Kenapa Minat Pengguna Bus untuk Mudik Tahun Ini Meningkat?

Kompas.com - 15/05/2019, 13:21 WIB
Armada bus di terminal Kampung Rambutan, Jumat (8/6/2018) STANLY RAVELArmada bus di terminal Kampung Rambutan, Jumat (8/6/2018)


JAKARTA, KOMPAS.com - Berdasarkan riset Kementerian Perhubungan (Kemenhub), puncak arus mudik lebaran untuk tahun ini diperkirakan jatuh pada tanggal 31 Mei 2019. Menurut Kemenhub, pemudik yang menggunakan moda transportasi udara akan menurun.

Sementara itu, pemudik dengan menggunakan moda transportasi bus antarkota diprediksi akan mengalami peningkatan signifikan.

Menurut Head of Growth Management Traveloka, Iko Putera, frekuensi pengguna bus antarkota untuk mudik bisa meningkat empat kali lipat dari biasanya.

"Untuk bus antarkota ini kita lihat sangat signifikan meningkat hingga 300 persen. Jadi volumenya bisa empat kali lipat," katanya di Senayan, Jakarta, Selasa (14/5/2019).

Baca juga: Kisaran Harga Tiket Bus dan Kenaikannya untuk Mudik Lebaran

Dia menjelaskan, peningkatan peminat bus ini kemungkinan akibat dari dinamika harga pesawat yang melonjak dan juga perkembangan infrastruktur yang semakin berkembang.

Dibandingkan pesawat, lanjut Iko, mungkin pengguna bus lebih hemat sampai dengan Rp 700.000. Karena itu, banyak masyarakat beralih ke bus untuk mengurangi pengeluaran pada musim mudik.

"Dari Jakarta ke Jogja kalau pesawat bisa 1 juta lebih. Jogja ke Surabaya 350 ribu sama dengan Malang," katanya.

Baca juga: Kapan Waktu Terbaik Membeli Tiket Bus untuk Mudik?

Selain dari faktor teknis, pengguna bus relatif lebih menikmati perjalanan mereka karena bisa sekaligus melihat pemandangan di sepanjang jalur, berbeda dengan pesawat dan kereta yang bergerak sangat cepat.

"Orang  juga sadar naik bus itu enak kok, sudah tidak terlalu macet, jalannya enak dan juga bisa melihat pemandangan. Salah satunya karena lihat pemandangan. Kalau naik pesawat kan hanya bisa melihat awan," ujarnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

7 Resor di Pulau Terpencil Indonesia, Pas untuk Mencari Kedamaian

7 Resor di Pulau Terpencil Indonesia, Pas untuk Mencari Kedamaian

Jalan Jalan
7 Danau Terindah di Indonesia yang Wajib Dikunjungi

7 Danau Terindah di Indonesia yang Wajib Dikunjungi

Jalan Jalan
5 Vila Terapung di Indonesia, Serasa di Maladewa

5 Vila Terapung di Indonesia, Serasa di Maladewa

Travel Tips
Dekat Danau Toba, Bandara Silangit Tingkatkan Kapasitas Penumpang Jadi 700.000 Per Tahun

Dekat Danau Toba, Bandara Silangit Tingkatkan Kapasitas Penumpang Jadi 700.000 Per Tahun

Travel Update
Seychelles Jajaki Kerja Sama Bidang Pariwisata dengan Bangka Belitung

Seychelles Jajaki Kerja Sama Bidang Pariwisata dengan Bangka Belitung

Travel Update
PHRI Jabar Soal Cuti Bersama 2021 Dipotong: Rugi dan Hanya Bisa Pasrah

PHRI Jabar Soal Cuti Bersama 2021 Dipotong: Rugi dan Hanya Bisa Pasrah

Travel Update
Cuti Bersama Dipangkas, Disparbud Kabupaten Bandung Imbau Berwisata di Tempat yang Dekat

Cuti Bersama Dipangkas, Disparbud Kabupaten Bandung Imbau Berwisata di Tempat yang Dekat

Travel Update
Cuti Bersama Dipotong, Kabupaten Bandung Targetkan Wisatawan Lokal

Cuti Bersama Dipotong, Kabupaten Bandung Targetkan Wisatawan Lokal

Travel Update
Kadispar Bali Dukung Cuti Bersama 2021 Dipotong, Ini Alasannya

Kadispar Bali Dukung Cuti Bersama 2021 Dipotong, Ini Alasannya

Travel Update
Jadwal KA dari Daop 1 Jakarta yang Sudah Bisa Berangkat

Jadwal KA dari Daop 1 Jakarta yang Sudah Bisa Berangkat

Travel Update
Sempat Kebanjiran, Perjalanan KA dari Daop 1 Jakarta Normal Kembali

Sempat Kebanjiran, Perjalanan KA dari Daop 1 Jakarta Normal Kembali

Travel Update
Perjalanan Internasional ke Inggris Dilarang Hingga 17 Mei 2021

Perjalanan Internasional ke Inggris Dilarang Hingga 17 Mei 2021

Travel Update
Ada Replika Howl's Moving Castle di Studio Ghibli Theme Park, Seperti Apa?

Ada Replika Howl's Moving Castle di Studio Ghibli Theme Park, Seperti Apa?

Travel Update
Danau Shuji Muara Enim, Wisata di Bekas Dapur Umum Pasukan Jepang

Danau Shuji Muara Enim, Wisata di Bekas Dapur Umum Pasukan Jepang

Jalan Jalan
Pengembangan Labuan Bajo Ngebut, Persiapan SDM Penting Dilakukan

Pengembangan Labuan Bajo Ngebut, Persiapan SDM Penting Dilakukan

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X