Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

7 Tips Mudik Asyik Naik Bus untuk Rayakan Idul Fitri 2019 di Rumah

Kompas.com - 28/05/2019, 10:08 WIB
Anggara Wikan Prasetya,
I Made Asdhiana

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Momen mudik tinggal menghitung hari. Ada banyak cara untuk mudik ke kampung halaman, bisa dengan kendaraan pribadi seperti mobil atau sepeda motor, bisa juga dengan kedaraan umum seperti kereta api, pesawat, kapal, atau bus.

Jika pilihan transportasi untuk mudik tahun 2019 ini adalah menggunakan moda transportasi bus, maka ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar perjalanan berlangsung lancar dan menyenangkan.

Berkut ini 5 tips mudik asyik naik bus untuk merayakan Idul Fitri 2019 di kampung halaman:

1. Cari Informasi tentang Bus yang Akan Digunakan

Sebelum mulai berangkat, hendaknya kumpulkan informasi mengenai informasi bus yang akan digunakan. Satu info yang wajib dicari adalah keberangkatan dan tujuan akhir. Hal itu untuk meminimalisasi risiko salah jurusan.

Cek juga kredibilitas bus yang akan digunakan. Pastikan bus laik jalan dan fasilitasnya memadai. Hal itu agar perjalanan ke kampung halaman bisa berlangsung dengan aman dan nyaman.

Baca juga: Mudik ke Solo, Jangan Lewatkan Naik Kereta Uap Kuno Jaladara

Jika harus oper bus, cari tahu pula informasi mengenai bus yang akan digunakan untuk melanjutkan perjalanan. Itu penting agar tidak bingung saat sampai terminal transit agar tidak ada pihak yang memanfaatkan kebingungan itu untuk keuntungan pribadi, misal calo.

2. Beli Tiket Resmi agar Lebih Murah

Jika sudah tahu bus apa yang akan digunakan, maka langkah selanjutnya adalah mendapatkan tiket. Pastikan untuk mendapat tiket resmi dari bus yang akan digunakan agar biayanya tidak terlampau mahal.

Tiket resmi bisa didapatkan salah satunya dengan cara mendatangi pool bus tersebut. Memang harganya akan lebih mahal jika dibanding hari biasa. Namun biasanya harga tiket tetap lebih murah daripada jika membeli lewat calo.

3. Cek Jadwal Keberangkatan

Penting untuk mengetahui jadwal keberangkatan bus ke tempat tujuan. Hal itu dilakukan agar tidak perlu menunggu bus yang akan digunakan.

Jika datang beberapa saat sebelum waktu keberangkatan, maka bus yang akan digunakan sudah menunggu untuk dinaiki.

Situasi di Terminal Pulogebang pada H-9 Lebaran, Senin (27/5/2019) terpantau masih belum padat.KOMPAS.com/Vitorio Mantalean Situasi di Terminal Pulogebang pada H-9 Lebaran, Senin (27/5/2019) terpantau masih belum padat.
Selain itu, jam operasional beberapa bus juga terbatas. Ada yang keberangkatan sudah habis pada jam tertentu.

Oleh karena itu, pastikan tahu jadwal keberangkatan bus agar tidak kehabisan bus untuk mudik pada satu hari tertentu.

4. Berpakaian Nyaman dan Tidak Mengenakan Perhiasan

Pemudik yang naik bus hendaknya mengenakan pakaian yang nyaman. Pakaian yang nyaman untuk bergerak merupakan pilihan yang tepat. Meski hanya duduk diam saat bus berjalan, tetap saja butuh kelincahan saat naik atau turun bus.

Selain itu, sesuaikan juga setelan pakaian dengan kondisi bus. Jika naik bus AC, maka sediakan jaket karena tidak jarang suhu udara akan cukup dingin. Sebaliknya jika non-AC, maka pakai baju yang serap keringat untuk mengantisipasi suhu panas.

Baca juga: Pertunjukan Gratis Sendratari Ramayana Akan Hibur Pemudik di Solo

Satu hal yang tidak kalah penting untuk dilakukan adalah tidak mengenakan perhiasan. Mengenakan perhiasan hanya akan mengundang tindakan kejahatan seperti jambret atau copet.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Bali Jadi Tuan Rumah Acara UN Tourism tentang Pemberdayaan Perempuan

Bali Jadi Tuan Rumah Acara UN Tourism tentang Pemberdayaan Perempuan

Travel Update
Hari Kartini, Pelita Air Luncurkan Penerbangan dengan Pilot dan Awak Kabin Perempuan

Hari Kartini, Pelita Air Luncurkan Penerbangan dengan Pilot dan Awak Kabin Perempuan

Travel Update
Usung Konsep Eco Friendly, Hotel Qubika Bakal Beroperasi Jelang HUT Kemerdekaan RI di IKN

Usung Konsep Eco Friendly, Hotel Qubika Bakal Beroperasi Jelang HUT Kemerdekaan RI di IKN

Hotel Story
Ada Women Half Marathon 2024 di TMII Pekan Ini, Pesertanya dari 14 Negara

Ada Women Half Marathon 2024 di TMII Pekan Ini, Pesertanya dari 14 Negara

Travel Update
5 Tempat Wisata di Tangerang yang Bersejarah, Ada Pintu Air dan Makam

5 Tempat Wisata di Tangerang yang Bersejarah, Ada Pintu Air dan Makam

Jalan Jalan
Dampak Rupiah Melemah pada Pariwisata Indonesia, Tiket Pesawat Mahal

Dampak Rupiah Melemah pada Pariwisata Indonesia, Tiket Pesawat Mahal

Travel Update
4 Tempat Wisata di Rumpin Bogor Jawa Barat, Ada Curug dan Taman

4 Tempat Wisata di Rumpin Bogor Jawa Barat, Ada Curug dan Taman

Jalan Jalan
Rusa Jadi Ancaman di Beberapa Negara Bagian AS, Tewaskan Ratusan Orang

Rusa Jadi Ancaman di Beberapa Negara Bagian AS, Tewaskan Ratusan Orang

Travel Update
5 Rekomendasi Playground Indoor di Surabaya untuk Isi Liburan Anak

5 Rekomendasi Playground Indoor di Surabaya untuk Isi Liburan Anak

Jalan Jalan
Pilot dan Pramugari Ternyata Tidur pada Penerbangan Jarak Jauh

Pilot dan Pramugari Ternyata Tidur pada Penerbangan Jarak Jauh

Travel Update
Desa Wisata Tabek Patah: Sejarah dan Daya Tarik

Desa Wisata Tabek Patah: Sejarah dan Daya Tarik

Jalan Jalan
Komodo Travel Mart Digelar Juni 2024, Ajang Promosi NTT ke Kancah Dunia

Komodo Travel Mart Digelar Juni 2024, Ajang Promosi NTT ke Kancah Dunia

Travel Update
Tips Pilih Makanan yang Cocok untuk Penerbangan Panjang

Tips Pilih Makanan yang Cocok untuk Penerbangan Panjang

Travel Tips
Harapan Pariwisata Hijau Indonesia pada Hari Bumi 2024 dan Realisasinya

Harapan Pariwisata Hijau Indonesia pada Hari Bumi 2024 dan Realisasinya

Travel Update
5 Tips Menulis Tanda Pengenal Koper yang Aman dan Tepat

5 Tips Menulis Tanda Pengenal Koper yang Aman dan Tepat

Travel Tips
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com