Menpar: Jawa Barat Akan Kita Jadikan Destinasi Kuliner Kelas Dunia

Kompas.com - 26/05/2019, 04:05 WIB
Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya saat taping program acara talkshow ?Zona Inspirasi? di Studio 1 Menara Kompas, Jakarta, yang dipandu oleh Permata Sari Harahap sebagai host, Senin (29/4/2019). Dok. Humas Kementerian PariwisataMenteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya saat taping program acara talkshow ?Zona Inspirasi? di Studio 1 Menara Kompas, Jakarta, yang dipandu oleh Permata Sari Harahap sebagai host, Senin (29/4/2019).


BANDUNG, KOMPAS.com - Menteri Pariwisata Arief Yahya menyebutkan akan mengukuhkan Provinsi Jawa Barat sebagai destinasi wisata kuliner tingkat dunia melalui sertifikasi ke organisasi pariwisata dunia, World Tourism Organization (UNWTO).

Dia mengatakan, Jawa Barat sangat terdukung karena sejak era Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Marie Elka Pangestu, Jawa Barat telah dipilih sebagai model pengembangan wisata kuliner.

“Saya tinggal mengukuhkannya. Dan Jawa Barat akan kita jadikan destinasi kelas dunia dengan cara menyertifikasikannya ke UNWTO sebagai destinasi kuliner tingkat dunia,” kata Arief Yahya berdasarkan siaran pers yang diterima KompasTravel, Jumat (24/5/2019).

Menpar juga menyebut kopi sebagai salah satu komoditas unggulan di Jawa Barat. Pihaknya akan segera menggarap potensi itu mengingat kopi akan ditetapkan menjadi minuman nasional Indonesia.

Baca juga: Menikmati Pesona Situ Cisanti, Kesejukan di Jawa Barat

“Kemenpar selalu mempromosikan kopi pada event internasional. Kenyataannya setiap event, yang paling banyak diserbu adalah pojok kopi, ini potensi yang baik untuk dikembangkan,” ujar Arief.

Landmark Gedung Sate di Bandung. Landmark Gedung Sate di Bandung.
Dia pun mengapresiasi Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil karena telah menetapkan daerahnya sebagai provinsi pariwisata.

Kendati demikian, Menpar mendesak Pemprov Jawa Barat agar mengupayakan percepatan pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sukabumi (Cikidang) dan Pangandaran untuk mempermudah arus investasi pariwisata di daerah tersebut.

“Kami sudah mengusulkan ada dua kawasan ekonomi khusus pariwisata, satu di Sukabumi, satu di Pangandaran. Serta masih ada 5 lainnya termasuk di Bandung Barat, ini akan lebih cepat mendorong pembangunan pariwisata di Jabar,” kata Arief Yahya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X