4 Alasan Mendatangi Masjid Jogokariyan Jogja Saat Ramadhan

Kompas.com - 23/05/2019, 11:38 WIB
Masjid jogokariyanKOMPAS.com/NUR ROHMI AIDA Masjid jogokariyan

KOMPAS.com – Masjid Jogokariyan merupakan masjid yang berlokasi di Mantrijeron, Yogyakarta. Kala Anda mendatagi masjid ini selama bulan puasa, maka Anda akan melihat masjid ini selalu ramai dikunjungi oleh pengunjung.

Berikut ini beberapa hal yang ada di Masjid Jogokariyan yang membuatnya menarik untuk dikunjungi selama bulan puasa.

1. Tersedia Sekitar 3.000 Porsi Hidangan Buka Puasa

Hidangan Menu Buka Puasa disajikan di Masjid Jogokariyan KOMPAS.com/NUR ROHMI AIDA Hidangan Menu Buka Puasa disajikan di Masjid Jogokariyan
Berbuka puasa bersama  di Masjid Jogokariyan terasa syahdu. Saat menjelang waktu Adzan Maghrib, Masjid Jogokariyan menyajikan sekitar 3000 an porsi hidangan untuk berbuka puasa.

Menariknya, setiap hari, menu-menu yang disajikan selalu berbeda. Buka bersama di Masjid Jogokariyan ini juga dilengkapi dengan kurma dan es buah segar.

Buka puasa di Masjid Jogokariyan menjadi momen yang dirindukan setiap kali datang bulan Ramadhan.

2. Adanya Kampung Ramadhan yang Komplet

Kampung Ramadhan sejak mulai waktu sebelum Ashar sudah ramai dipenuhi oleh para penjual yang menjajakan berbagai menu takjil untuk berbuka. Anda bisa menemukan banyak makanan enak dari mulai cumi bakar, kue-kuean, hingga berbagai jenis es.

Kampung Ramadhan JogokariyanKOMPAS.com/NUR ROHMI AIDA Kampung Ramadhan Jogokariyan
Sekitar 250 orang pedagang berjajar di sepanjang jalan sekitar masjid. Kampung Ramadhan Jogokariyan makin cantik dengan adanya berbagai hiasan lampu-lampu yang digantung di atas jalan

3. Adanya Beragam Kegiatan

Menjelang waktu berbuka, salah satu agenda Masjid Jogokariyan adalah adanya kegiatan mendongeng untuk anak-anak. Bagian depan panggung masjid, menjadi lokasi untuk anak-anak berkumpul, mendengarkan dongeng, sembari menunggu waktu berbuka.

Selain mendongeng, masjid ini juga kerap mengadakan kajian selama Bulan Ramadhan.

4. Bisa Sekalian Menunggu Waktu Tarawih

Usai digunakan sebagai tempat berbuka puasa, halaman Masjid Jogokariyan langsung dibersihkan. Lantaran halaman depan masjid selanjutnya digunakan untuk kegiatan Shalat Tarawih. Sehingga walaupun ukuran masjid tidak terlalu besar, namun masjid bisa tetap menampung jamaah yang banyak jumlahnya.



Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Close Ads X