Ngabuburit di Pantai Bangka Jaya Aceh Utara...

Kompas.com - 15/05/2019, 08:10 WIB
Pengunjung bersantai sambil memancing di Pantai Bangka Jaya, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara, Aceh, Senin (13/5/2019).KOMPAS.com/MASRIADI Pengunjung bersantai sambil memancing di Pantai Bangka Jaya, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara, Aceh, Senin (13/5/2019).


LHOKSUKON, KOMPAS.com - Tiga remaja putri tampak santai duduk di tanggul pemecah ombak di Pantai Bangka Jaya, di Desa Bangka Jaya, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara, Aceh, Senin (13/5/2019).

Mereka lalu berswafoto. Mengabadikan keindahan pantai yang disebut masyarakat lokal sebagai Pelabuhan Bangka Jaya itu.

Baca juga: Ngabuburit Sore Gratis, Yuk Kunjungi 10 Taman Cantik di Jakarta

Sebagian remaja putra duduk santai di tepian batu pemecah ombak. Di depan mereka terlihat kail yang diletakkan. Menunggu ikan menggigit umpan. Udara sore itu terlihat cerah ditimpali semilir angin nan segar.

Cuaca terik sepanjang hari seakan sirna diterpa angin langsung dari lautan Samudera Hindia nan membentang luas. Selama Ramadhan, pantai itu menjadi tempat ngabuburit warga lokal. Menunggu waktu berbuka sembari menikmati keindahan pantai nan membentang.

Baca juga: Bleguran, Tradisi Ngabuburit Remaja Jakarta Tahun 70-an

Di sepanjang pantai berdiri pondok pedagang, di sana tersedia aneka makanan ringan. Jika hari umum, pantai ini mulai ramai dikunjungi sepanjang setahun terakhir. Sebelumnya, pantai ini hanya tempat nelayan menyandarkan perahu. Dikunjungi seadanya oleh penduduk lokal.

Pengunjung berswafoto di Pantai Bangka Jaya, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara, Aceh, Senin (13/5/2019).KOMPAS.com/MASRIADI Pengunjung berswafoto di Pantai Bangka Jaya, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara, Aceh, Senin (13/5/2019).
Setahun terakhir, mulai ramai pengunjung dari Kabupaten Aceh Utara, Bireuen dan Kota Lhokseumawe. Menjadi destinasi wisata baru dengan spot foto utama mercusuar di ujung dermaga.

Baca juga: Wisata Naik Motor Trail ke Makam Cut Mutia Aceh, Simak Info Ini...

Bebatuan pemecah ombak menjadi daya tarik tersendiri. Di sana, wisatawan berfoto bersama. Mengabadikan keindahan bebatuan yang diatur sedemikian rupa.

Salah seorang pengujung, Mulyadi, menyebutkan obyek wisata itu memiliki daya tarik tersendiri. Pantai yang dijaga kebersihannya oleh masyarakat lokal membuat pengunjung betah berlama-lama di sana.

“Apalagi, kalau puasa begini, menghabiskan waktu di pantai sembari menunggu waktu berbuka sangat indah. Udara sejuk dengan pemandangan laut yang bersih tenang sungguh menyenangkan,” kata Mulyadi.

Namun untuk mandi, ada baiknya berhati-hati. Pantai ini beberapa kali menelan korban. Terkadang arus pantai terbilang deras, sehingga bagi yang tidak bisa berenang, mudah terseret ombak.

Tanggul pemecah ombak di Pantai Bangka Jaya, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara, Senin (13/5/2019).KOMPAS.com/MASRIADI Tanggul pemecah ombak di Pantai Bangka Jaya, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara, Senin (13/5/2019).
Untuk itu, bagi wisatawan yang membawa anak harus hati-hati dan menemaninya saat mandi di bibir pantai.

Seorang pengunjung lainnya, Rahmi Wati, menyebutkan mengunjungi pantai itu karena bersih. “Pantainya bersih, jadi enak untuk bersantai sembari menunggu berbuka,” katanya.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X