Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Menikmati Kopi Flores di Roots Cafe Maumere, Suasananya Beda...

Kompas.com - 30/05/2019, 13:08 WIB
Nansianus Taris,
I Made Asdhiana

Tim Redaksi

MAUMERE, KOMPAS.com - Bagi Kamu penikmat kopi flores, tidak perlu khawatir saat berkunjung ke kota Maumere, ibu kota Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Tentunya, menyeruputi kopi itu lebih nikmat bila di tempat yang tepat, nyaman, dan bersih.

Di kota Maumere, saat ini, Kamu bisa menikmati kopi di tempat yang baru dengan suasana yang baru pula yaitu di Roots Cafe.

Kafe ini terletak di Dusun Habibuang, Desa Langir, Kecamatan Kangae. Jarak dari kota Maumere ke kafe ini sekitar 5 kilometer.

Baca juga: Sekarang Ada Tempat Nongkrong Antimainstream di Maumere Flores

Minggu (26/5/2019), saya ditemani teman berkunjung ke Roots Cafe. Tujuan kami adalah menikmati suasana hening. Kami tiba di kafe itu pukul 06.00. Pelayan di Roots Cafe menyambut kami dengan senyum ramah.

Sebelum masuk lopo, kami berkeliling mengamati kafe baru yang ada di bukit itu. Suasananya tampak hening. Tampak lopo-lopo dipenuhi tamu yang lagi asyik ngopi sambil ngobrol. Ada juga yang asik berselfie.

Roots Cafe Desa Lasir, Kecamatan Kangae, Kabupaten Sikka, Flores, Nusa Tenggara Timur, Kamis (23/5/2019).KOMPAS.com/NANSIANUS TARIS Roots Cafe Desa Lasir, Kecamatan Kangae, Kabupaten Sikka, Flores, Nusa Tenggara Timur, Kamis (23/5/2019).
Karena letaknya di atas bukit, dari kafe ini para tamu bisa menatapi kota Maumere yang dipenuhi gemerlap lampu.

Kami pun memasuki lopo yang kebetulan pemilik Roots Cafe, Firman Stevany sedang asyik bercerita dengan beberapa tamu. Ia menyapa kami dan mengucapkan selamat datang di Roots Cafe.

Baca juga: Kafe di Bogor Bagikan 1.000 Roti Bakar Gratis, Bayar Pakai Doa

Kemudian, ia meminta kepada pelayan kafe untuk membuat kopi buat kami berdua. Tiga menit berselang, seorang nona datang menyuguhkan kopi 2 gelas. Kami lalu menyeruputi kopi itu. Rasanya memang benar-benar nikmat. Aromanya menyegarkan.

"Ini kopi asli Flores. Setiap tamu yang berkunjung ke sini selalu memesan kopi  untuk menemani diskusi mereka. Segelas kopi ini harganya Rp 5.000," ungkap Firman Stevany kepada Kompas.com, Minggu (26/5/2019) sore.

Baca juga: Liburan di Maumere? Jangan Lupa Mampir ke Kedai Kopi Kampung

"Ini jadi minuman khas di Roots cafe. Karena sesuai namanya itu kan, kita diajak untuk kembali menikmati suasan kampung salah satunya dengan minum kopi. Ini juga untuk mempromosikan kopi Flores kepada setiap tamu yang datang," katanya.

Roots Cafe Desa Lasir, Kecamatan Kangae, Kabupaten Sikka, Flores, Nusa Tenggara Timur, Kamis (23/5/2019).KOMPAS.com/NANSIANUS TARIS Roots Cafe Desa Lasir, Kecamatan Kangae, Kabupaten Sikka, Flores, Nusa Tenggara Timur, Kamis (23/5/2019).
Ia menuturkan, jenis kopi yang disuguhkan cukup banyak. Semua jenis kopi yang ada di Flores.

"Kopi yang disuguhkan ini diolah secara tradisional, mulai dari menggorengnya sampai jadi tepung kopi," tutur Firman.

Ia mengungkapkan, Roots Cafe memang sangat cocok bagi orang yang hendak mencari suasana hening atau penat karena rutinitas.

"Di dalam lopo ini tamu bisa minum kopi sambil diskusi. Terus ada kursi dan meja di luar,  cocok bagi yang ingin santai dan ngobrol sambil minum kopi," ungkap Firman.

Ia menambahkan, selain kopi flores, Roots Cafe juga menyediakan minuma khas lain yakni roots wine (moke putih) dan wine lokal (moke).

"Sudah pernah ada tamu yang minta minum moke putih dan kita suguhkan. Untuk moke sendiri, selain minum, tamu juga bisa melihat proses penyulingan moke di sini," ujar Firman.

Kopi flores yang disuguhkan untuk tamu di Roots Cafe, Maumere, Kabupaten Sikkaa, NTT, Minggu (26/5/2019).KOMPAS.com/NANSIANUS TARIS Kopi flores yang disuguhkan untuk tamu di Roots Cafe, Maumere, Kabupaten Sikkaa, NTT, Minggu (26/5/2019).
Sementara itu, Ireno Ijas, salah satu pengunjung, mengaku nyaman dan betah ada di Roots Cafe.

"Jujur, saya harus mengatakan tempat ini sangat spesial untuk mencari ketenangan. Cocok sekali untuk melepas lelah dan penat dari kesibukan. Banyak inspirasi bisa muncul di sini karena tempat ini sunyi. Ngopi sambil diskusi sangat cocok di sini," kata Ijas.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

85.000 Orang Berkunjung ke Pantai Anyer Selama 2 Hari Libur Lebaran

85.000 Orang Berkunjung ke Pantai Anyer Selama 2 Hari Libur Lebaran

Travel Update
KAI Tambah Kereta Yogyakarta-Gambir PP untuk Arus Balik Lebaran 2024

KAI Tambah Kereta Yogyakarta-Gambir PP untuk Arus Balik Lebaran 2024

Travel Update
Sri Sultan HB X Gelar 'Open House' untuk Umum Pekan Depan

Sri Sultan HB X Gelar "Open House" untuk Umum Pekan Depan

Travel Update
5 Agenda TMII Hari Ini: Atraksi Bakar Batu Papua dan Air Mancur Menari Spesial

5 Agenda TMII Hari Ini: Atraksi Bakar Batu Papua dan Air Mancur Menari Spesial

Travel Update
Bandara Ngurah Rai Layani 69.000 Penumpang Hari Ini, Puncak Arus Balik 

Bandara Ngurah Rai Layani 69.000 Penumpang Hari Ini, Puncak Arus Balik 

Travel Update
10 Kereta Api Jarak Jauh Favorit untuk Angkutan Lebaran 2024

10 Kereta Api Jarak Jauh Favorit untuk Angkutan Lebaran 2024

Travel Update
6 Aktivitas di Wisata Panorama Boyolali, Mandi di Air Terjun

6 Aktivitas di Wisata Panorama Boyolali, Mandi di Air Terjun

Travel Tips
Libur Lebaran, Wisatawan di Gunungkidul Sudah Mencapai 60.000 Orang

Libur Lebaran, Wisatawan di Gunungkidul Sudah Mencapai 60.000 Orang

Hotel Story
 Viral Video Turis Indonesia Rusak Pohon Sakura di Jepang, Ini Etikanya

Viral Video Turis Indonesia Rusak Pohon Sakura di Jepang, Ini Etikanya

Travel Update
8 Syarat Mendaki Gunung Slamet usai Lebaran 2024, Wajib Surat Sehat

8 Syarat Mendaki Gunung Slamet usai Lebaran 2024, Wajib Surat Sehat

Travel Update
6 Tempat Wisata di Cicalengka Dekat Stasiun, Naik Motor 10 Menit

6 Tempat Wisata di Cicalengka Dekat Stasiun, Naik Motor 10 Menit

Jalan Jalan
Ribuan Orang Padati Kawasan Pantai Gunungkidul pada Libur Lebaran

Ribuan Orang Padati Kawasan Pantai Gunungkidul pada Libur Lebaran

Travel Update
Hingga Hari Kedua Lebaran, Candi Prambanan Dikunjungi 15.000 Orang

Hingga Hari Kedua Lebaran, Candi Prambanan Dikunjungi 15.000 Orang

Travel Update
Lebih dari 200.000 Orang ke Ancol Lebaran 2024, Puncaknya Hari Kedua

Lebih dari 200.000 Orang ke Ancol Lebaran 2024, Puncaknya Hari Kedua

Travel Update
Cegah Parkir Penuh Saat Lebaran 2024, Ancol Siapkan 97 Bus Gratis

Cegah Parkir Penuh Saat Lebaran 2024, Ancol Siapkan 97 Bus Gratis

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com