Kompas.com - 13/05/2019, 21:06 WIB
Keindahan Matahari Terbit dari Spot Riyadi. Kompas.com/Anggara Wikan PrasetyaKeindahan Matahari Terbit dari Spot Riyadi.

SLEMAN, KOMPAS.com – Ada banyak aktivitas lain yang bisa dilakukan di pagi hari pada Bulan Ramadhan. Meski biasanya kantuk masih melanda, hendaknya sedikit memaksakan diri untuk beraktivitas merupakan pilihan yang tepat.

Baca juga: Spot Riyadi, Tempat Memandang Megahnya Prambanan dari Ketinggian

Salah satu aktivitas terbaik untuk menikmati pagi adalah berburu keindahan matahari terbit. Bagi mereka yang berdomisili di Yogyakarta, salah satu tempat terbaik menikmati keindahan sunrise adalah di Spot Riyadi.

Lokasi Spot Riyadi berada di Dusun Dawangsari, Desa Sambirejo, Kecamatan Prambanan, Sleman, Yogyakarta. Jarak tempuh dari Kota Yogyakarta hanyalah sekitar 19 kilometer dengan waktu tempuh kurang-lebih 45 menit.

Menyapa matahari terbit

Berdasarkan data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), waktu matahari terbit di Yogyakarta rata-rata adalah pukul 05.40 sampai 05.45 WIB. Waktu keberangkatan bisa dimulai usai shalat subuh.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Berada di ketinggian sekitar 200 meter di atas permukaan laut (mpdl), Spot Riyadi menawarkan keindahan panorama dari ketinggian. Begitu sampai sana, hamparan pemandangan terbuka di sisi utara akan langsung menyambut kedua mata.

Jika cuaca cerah, maka Gunung Merapi akan menjadi latar belakang sempurna untuk panorama yang menawan itu. Jika membawa lensa zoom, maka gagahnya Candi Prambanan bisa turut dipotret.

Panorama Candi Prambanan dan Candi Sojiwan dari Spot Riyadi.Kompas.com/Anggara Wikan Prasetya Panorama Candi Prambanan dan Candi Sojiwan dari Spot Riyadi.

Pemandangan terbuka juga tersaji di arah timur dan timur laut. Hal itu membuat matahari terbit bisa disaksikan dari Spot Riyadi. Saat musim kemarau, posisi matahari berada di lintang utara sehingga terlihat jelas di sini.

Momen sunrise biasanya berlangsung cepat. Matahari berwarna oranye yang bulat sempurna di carawala timur seringkali hanya tersaji sekitar lima menit. Selain itu, momen itu juga tidak bisa diulang jika sampai terlewat.

Baca juga: 4 Panorama yang Bisa Disaksikan dari Spot Riyadi, Yogyakarta

Oleh karena itu, momen matahari terbit harus dimanfaatkan sebaik mungkin. Kamera harus sudah dalam posisi saat langit timur mulai terang. Kenali pula sistem kamera agar pengaturan bisa dilakukan dengan cepat saat berburu matahari terbit.

Momen sunrise berupa matahari yang bulat sempurna di ufuk timurKompas.com/Anggara Wikan Prasetya Momen sunrise berupa matahari yang bulat sempurna di ufuk timur

Bola oranye yang bulat sempurna di cakrawala akan mulai berpendar terang saat momen sunrise telah berlalu. Meski masih indah untuk dipotret, tentu rasanya tidak akan lengkap jika gagal mengabadikan saat-saat matahari mulai mucul perlahan di ufuk timur.

Berburu sunrise di Spot Riyadi juga merupakan aktivitas yang murah. Pengunjung tidak perlu membayar tiket masuk. Mereka hanya perlu membayar biaya parkir yang murah, yakni Rp 2.000 untuk sepeda motor.

Baca juga: Candi Barong, Kemegahan di Tengah Perbukitan Prambanan, Yogyakarta

Usai berburu matahari terbit, berkeliling ke obyek wisata sekitar Spot Riyadi juga merupakan pilihan tepat. Ada beberapa situs peninggalan sejarah masa lalu di sini, salah satunya adalah Candi Barong.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3 Fakta Trans-Iranian Railway, Warisan Dunia Terbaru UNESCO di Iran

3 Fakta Trans-Iranian Railway, Warisan Dunia Terbaru UNESCO di Iran

Jalan Jalan
Per 29 Juli, Penumpang KA Jarak Jauh di Sumatera Wajib Bawa Kartu Vaksin Covid-19

Per 29 Juli, Penumpang KA Jarak Jauh di Sumatera Wajib Bawa Kartu Vaksin Covid-19

Travel Update
Banyak Hotel di NTB Tutup Gara-gara PPKM Darurat

Banyak Hotel di NTB Tutup Gara-gara PPKM Darurat

Travel Update
IHGMA NTB Sebut Percuma Harga Hotel Murah kalau Tidak Ada Permintaan

IHGMA NTB Sebut Percuma Harga Hotel Murah kalau Tidak Ada Permintaan

Travel Update
Cara Registrasi Online via WhatsApp untuk Liburan ke TN Komodo

Cara Registrasi Online via WhatsApp untuk Liburan ke TN Komodo

Travel Update
Syarat Wisata ke Gili Lawa di TN Komodo, Bawa Surat Negatif Covid-19

Syarat Wisata ke Gili Lawa di TN Komodo, Bawa Surat Negatif Covid-19

Travel Update
Mengenal Paseo del Prado dan Buen Retiro di Spanyol, Warisan Dunia UNESCO Terbaru

Mengenal Paseo del Prado dan Buen Retiro di Spanyol, Warisan Dunia UNESCO Terbaru

Jalan Jalan
Gili Lawa di TN Komodo Akan Sambut Wisatawan Mulai 1 Agustus 2021

Gili Lawa di TN Komodo Akan Sambut Wisatawan Mulai 1 Agustus 2021

Travel Update
Tingkat Okupansi Hotel di NTB Tinggal Satu Digit akibat PPKM Darurat

Tingkat Okupansi Hotel di NTB Tinggal Satu Digit akibat PPKM Darurat

Travel Update
Kemah Mewah Bersama Keluarga, Ini 3 Tempat Glamping di Tawangmangu

Kemah Mewah Bersama Keluarga, Ini 3 Tempat Glamping di Tawangmangu

Jalan Jalan
Semua Tempat Wisata di Bukittinggi Tutup hingga Agustus

Semua Tempat Wisata di Bukittinggi Tutup hingga Agustus

Travel Update
Fiji Sediakan Program Wisata Mewah untuk Turis VIP

Fiji Sediakan Program Wisata Mewah untuk Turis VIP

Travel Update
Usulan Bupati Kabupaten Bandung, Wisatawan Bawa Kartu Vaksin ke Tempat Wisata

Usulan Bupati Kabupaten Bandung, Wisatawan Bawa Kartu Vaksin ke Tempat Wisata

Travel Update
122 Tempat Wisata di Kabupaten Bandung Siap Jadi Sentra Vaksinasi Covid-19

122 Tempat Wisata di Kabupaten Bandung Siap Jadi Sentra Vaksinasi Covid-19

Travel Update
Legenda Asal-usul Rawa Pening Semarang

Legenda Asal-usul Rawa Pening Semarang

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X