Kompas.com - 29/05/2019, 08:05 WIB
Bus angkutan kota antar provinsi (AKAP) di terminal penumpang tipe A Tirtonadi Solo, Jawa Tengah, Rabu (30/5/2018). KOMPAS.com/Labib ZamaniBus angkutan kota antar provinsi (AKAP) di terminal penumpang tipe A Tirtonadi Solo, Jawa Tengah, Rabu (30/5/2018).

4. Duduk samping jendela

Duduk di samping jendela menjadi salah satu cara ampuh untuk mencegah rasa mabuk. Jika perjalanan melewati jalan dengan areal persawahan di kanan dan kiri jalan, usahakan memandang ke arah jauh.

Lebih baik lagi jika tempat duduk memungkinkan untuk memandang melalui kaca depan sehingga bisa melihat jalan dan tidak disorientasi arah. Sebisa mungkin hindari memandang obyek dekat karena bisa menyebabkan pusing.

5. Hindari membaca buku atau menatap layar smartphone

Buat kamu yang suka baca buku atau suka main handphone tapi suka pusing saat naik bus, tampaknya harus sedikit kecewa. Ada sejumlah orang yang menjadi pusing saat membaca buku atau menatap layar smartphone ketika naik bus.

Baca juga: Berlebaran di Solo? Ini Harga Tiket Sepur Kluthuk Jaladara

Namun, ada juga yang bisa membaca buku atau bermain smartphone saat naik bus tanpa rasa pusing. Bila pusing datang saat membaca atau menatap layar smartphone, segera tinggalkan dua aktivitas itu sebelum pusing semakin parah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

6. Bawa minyak angin atau freshcare

Bagi sebagian orang, minyak angin atau freshcare merupakan barang bawaan wajib untuk mengusir mabuk darat. Saat mulai pusing, kamu bisa menghirup aroma terapi bisa jadi obat ampuh untuk mengusir pusing dan mual.

Namun, perlu diketahui jika ada beberapa orang yang tidak menyukai aroma minyak angin atau freshcare. Bahkan mereka pusing jika mencium aroma yang tajam. Oleh karena itu, perhatikan pula kondisi penumpang bus di sekitar saat akan menggunakannya.

7. Tidur saat perjalanan

Sebenarnya rasa kantuk adalah reaksi yang muncul saat mengonsumsi obat antimabuk sehingga memudahkan seseorang untuk tidur. Dengan tidur, rasa pusing dan mual tidak akan terasa selama perjalanan.

Namun saat berpuasa, pemudik tidak bisa mengonsumsi obat antimabuk. Meski demikian, berusaha untuk tidur tetap bisa dilakukan agar tidak mabuk.

Baca juga: Pertunjukan Gratis Sendratari Ramayana Akan Hibur Pemudik di Solo

Jika memang berniat tidur selama perjalanan, jangan lupa pula untuk memberi tahu tujuan perjalanan. Ini penting, terutama jika tujuan mudik bukanlah tujuan akhir bus agar tak terlewat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Video Pilihan

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.