Liburan Sambil Belajar, Kunjungi 5 Obyek Wisata Sejarah di Serang

Kompas.com - 02/06/2019, 08:01 WIB
Sejumlah aktivis pecinta lingkungan menyalakan lilin saat Peringatan Earth Hour di Serang, Banten, Sabtu (30/3/2019) malam. Peringatan itu berlangsung khidmat dengan mematikan lampu selama 60 menit untuk mengurangi laju pemanasan global. ANTARA FOTO/DZIKI OKTOMAULIYADISejumlah aktivis pecinta lingkungan menyalakan lilin saat Peringatan Earth Hour di Serang, Banten, Sabtu (30/3/2019) malam. Peringatan itu berlangsung khidmat dengan mematikan lampu selama 60 menit untuk mengurangi laju pemanasan global.

  SERANG, KOMPAS.com - Kabupaten Serang di Provinsi Banten identik dengan keindahan Pantai Anyer yang tersohor. Pantai tersebut menjadi daya tarik wisatawan ketika berlibur untuk menikmati ombak laut seraya melihat kemegahan Gunung Anak Krakatau di tengah laut.

Namun, Kabupaten Serang nyatanya memiliki sejumlah obyek wisata bersejarah yang patut dikunjungi ketika libur lebaran sekaligus belajar, ataupun saat momen mudik bersama keluarga di kampung halaman sekitaran Banten.

Berikut KompasTravel menghimpun 5 destinasi wisata sejarah pilihan Kementerian Pariwisata (Kemenpar) di Kabupaten Serang:

1. Keraton Kaibon

Anak-anak bermain bola di atas sisa reruntuhan Keraton Kaibon di Serang, Banten, Minggu (25/12/2011). Keraton seluas lebih kurang 2 hektar itu dibangun pada 1815 sebagai tempat tinggal Ratu Aisyah, ibu Sultan Muhammad Rafiuddin (sultan terakhir Kerajaan Banten) yang menjabat sebagai pemimpin pemerintahan karena putranya masih berusia lima tahun. KOMPAS/AGUS SUSANTO Anak-anak bermain bola di atas sisa reruntuhan Keraton Kaibon di Serang, Banten, Minggu (25/12/2011). Keraton seluas lebih kurang 2 hektar itu dibangun pada 1815 sebagai tempat tinggal Ratu Aisyah, ibu Sultan Muhammad Rafiuddin (sultan terakhir Kerajaan Banten) yang menjabat sebagai pemimpin pemerintahan karena putranya masih berusia lima tahun.

Mulai dibangun pada tahun 1815, keraton ini merupakan keraton tertua kedua di Banten setelah Keraton Surosowan yang notabene merupakan pusat pemerintahan kala itu.

Bagian depan keraton dibatasi gerbang yang memiliki 5 pintu, memiliki makna jumlah salat dalam satu hari yang dilakukan umat muslim. Sementara di ruang utama, ada kamar tidur kembang kerajaan, yakni Ratu Aisyah.

Keraton yang memiliki luas sekitar 4 hektar ini terletak di Kasunyatan, Serang City, Banten. Buka setiap hari mulai pukul 08.00 WIB.

2. Keraton Surosowan

Bangunan keraton diperkirakan dibangun antara tahun 1526 sampai 1570 saat masa Pemerintahan Sultan Banten perdana, yakni Sultan Maulana Hasanuddin.

Keraton Surosowan berfungsi sebagai tempat tinggal sultan beserta keluarga dan pengikutnya pada masanya. Keraton ini juga menjadi pusat kerajaan dalam menjalankan pemerintahan Kerajaan Banten.

Letak keraton berada di Desa Banten, Kecamatan Kasemen, Kawasan Banten Lama, tepatnya berada di 14 km ke utara dari Kota Serang.

3. Wisata Kapal Bosok

Wisatawan biasanya mengunjungi destinasi satu ini untuk berfoto ria dengan latar belakang kompleks bangunan masjid yang menyerupai kapal laut.

Kendati demikian, di sini Kamu juga bisa mempelajari sejarah dari makam Ki Angga Derpa yang konon memiliki ilmu sakti pada zaman Kesultanan Banten.

Letaknya berada di Curungmanis, Curug, Kota Serang, Kabupaten Banten dengan jarak tempuh sekitar 17 km jika berangkat dari pusat Kota Serang.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dampak Virus Corona, Wisatawan Nusantara di Lombok Melejit Sampai 70 Persen

Dampak Virus Corona, Wisatawan Nusantara di Lombok Melejit Sampai 70 Persen

Whats Hot
Doyan Makan Ikan? Coba Restoran Sashimi All You Can Eat di Tokyo

Doyan Makan Ikan? Coba Restoran Sashimi All You Can Eat di Tokyo

Promo Diskon
Singapura Prediksi Penurunan Wisatawan hingga 30 Persen akibat Virus Corona

Singapura Prediksi Penurunan Wisatawan hingga 30 Persen akibat Virus Corona

Whats Hot
Imbas Virus Corona, Singapura Kehilangan 20.000 Wisatawan Setiap Hari

Imbas Virus Corona, Singapura Kehilangan 20.000 Wisatawan Setiap Hari

Whats Hot
Melalui Festival Pulau Penyengat 2020, Tanjungpinang Tegaskan Bebas Corona

Melalui Festival Pulau Penyengat 2020, Tanjungpinang Tegaskan Bebas Corona

Jalan Jalan
Dampak Virus Corona, Kyoto Kampanye Pariwisata Sepi untuk Pikat Wisatawan

Dampak Virus Corona, Kyoto Kampanye Pariwisata Sepi untuk Pikat Wisatawan

Whats Hot
Contek Itinerary 'Dare To Surpries S2 Eps. 1' Dari Sushi ke Burger Susun

Contek Itinerary 'Dare To Surpries S2 Eps. 1' Dari Sushi ke Burger Susun

Jalan Jalan
Resep dan Cara Membuat Smash Burger di Rumah

Resep dan Cara Membuat Smash Burger di Rumah

Makan Makan
4 Makanan Murah Meriah Sekitar Stasiun Gubeng Surabaya, Harga Mulai Rp 20.000

4 Makanan Murah Meriah Sekitar Stasiun Gubeng Surabaya, Harga Mulai Rp 20.000

Makan Makan
Praktisi Pariwisata: Dibanding Promo Wisata ke Luar Negeri, Lebih Baik Incar Wisnus Milenial

Praktisi Pariwisata: Dibanding Promo Wisata ke Luar Negeri, Lebih Baik Incar Wisnus Milenial

Whats Hot
Wisman Negara Tetangga Bisa Bantu Pariwisata Indonesia karena Corona

Wisman Negara Tetangga Bisa Bantu Pariwisata Indonesia karena Corona

Whats Hot
Rangkaian Acara Hari Raya Galungan, Sembahyang hingga Mengarak Barong

Rangkaian Acara Hari Raya Galungan, Sembahyang hingga Mengarak Barong

Jalan Jalan
Ngejot, Tradisi Lintas Keyakinan di Bali yang Sarat Makna

Ngejot, Tradisi Lintas Keyakinan di Bali yang Sarat Makna

Jalan Jalan
Tradisi Ngelawar, Cerminan Eratnya Masyarakat Bali

Tradisi Ngelawar, Cerminan Eratnya Masyarakat Bali

Makan Makan
Dampak Wabah Corona, Insentif Sektor Pariwisata Ditetapkan Minggu Ini

Dampak Wabah Corona, Insentif Sektor Pariwisata Ditetapkan Minggu Ini

Whats Hot
komentar di artikel lainnya
Close Ads X