Liburan ke Australia, Waspadai 4 Hewan Darat yang Berbahaya Ini

Kompas.com - 18/05/2019, 04:06 WIB
Laba-laba Jaring Corong Sydney (Sydney funnel web).Shutterstock Laba-laba Jaring Corong Sydney (Sydney funnel web).

KOMPAS.com Australia merupakan destinasi wisata favorit sebagian masyarakat Indonesia. Jarak yang tidak terlalu jauh menjadi salah satu faktor penatik wisatawan Tanah Air ke Negeri Kanguru itu.

Australia juga menawarkan beragam atraksi wisata, mulai dari keajaiban alam hingga kecanggihan kota-kotanya. Namun di balik semua itu, Australia merupakan rumah bagi aneka satwa yang berbahaya.

Baca juga: Kapal Nabi Nuh Adalah Pulau Maria di Australia?

Jika hendak liburan ke Australia, maka inilah 4 hewan darat berbahaya yang harus diwaspadai:

1. Kasuari

Kasuari tentu tidak begitu asing bagi masyarakat Indonesia. Namun, burung setinggi 1,5 hingga dua meter yang tidak bisa terbang ini merupakan salah satu hewan berbahaya karena sifatnya sangat teritorial.

Burung kasuari.MIRROR / GETTY IMAGES Burung kasuari.

Kebanyakan serangan, baik itu dicakar, dipatuk, atau ditabrak disebabkan oleh keinginan orang-orang untuk memberi makan burung ini. Cakar tengah kasuari sepanjang sekitar 12 centimeter seolah belati mematikan yang bisa menyebabkan luka serius.

Oleh karena itu, ada lebih baik jika tidak mendekati burung ini demi keselamatan. Meski berbahaya, kasuari merupakan burung yang pemalu dan lebih memilih untuk menghindari konfrontasi dengan manusia.

2. Laba-laba jaring corong Sydney

Benua Australia juga merupakan rumah dari banyak laba-laba. Beberapa di antaranya memang hanya tampak berbahaya. Namun, ada satu jenis yang memang berbahaya, yakni laba-laba jaring corong Sydney (Sydney funnel web).

Laba-laba Jaring Corong Sydney (Sydney funnel web).Shutterstock Laba-laba Jaring Corong Sydney (Sydney funnel web).

Laba-laba itu memiliki panjang satu hingga lima centimeter dan merupakan salah satu yang paling beracun bagi manusia. Bahkan gigitan laba-laba ini bisa dibilang sama dengan gigitan ular.

Baca juga: 4 Lokasi Paling Angker di Australia

Meski berbahaya, setidaknya sekarang suda tersedia antiracun bagi orang yang digigit laba-laba ini. Sejak ditemukannya antiracun pada tahun 1981, tidak ada lagi laporan korban jiwa karena gigitan laba-laba ini.

3. Ular cokelat timur

Halaman:
Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Close Ads X