Jika Terjadi Kerusuhan Saat Menginap di Hotel, Lakukan Hal Ini

Kompas.com - 23/05/2019, 16:09 WIB
Sejumlah massa Aksi 22 Mei terlibat kericuhan di depan gedung Bawaslu, Jakarta, Rabu (22/5/2019). Aksi unjuk rasa itu dilakukan menyikapi putusan hasil rekapitulasi nasional Pemilu 2019. ANTARA FOTO/NOVA WAHYUDISejumlah massa Aksi 22 Mei terlibat kericuhan di depan gedung Bawaslu, Jakarta, Rabu (22/5/2019). Aksi unjuk rasa itu dilakukan menyikapi putusan hasil rekapitulasi nasional Pemilu 2019.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kerusuhan menjadi momen mencekam bagi siapapun, termasuk bagi para pejalan. Di Jakarta misalnya, demonstrasi pasca pengumuman Pemilu 2019 berakhir ricuh selama 21-22 Mei 2019.

Di kawasan demonstrasi, sekitar Gedung Bawaslu terdapat banyak hotel terutama di Jalan MH Thamrin dan Jalan KH Wahid Hasyim.

"Kami ada dua hotel (Artotel Wahid Hasyim dan Artotel Thamrin) yang paling mencekam memang yang di Wahid Hasyim karena berada di daerah kerusuhannya itu. Kalau yang Jalan Sunda (Artotel Thamrin) alhamdulillah tidak terlalu kena, karena mungkin depan jalannya juga jalan kecil," kata Assistant Director of Marketing Communication Artotelgroup, Yulia Maria, dihubungi KompasTravel, Kamis (23/5/2019).

Yulia mengatakan saat kerusuhan masih banyak tamu yang menginap di Artotel Wahid Hasyim dan Artotel Thamrin. Untuk menjamin keamanan tamu yang menginap pihak Artotel melarang tamu meninggalkan hotel dan mengunci pintu masuk hotel.

Baca juga: Beberapa Negara Keluarkan Travel Advisory untuk Warganya di Indonesia

Penjagaan hotel khususnya di Artotel Wahid Hasyim diperketat, dengan bantuan polisi serta TNI.

"Karena menginap di hotel sendiri jaminannya adalah keamanan dan kenyamanan. Kami meminta para tamu untuk tetap di hotel, di dalam kamar. Kalau mau makan silahkan room service. Itu garansi kami kepada tamu, keamanan dan kenyamanan," jelas Yulia.

Artotel juga masih menerima tamu yang telah melakukan reservasi saat kerusuhan 21-22 Mei 2019.

Pihak hotel melakukan pemeriksaan lebih ketat kepada tamu yang baru datang. Termasuk pemeriksaan seluruh barang bawaan dan pencocokan identitas tamu, untuk menimalisir resiko seperti teroris.

Baca juga: Hotel-hotel di Kawasan Demonstrasi Tetap Beroperasi

Selain Artotel, salah satu hotel yang berada tepat di sebelah gedung Bawaslu adalah Four Points by Sheraton. Saat malam kerusuhan, Rabu (22/5/2019) para tamu diminta untuk mematikan lampu kamar, menutup gorden, dan tidak meninggalkan gedung hotel.

Jika memang terjadi kerusuhan saat menginap di hotel, dengarkan dan lakukan instruksi pihak hotel demi keamanan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X