terlupakan di Jepang, Berani Masuk?

Jalan Jalan
Island of the Dolls di Meksiko, Pulau Seram Penuh Boneka dengan Cerita Pilu

Island of the Dolls di Meksiko, Pulau Seram Penuh Boneka dengan Cerita Pilu

Jalan Jalan
Pollock's Toy Museum di Inggris, Ada Boneka Beruang Tertua di Dunia

Pollock's Toy Museum di Inggris, Ada Boneka Beruang Tertua di Dunia

Jalan Jalan
Riung Priangan: Imbauan Tunda ke Jabar Berdampak Negatif bagi Perhotelan

Riung Priangan: Imbauan Tunda ke Jabar Berdampak Negatif bagi Perhotelan

Whats Hot
Ini Usulan Asosiasi Hotel di Bandung terkait Imbauan Orang Jakarta Tunda ke Jabar

Ini Usulan Asosiasi Hotel di Bandung terkait Imbauan Orang Jakarta Tunda ke Jabar

Whats Hot
Dampak PSBB Jakarta, Hotel di Bandung Kehilangan Pasar MICE

Dampak PSBB Jakarta, Hotel di Bandung Kehilangan Pasar MICE

Whats Hot
Sebelum Naik TN Kelimutu, Nikmati Situs Sejarah Pesanggrahan Belanda

Sebelum Naik TN Kelimutu, Nikmati Situs Sejarah Pesanggrahan Belanda

Whats Hot
Tindak Lanjuti Aktivasi Wisata Wae Rebo, BOPLBF Laksanakan Gerakan BISA

Tindak Lanjuti Aktivasi Wisata Wae Rebo, BOPLBF Laksanakan Gerakan BISA

Whats Hot
Asosiasi Sebut Hotel di Bandung Aman, Terapkan Protokol Kesehatan

Asosiasi Sebut Hotel di Bandung Aman, Terapkan Protokol Kesehatan

Whats Hot
komentar di artikel lainnya
Close Ads X