Sejuknya Air Terjun Sarang Sari, Airnya Bisa Diminum dan Berkhasiat

Kompas.com - 10/06/2019, 11:16 WIB
Pemadangan indah Air Terjun Sarang Sari di Mojosemi Forest Park, Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Selain indah, Air Terjun Sarang Sari juga bisa langsung diminum karena memiliki PH 8. KOMPAS.com/SUKOCOPemadangan indah Air Terjun Sarang Sari di Mojosemi Forest Park, Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Selain indah, Air Terjun Sarang Sari juga bisa langsung diminum karena memiliki PH 8.


MAGETAN , KOMPAS.com - Terasa seperti air mineral yang telah didinginkan di dalam lemari pendingin ketika mengecap Air Terjun Sarang Sari yang terdapat di Mojosemi Forest Park, Kabupaten Magetan, Jawa Timur.

Kepala Riset dan Pengembangan Mojosemi Forest Park, Honggo Utomo mengatakan, air sejuk yang meluncur dari ketinggian lebih dari 40 meter di Sarang Sari bisa dikonsumsi langsung karena berasal dari mata air langsung yang memiliki PH tinggi.

"Hasil dari uji lab, PH air di Sarang Sari hampir 8. Airnya selain bisa diminum langsung juga berkhasiat,” ujarnya, Minggu (9/6/2019).

Baca juga: Di Mojosemi Magetan, Kamu seperti Lihat Dinosaurus di Habitat Aslinya

Mojosemi Forest Park saat ini sedang mengembangkan Air Terjun Sarang Sari menjadi tujuan wisata kembali setelah puluhan tahun terabaikan.

Air Terjun Sarang Sari awalnya merupakan satu kawasan dengan rumah pembibitan bunga Sarang Sari yang dikelola oleh pemerintah kolonial Belanda.

Namun seiring perjalanan waktu kebun bunga Sarang Sari terlantar. Saat ini pemerintah Kabupaten Magetan kembali mengupayakan kembalinya Sarang Sari sebagai kebun hortikultura.

Baca juga: Deg-degan Menyusuri Lereng Lawu di Mojosemi Forest Park

Honggo Utomo memaparkan, sumber air di Air Terjun Sarang Sari berasal dari aliran Sungai Tirto Gumarang.

Namun karena sumber airnya dimanfaatkan oleh Perusahaan Daerah Air Minum PDAM Lawu Tirta sebagai bahan baku melayani masyarakat membuat keberadaan Air Terjun Sarang Sari tak teraliri.

"Saat ini diambil PDAM Magetan sehingga memperkecil aliran sungai sehingga berdampak langsung kepada Air Terjun Sarang Sari,” katanya.

Kecilnya debit air di Air Terjun Sarang Sari membuat warna air yang mengalir menjadi keruh dan berwarna merah.

Aliran sungai yang tidak terawat juga membuat kondisi Sungai Tirto Gumarang tak terawat sehingga masyarakat menganggapnya sebagai tempat yang angker.

Untuk mengembangkan keberadaan Air Terjun Sarang Sari, pihak Mojosemi Forest Park melakukan penelitian dengan melibatkan hidrolog dari UGM.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X