Kompas.com - 13/05/2019, 08:07 WIB
Datu Penghulu Sati (68) memberi makan kerbau dengan tebu sebelum menjadi penggerak kilang di Desa Lawang, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Selasa (2/5/2017). Pengolahan tebu tradisional masih menggunakan tenaga kerbau dan kilang tebu milik Datu Penghulu Sati menjadi satu-satunya kilang yang memakai kayu di Desa Lawang. KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNGDatu Penghulu Sati (68) memberi makan kerbau dengan tebu sebelum menjadi penggerak kilang di Desa Lawang, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Selasa (2/5/2017). Pengolahan tebu tradisional masih menggunakan tenaga kerbau dan kilang tebu milik Datu Penghulu Sati menjadi satu-satunya kilang yang memakai kayu di Desa Lawang.

JAKARTA, KOMPAS.com - Motong Kebo Andilan, sebuah tradisi masyarakat Betawi tempo dulu untuk menyambut bulan Ramadhan. Adapun kebo berarti kerbau.

Sejarawan, penulis, sekaligus  pendiri penerbitan Komunitas Bambu, JJ Rizal mengatakan, masyaratat Betawi tempo dulu memiliki kebiasaan mengumpulkan uang untuk kemudian dibelikan kerbau.

“Nanti sebelum bulan puasa kerbau itu akan mereka pelihara, mereka gemukkan selama bulan puasa. Mereka kasih makan yang baik,” ujar Rizal saat dihubungi KompasTravel baru-baru ini.

Selama bulan puasa, lanjutnya, masyarakat Betawi akan secara bergiliran menggembalakan kerbau tersebut di tanah-tanah lapang. Menurut Rizal pada saat itu tanah lapang masih banyak ditemukan di Jakarta.

Setelah bulan Ramadhan tiba, masyarakat Betawi akan menyembelih kerbau tersebut dan memasaknya bersama-sama. Olahan daging kerbau nantinya akan dibagikan kepada seluruh masyarakat kampung.

“Jadi tradisi motong kerbau andilan ini tidak hanya dilakukan umat muslim ya. Jadi yang Kristen, Hindu, semua berbaur menjadi satu dan bersama-sama menikmati olahan daging kerbau itu,” lanjut Rizal.

Rizal menambahkan, kerbau dipilih karena merupakan masyarakat petani saat itu. Namun sayang, lanjut Rizal, tradisi ini kini semakin sulit ditemui. Rizal menyebut, ada beragam faktor yang menyebabkan tradisi ini nyaris punah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Karena sekarang kan udah susah cari lapangan untuk ngangon (menggembalakan kerbau), perubahan dalam sosial masyaraat dan beragam faktor lainnya. Padahal tradisi ini yang menarik adalah kebersamaan, guyub antar-masyarakat, enggak ada sekat yang kaya dan miskin jadi satu. Ini budaya yamg penting dan sehat, harusnya dipelihara dan dijadikan pertunjukan budaya,” katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3 Syarat Bepergian Saat Nataru 2022, Wajib Sudah Divaksin Lengkap

3 Syarat Bepergian Saat Nataru 2022, Wajib Sudah Divaksin Lengkap

Travel Update
Alasan Hotel Pilih Seprai Warna Putih, Ternyata Begini Faktanya

Alasan Hotel Pilih Seprai Warna Putih, Ternyata Begini Faktanya

Travel Update
Pasar Seni Gabusan Bantul, Sensasi Wisata Sambil Bernostalgia

Pasar Seni Gabusan Bantul, Sensasi Wisata Sambil Bernostalgia

Jalan Jalan
Desa Wisata Ranu Pani di Lumajang Aman dari Erupsi Gunung Semeru

Desa Wisata Ranu Pani di Lumajang Aman dari Erupsi Gunung Semeru

Travel Update
7 Promo Hari Ulang Tahun AirAsia, Ada Diskon hingga 80 Persen

7 Promo Hari Ulang Tahun AirAsia, Ada Diskon hingga 80 Persen

Travel Promo
DAMRI Buka Rute Angkutan Kota dari Bandung ke Yogyakarta

DAMRI Buka Rute Angkutan Kota dari Bandung ke Yogyakarta

Travel Update
Jangan Bawa 5 Benda Ini dari Pesawat, Awas Bisa Dipidana

Jangan Bawa 5 Benda Ini dari Pesawat, Awas Bisa Dipidana

Travel Tips
10 Benda di Pesawat yang Boleh Dibawa Pulang, Ada Makanan dan Majalah

10 Benda di Pesawat yang Boleh Dibawa Pulang, Ada Makanan dan Majalah

Travel Tips
Museum Ghibli Jepang Galang Dana akibat Pandemi Covid-19

Museum Ghibli Jepang Galang Dana akibat Pandemi Covid-19

Travel Update
5 Benda Wajib Bawa Saat Perjalanan Selama Masa Pandemi Covid-19

5 Benda Wajib Bawa Saat Perjalanan Selama Masa Pandemi Covid-19

Travel Tips
Simpan Dulu, Ini Ide Wisata Edutainment Ramah Anak untuk Destinasi Liburan

Simpan Dulu, Ini Ide Wisata Edutainment Ramah Anak untuk Destinasi Liburan

Travel Tips
Syarat Naik Pesawat Selama Libur Nataru per 24 Desember 2021, Bisa PCR atau Antigen

Syarat Naik Pesawat Selama Libur Nataru per 24 Desember 2021, Bisa PCR atau Antigen

Travel Update
Lion Air Buka Rute Baru Makassar-Biak PP, Harga Mulai Rp 1 Juta

Lion Air Buka Rute Baru Makassar-Biak PP, Harga Mulai Rp 1 Juta

Travel Promo
Syarat Naik Kereta Api Periode Nataru per 24 Desember 2021, Bawa Kartu Vaksin

Syarat Naik Kereta Api Periode Nataru per 24 Desember 2021, Bawa Kartu Vaksin

Travel Update
Daftar Kereta Api Jarak Jauh Daop 1 Jakarta yang Beroperasi pada Desember 2021

Daftar Kereta Api Jarak Jauh Daop 1 Jakarta yang Beroperasi pada Desember 2021

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.