Liburan ke Dubai saat Ramadhan, Ini 4 Kuliner Lezat untuk Berbuka

Kompas.com - 22/05/2019, 08:06 WIB
Kota Dubai di Negara Uni Emirat Arab.Shutterstock Kota Dubai di Negara Uni Emirat Arab.

KOMPAS.com – Kota Dubai merupakan destinasi wisata luar negeri favorit yang banyak dikunjungi. Berbagai kemajuan futuristik kota ini memang menjadi daya tarik tersendiri.

Terlebih Dubai saat ini memiliki bangunan tertinggi di dunia, yakni Burj Khalifa yang menjulang setinggi 828 meter. Hal itu membuat banyak orang dari seluruh penjuru dunia yang penasaran untuk berwisata di sana.

Baca juga: 5 Makanan Unik dari Ethiopia

Jika kesempatan untuk berlibur ke Dubai jatuh pada bulan Ramadhan, berikut ini 4 kuliner terbaik untuk berbuka puasa di sana:

1. Luqaimat

Kuliner pertama yang bisa dinikmati untuk berbuka puasa adalah Luqaimat. Sajian ini berbentuk kue bola yang hangat. Rasa dan tekstur kuliner satu ini bisa dibilang mirip dengan donat, hanya dengan bentuk yang berbeda.

Luqaimat.Shutterstock Luqaimat.

Biasanya Luqaimat disajikan dengan saus kurma dan ditaburi biji wijen. Hal itu tentu menjadikan kuliner ini semakin unik dengan cita rasa khas-nya.

2. Knafeh

Kuliner selanjutnya adalah Knafeh yang sejatinya berasal dari Palestina. Hidangan kue ini merupakan favorit masyarakat di Uni Emirat Arab dan terbuat dari keju asam, sirup gula nan renyah, serta adonan.

Knafeh.Shutterstock Knafeh.

Saat bulan Ramadhan, pesanan kue ini bisa mencapai ribuan per hari. Masyarakat setempat juga menyukai hidangan ini untuk berbuka puasa. Knafeh merupakan kuliner yang sebaiknya lekas dihabiskan setelah disajikan.

3. Machebo

Dubai ternyata juga memiliki kuliner nasi tradisional, yakni Machebo. Bagi orang Indonesia, nasi tentunya tidak asing lagi. Tentu Machebo merupakan sajia yang akan mengenyangkan usai menjalani puasa seharian.

Kuliner machebo atau machboos.Shutterstock Kuliner machebo atau machboos.

Kuliner ini dibuat dengan bumbu lokal yang lengkap dengan kapulaga dan kayu manis, kemudian dicampur dengan lemon kering. Biasanya ditambahkan pula daging udang, domba, atau ayam setempat.

4. Burger unta

Jika di Indonesia biasanya burger diisi oleh daging sapi atau ayam, maka di Dubai terdapat burger dengan diisi daging unta. Hal itu wajar karena unta merupakan hewan khas Timur Tengah.

Burger Unta.Shutterstock Burger Unta.

Sebenarnya masyarakat Dubai tidak memasukkan daging unta sebagai menu kuliner tradisional. Namun, kini banyak koki yang memasukkan daging unta ke dalam bahan makanan, termasuk burger.




Close Ads X