Mudik ke Bandung, Ini 10 Kuliner Rekomendasi dari Kemenpar

Kompas.com - 25/05/2019, 15:15 WIB
Museum Gedung Sate diresmikan, Jumat (8/12/2017). Lokasi museum ini berada di basement Gedung Sate. KOMPAS.COM/PUTRA PRIMA PERDANAMuseum Gedung Sate diresmikan, Jumat (8/12/2017). Lokasi museum ini berada di basement Gedung Sate.


BANDUNG, KOMPAS.com – Di hadapan ratusan generasi milenial, Menteri Arief Yahya mengumumkan top 10 kuliner di Bandung. Kuliner tersebut dipilih berdasarkan wawancara dengan para wisatawan.

Nah, bagi pelancong yang berencana mudik atau jalan-jalan di Bandung, bisa langsung mengunjungi lokasi dan mencobanya.

1. Warung Nasi Ibu Imas

Warung nasi yang didirikan tahun 1980-an ini menyuguhkan masakan sunda. Ada berbagai menu yang disajikan mulai dari sayur, daging, lalab, dan lainnya.

Salah satu yang terkenal dan paling dicari dari Warung Nasi Ibu Imas adalah karedok dan sambal dadakannya yang super pedas bercampur sensasi gurih.

2. Kampung Daun

Restoran yang berada di Jalan Sersan Bajuri ini menawarkan berbagai makanan sunda dari yang berat hingga cemilan. Sajian makanannya pun terbilang cantik dan enak untuk difoto.

Selain makanannya yang enak, Kampung Daun menawarkan resto yang nyaman, instagramable, dengan udara segar nan dingin Kota Bandung.

3. Nasi Liwet Asep Stroberi

Nasi Liwet Asep Stroberi berkembang cukup cepat di Bandung. Restoran yang menawarkan makanan sunda ini berada di beberapa titik. Bahkan ada resto dengan pemandangan asri pesawahan dan suasana desa.

Di sini, pengunjung bisa mencari menu satuan ataupun paket yang ber. Menu khasnya, nasi liwet sangat menggugah selera, apalagi disajikan dalam kastrol yang unik.

4. Kawasan Punclut

Sudah sejak lama, kawasan Punclut menjadi buruan pecinta kuliner. Tempatnya berada di Bandung utara yang memberikan hawa sejuk. Apalagi dengan konsep warung nasi berjejer di sepanjang jalan yang sepi.

Makanan di kawasan Punclut yang ditawarkan beragam, terutama makanan berat khas sunda. Di sini, pengunjung bisa mencoba nasi putih, merah, dan hitam.

5. Nasi Bancakan

Nasi Bancakan kerap menarik perhatian karena penyajiannya menggunakan piring seng khas Sunda zaman dulu. Untuk makanannya sendiri menyajikan khas sunda. Bahkan ada beberapa menu yang jarang ditemukan di resto lain.

6. Lotek Kalipah Apo

Lotek yang berada di Jalan Kalipah Apo 42 Bandung ini sudah berdiri sejak tahun 1950an. Sejak berdiri hingga kini, lotek tersebut selalu menjadi incaran karena rasanya yang enak.

Bahkan jangan heran jika melihat pengunjung mengantre untuk membeli lotek yang dibuat dari sayur-sayuran segar ini.

7. Es Campur Oyen

Nama es campur Oyen sudah tak asing bagi wisatawan yang berkunjung ke Bandung. Perpaduan rasa buah-buahan, susu, ditambah es membuat badan lebih segar dan adem.

8. Cuanki Serayu

Bagi yang suka makanan pedas, bisa mengunjungi Cuanki Serayu. Pengunjung bisa memilih menunya sendiri seperti siomay, tahu, bakso, pangsit, dan lainnya. Bukan hanya rasa, antreannya pun bisa membuat orang penasaran.

9. Upnormal

Inilah kafe yang kerap diburu kaum milenial. Makanan yang disajikan didominasi mie dan nasi dengan campuran toping yang beragam. Bagi pecinta kopi, bisa pula mencoba racikan kopi di sini.

10. Kopi Aroma

Inilah salah satu kuliner legendaris Kota Bandung, Kopi Aroma. Toko Kopi Aroma didirikan sejak tahun 1930an oleh Tan Houw Sian.

Kopi ini selalu menjadi bahan oleh-oleh khas Bandung. Selain membeli, mereka bisa sekaligus menyelami sejarah Kota Bandung dan bagaimana cara Aroma menjaga kualitas serta filosofi yang dipertahankannya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X