Masyarakat Kini Suka Mudik Naik Kereta Wisata, Ini Faktanya

Kompas.com - 28/05/2019, 07:00 WIB
Suasana di dalam gerbong kereta api wisata priority saat perjalanan dari Jogjakarta menuju Jakarta, Minggu (6/8/2017). Kereta wisata kelas priority ini memiliki fasilitas antara lain Audio Visual On Demain (AVOD) di setiap kursi penumpang, Mini Bar, TV 52 Inch, Crew Khusus, Toilet Khusus dan Kursi yang lebih nyaman dari kelas eksekutif, harga tiket mulai dari Rp 750.000 sudah termasuk jasa restorasi 1x makan dan minum. KOMPAS.com/ANDREAS LUKAS ALTOBELSuasana di dalam gerbong kereta api wisata priority saat perjalanan dari Jogjakarta menuju Jakarta, Minggu (6/8/2017). Kereta wisata kelas priority ini memiliki fasilitas antara lain Audio Visual On Demain (AVOD) di setiap kursi penumpang, Mini Bar, TV 52 Inch, Crew Khusus, Toilet Khusus dan Kursi yang lebih nyaman dari kelas eksekutif, harga tiket mulai dari Rp 750.000 sudah termasuk jasa restorasi 1x makan dan minum.

JAKARTA, KOMPAS.com - Masyarakat semakin berminat mencoba kereta wisata baik kereta prioritas maupun kereta tematik (sewa gerbong). Hal ini terlihat dari penjualan tiket kereta wisata yang meningkat untuk musim mudik 2019.

"Tahun ini (penjualan tiket kereta wisata) mengalami peningkatan dibanding tahun lalu, artinya ada animo masyarakat dan mereka sudah mengetahui tentang kereta wisata ini," jelas Direktur Utama PT Kereta Api Pariwisata, Totok Suryono di acara jumpa pers Stasiun Gambir, Jakarta, Senin (27/5/2019).

Totok menyebutkan sampai saat ini rata rata tingkat keterisian kereta prioritas mencapai 85-90 persen. Beberapa rute bahkan sampai lebih dari 100 persen, dengan penumpang turun digantikan penumpang naik ke destinasi lanjutan.

Pada hari biasa, persentase keterisian kursi untuk kereta prioritas hanya 65 persen. Untuk masa mudik 26 Mei- 15 Juni, tiket kereta prioritas sudah ludes terjual.

Untuk kereta tematik sampai saat ini sudah disewa untuk 27 perjalanan, dan masih terbuka untuk pemesanan sesuai destinasi keinginan penumpang rombongan.

"Adanya kenaikan harga tiket pesawat juga berpengaruh pada kenaikan penjualan tiket kereta wisata, tetapi tidak berpengaruh untuk kereta wisata reguler Jakarta-Bandung,"

Puncak masa angkutan mudik Lebaran dengan kereta api tahun ini diperkirakan jatuh pada 30 Mei 2019 untuk arus mudik dan 9 Juni 2019 untuk arus balik.

Tahun ini PT Kereta Api Pariwisata menargetkan 14 persen kenaikan jumlah penumpang dari tahun 2018. Dengan target pola sewa (sewa gerbong kereta tematik) 583 penumpang dan pola pembelian tiket per orang (kereta prioritas) 7.852 penumpang.

Pada 2018, kereta api wisata mengangkut total 7.386 penumpang untuk pola sewa rombongan dan pola pembelian per orang.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X