Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Penting Buat Kamu! 7 Tips Anti Mabuk saat Mudik Naik Bus

Kompas.com - 29/05/2019, 08:05 WIB
Anggara Wikan Prasetya,
Wahyu Adityo Prodjo

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Ada banyak cara yang dilakukan seseorang untuk bisa pulang kembali ke kampung halaman saat Idul Fitri. Selain menggunakan kendaraan pribadi, banyak pemudik yang menggunakan sarana transportasi umum.

Bus menjadi salah satu sarana transportasi umum yang banyak digunakan pemudik untuk pulang ke kampung halamannya. Namun, salah satu kendala saat naik bus biasanya adalah mabuk darat.

Baca juga: Mudik ke Solo, Jangan Lewatkan Naik Kereta Uap Kuno Jaladara

Buat kamu yang sering mabuk saat naik bus, nih simak tipsnya.

1. Tidur yang cukup

Cukup tidur tak hanya berlaku bari para pengemudi kendaraan. Kamu juga harus cukup tidur sebelum memulai perjalanan mudik. Hal itu salah satunya bermanfaat agar badanmu tetap segar saat perjalanan dimulai.

Selain itu, cukup tidur juga bisa mengurangi mual dan pusing saat naik bus. Sebaliknya, kurang tidur bisa memicu pusing dan mual, bahkan saat tidak melakukan perjalanan sekalipun.

2. Wajib makan

Selain tidur cukup, bagi kamu yang sedang berpuasa hendaknya juga tidak melewatkan makan sahur. Hal itu penting karena makan sahur merupakan saat pengisian energi bagi mereka yang berpuasa agar tetap bugar sepanjang hari hingga berbuka.

Baca juga: 6 Hidangan Legendaris Solo di Pasar Gede

Selain itu, hendaknya hindari sahur dengan makanan berlemak jika akan mudik dengan naik bus. Pemilihan menu sahur itu bermanfaat agar pencernaan tidak terlalu berat sehingga meminimalkan rasa mual.

3. Pilih tempat duduk bagian tengah, hindari sekitar roda

Supaya tak mabuk darat saat mudik naik bus, pemilihan tempat duduk penting untuk dilakukan. Kamu bisa pilih tempat duduk terbaik yaitu bagian tengah bus. Usahakan untuk sebisa mungkin memilih posisi tersebut.

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) resmi melepas operasional perdana bus AKAP Tol Trans Jawa yang mengangkut pemudik ke Surabaya, Provinsi Jawa Timur, Senin (27/5/2019).KOMPAS.com/MURTI ALI LINGGA Kementerian Perhubungan (Kemenhub) resmi melepas operasional perdana bus AKAP Tol Trans Jawa yang mengangkut pemudik ke Surabaya, Provinsi Jawa Timur, Senin (27/5/2019).
Duduk di tengah membuat guncangan bus tidak tidak terlalu keras. Guncangan yang semakin minim turut meminimalkan munculnya rasa mual dan pusing.

Sebaliknya, posisi dengan guncangan paling keras biasanya ada di sekitar roda bus. Jika semakin keras goncangan, hal itu menyebabkan rasa mual dan pusing lebih besar kemungkinannya untuk muncul.

4. Duduk samping jendela

Duduk di samping jendela menjadi salah satu cara ampuh untuk mencegah rasa mabuk. Jika perjalanan melewati jalan dengan areal persawahan di kanan dan kiri jalan, usahakan memandang ke arah jauh.

Lebih baik lagi jika tempat duduk memungkinkan untuk memandang melalui kaca depan sehingga bisa melihat jalan dan tidak disorientasi arah. Sebisa mungkin hindari memandang obyek dekat karena bisa menyebabkan pusing.

5. Hindari membaca buku atau menatap layar smartphone

Buat kamu yang suka baca buku atau suka main handphone tapi suka pusing saat naik bus, tampaknya harus sedikit kecewa. Ada sejumlah orang yang menjadi pusing saat membaca buku atau menatap layar smartphone ketika naik bus.

Baca juga: Berlebaran di Solo? Ini Harga Tiket Sepur Kluthuk Jaladara

Halaman Berikutnya
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Tips Kembalikan Mood Setelah Libur Lebaran

Tips Kembalikan Mood Setelah Libur Lebaran

Travel Tips
Tips untuk Kembali ke Rutinitas Kerja Setelah Libur Panjang

Tips untuk Kembali ke Rutinitas Kerja Setelah Libur Panjang

Travel Tips
Pantai Jadi Tempat Wisata Terfavorit di Pulau Jawa Selama Lebaran 2024

Pantai Jadi Tempat Wisata Terfavorit di Pulau Jawa Selama Lebaran 2024

Travel Update
Kemenparekraf Tanggapi Turis Indonesia yang Rusak Pohon Sakura di Jepang

Kemenparekraf Tanggapi Turis Indonesia yang Rusak Pohon Sakura di Jepang

Travel Update
Aktivis Mogok Makan di Spanyol, Bentuk Protes Pembangunan Pariwisata

Aktivis Mogok Makan di Spanyol, Bentuk Protes Pembangunan Pariwisata

Travel Update
5 Tempat Wisata Dekat Masjid Al-Jabbar, Ada Mal dan Tempat Piknik

5 Tempat Wisata Dekat Masjid Al-Jabbar, Ada Mal dan Tempat Piknik

Jalan Jalan
5 Syarat Mendaki Gunung Rinjani, Pastikan Bawa E-Ticket

5 Syarat Mendaki Gunung Rinjani, Pastikan Bawa E-Ticket

Travel Tips
3 Tips Ikut Open Trip Pendakian Gunung Rinjani biar Tidak Zonk

3 Tips Ikut Open Trip Pendakian Gunung Rinjani biar Tidak Zonk

Travel Tips
Korban Open Trip, 105 Orang Gagal Mendaki Gunung Rinjani

Korban Open Trip, 105 Orang Gagal Mendaki Gunung Rinjani

Travel Update
Libur Lebaran 2024 Berakhir, Kunjungan Wisata di Gunungkidul Lampaui Target

Libur Lebaran 2024 Berakhir, Kunjungan Wisata di Gunungkidul Lampaui Target

Travel Update
Iran Serang Israel, Ini 8 Imbauan KBRI Teheran untuk WNI di Iran

Iran Serang Israel, Ini 8 Imbauan KBRI Teheran untuk WNI di Iran

Travel Update
Penerbangan ke Israel Terganggu akibat Serangan Iran

Penerbangan ke Israel Terganggu akibat Serangan Iran

Travel Update
Pesona Curug Sewu di Kendal, Air Terjun Bertingkat Tiga Jawa Tengah

Pesona Curug Sewu di Kendal, Air Terjun Bertingkat Tiga Jawa Tengah

Jalan Jalan
Iran Serang Israel, WNI di Beberapa Negara Timur Tengah Diminta Waspada dan Lapor ke Kemenlu

Iran Serang Israel, WNI di Beberapa Negara Timur Tengah Diminta Waspada dan Lapor ke Kemenlu

Travel Update
4 Villa Sekitar Tawangmangu Wonder Park Karanganyar, mulai Rp 600.000

4 Villa Sekitar Tawangmangu Wonder Park Karanganyar, mulai Rp 600.000

Hotel Story
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com