Kompas.com - 26/05/2019, 15:01 WIB

"Untuk malam harinya pengunjung bisa memilih di Pengger, karena jarak dengan kota relatif dekat. Bisa melihat kelap kelip lampu dari ketinggian," katanya.

Baca juga: Mencicipi Sate Kuda di Bantul

Pinus Pengger memang mengedepankan konsep spot foto yang terbuat dari ranting pohon lantana camara. Menurut Sumar, ada alasan khusus mengapa ranting dipilih sebagai bahan baku untuk membuat spot foto dengan beragam bentuk.

Salah satu spot itu berupa replika tangan yang sedang mengacungkan jempol. "Ada 7 spot foto dengan beragam bentuk telapak tangan, jempol, jembatan setengah lingkaran," ujarnya.

Untuk biaya yang dikeluarkan pengunjung setiap lokasinya antara Rp 3.000 sampai Rp 5.000 per orang. Selain itu mempersiapkan diri untuk membayara parkir kendaraan. Pihaknya juga sudah mempersiapkan diri dengan membangun toilet yang lebih baik di beberapa titik.

Ke depan, lanjut Purwo, pihaknya akan berkoordinasi dengan Kementerian Pariwisata agar melengkapi sarana dan prasarana yang ada. Sehingga bisa lebih lengkap untuk menunjang kunjungan.

Rute Kunjungan Wisata Saat Lebaran

Purwo menjelaskan, dari rapat koordinasi yang dilakukan bersama dinas terkait dan Kepolisian.

Untuk mencegah kecelakaan pengunjung hutan pinus saat musim libur lebaran tahun ini dianjurkan melalui jalur utara. Yakni melalui Piyungan, menuju Patuk, dan dilanjutkan ke sekitar hutan pinus.

Presiden Joko Widodo saat menghadiri Festival Kesatuan  Pengelolaan Hutan (KPH) tingkat Nasional dan Pameran Usaha Kehutanan di hutan pinus Desa Mangunan, Dlingo, Bantul, Yogyakarta. Jumat (28/9/2018)Kompas.com/Markus Yuwono Presiden Joko Widodo saat menghadiri Festival Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) tingkat Nasional dan Pameran Usaha Kehutanan di hutan pinus Desa Mangunan, Dlingo, Bantul, Yogyakarta. Jumat (28/9/2018)
Meski diakuinya, untuk jalan dari Imogiri, pemerintah sudah melebarkan, tetapi dari hasil koordinasi untuk mencegah kecelakaan karena tanjakan dan tikungan, pengunjung diarahkan dari pintu sisi utara.

"Nantinya saat pulang pun harus melewati Patuk. Tidak direkomendasikan lewat Imogiri ataupun Cinomati," kata Purwo.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Tempat Nobar Piala Dunia 2022 di Jakarta, Ada yang Suasananya Mirip Qatar

5 Tempat Nobar Piala Dunia 2022 di Jakarta, Ada yang Suasananya Mirip Qatar

Jalan Jalan
Wisata ke Malang, Kunjungi Spot Gerbong Trem di Kayutangan Heritage

Wisata ke Malang, Kunjungi Spot Gerbong Trem di Kayutangan Heritage

Jalan Jalan
Pandemi hingga Longsor Persulit Gunungkidul Capai Target Pendapatan Sektor Wisata Tahun 2022

Pandemi hingga Longsor Persulit Gunungkidul Capai Target Pendapatan Sektor Wisata Tahun 2022

Travel Update
Sejarah Loji Gandrung di Kota Solo yang Jadi Tempat Ngunduh Mantu Kaesang

Sejarah Loji Gandrung di Kota Solo yang Jadi Tempat Ngunduh Mantu Kaesang

Jalan Jalan
Biaya Bikin Visa Schengen, Syarat Berkunjung ke Sejumlah Negara Eropa

Biaya Bikin Visa Schengen, Syarat Berkunjung ke Sejumlah Negara Eropa

Travel Tips
Festival Budaya Jalin Merapi di Deles Indah Klaten, Berlatar Panorama Gunung Api

Festival Budaya Jalin Merapi di Deles Indah Klaten, Berlatar Panorama Gunung Api

Travel Update
3 Tips Bikin Visa Schengen, Jangan Beri Itinerary Fiktif

3 Tips Bikin Visa Schengen, Jangan Beri Itinerary Fiktif

Travel Tips
3 Rumah Sakit di Malang Siap Beri Layanan Wisata Medis

3 Rumah Sakit di Malang Siap Beri Layanan Wisata Medis

Travel Update
7 Alasan Mengapa Kamu Perlu Jalan-jalan #DiIndonesiaAja untuk Liburan Akhir Tahun Ini

7 Alasan Mengapa Kamu Perlu Jalan-jalan #DiIndonesiaAja untuk Liburan Akhir Tahun Ini

Jalan Jalan
Itenarary 3 hari 2 malam di Lombok dan Gili Trawangan, Gowes di Desa

Itenarary 3 hari 2 malam di Lombok dan Gili Trawangan, Gowes di Desa

Itinerary
Lokasi Ngunduh Mantu Kaesang-Erina, Ini 5 Fakta Loji Gandrung Solo

Lokasi Ngunduh Mantu Kaesang-Erina, Ini 5 Fakta Loji Gandrung Solo

Jalan Jalan
Taman Langit Gunung Banyak Ditetapkan Jadi Shelter Tourism, Apa Itu?

Taman Langit Gunung Banyak Ditetapkan Jadi Shelter Tourism, Apa Itu?

Travel Update
Warga Hawaii Beramai-ramai Tonton Letusan Mauna Loa yang Langka

Warga Hawaii Beramai-ramai Tonton Letusan Mauna Loa yang Langka

Travel Update
6 Fakta Pura Mangkunegaran, Lokasi Pernikahan Kaesang-Erina

6 Fakta Pura Mangkunegaran, Lokasi Pernikahan Kaesang-Erina

Jalan Jalan
10 Hidden Gem Bali, Wisata Anti-mainstream buat Libur Akhir Tahun

10 Hidden Gem Bali, Wisata Anti-mainstream buat Libur Akhir Tahun

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.