Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Tentukan Pilihanmu
0 hari menuju
Pemilu 2024
Kompas.com - 14/06/2019, 10:10 WIB

GUNUNGKIDUL, KOMPAS.com – Bagi para pemburu keindahan matahari terbit yang tinggal atau berdomisili di Yogyakarta dan sekitarnya, Geoforest Watu Payung Turunan merupakan tujuan yang tepat.

Keindahan matahari terbit, panorama alam, dan keunikan ornamen merupakan perpaduan sempurna yang tersaji di Geoforest Watu Payung Turunan. Tak hanya untuk memotret, obyek wisata ini juga pas untuk sekadar bersantai menikmati indahnya pagi.

Baca juga: Geoforest Watu Payung Turunan, Spot “Sunrise” Terbaik di Gunungkidul

Momen matahari terbit di sini paling pas dinikmati pada pertengahan Mei sampai pertengahan Juni. Saat it,u matahari berada di lintang utara sehingga sunrise akan terlihat di Geoforest Watu Payung Turunan. Selain itu, kondisi juga belum terlalu kering.

Geoforest Watu Payung Turunan berlokasi di tengah hamparan pegunungan Dusun Turunan, Desa Girisuko, Kecamatan Panggang, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta.

Rute menuju Geoforest Watu Payung Turunan

Jarak tempuh menuju Geoforest Watu Payung Turunan dari Kota Yogyakarta hanyalah sekitar 30 kilometer. Waktu tempuhnya adalah kurang-lebih satu jam perjalanan.

Dari Kota Yogyakarta, menuju Geoforest Watu Payung Turunan paling pas ditempuh melalui Jalan Imogiri Barat. Sesampainya di Kecamatan Imogiri, perjalanan diteruskan ke arah selatan di Jalan Imogiri-Siluk, bukan jalan menuju Makam Raja.

Baca juga: 4 Tips Liburan ke Geoforest Watu Payung Turunan Gunungkidul

Selanjutnya cukup ikuti jalan utama Imogiri-Siluk tersebut sampai Jalan Siluk-Panggang di area pegunungan. Setelah menyusuri jalan tersebut sejauh sekitar 10 kilometer, nantinya akan ditemukan plang penunjuk jalan menuju Geoforest Watu Payung turunan.

Perjalanan berlanjut dengan berbelok kiri (timur) meninggalkan Jalan Siluk-Panggang memasuki jalan yang lebih sempit. Meski demikian, kondisi jalan masih cukup baik dengan aspal yang mulus.

Nantinya tujuan ada di kiri jalan setelah melaju selama sekitar 2,5 kilometer. Selanjutnya perjalanan sudah sampai di kawasan Geoforest Watu Payung Turunan. Menjelang area parkir, terdapat pos retribusi di mana pengunjung harus membeli tiket.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cuti Bersama Nyepi 2023, Masyarakat Diimbau Liburan di Indonesia

Cuti Bersama Nyepi 2023, Masyarakat Diimbau Liburan di Indonesia

Travel Update
Garuda Indonesia Online Travel Fair 2023 Digelar 27 Maret-2 April

Garuda Indonesia Online Travel Fair 2023 Digelar 27 Maret-2 April

Travel Update
Artotel Casa Cikarang Dibuka, Ada Promo Menginap mulai Rp 490.000

Artotel Casa Cikarang Dibuka, Ada Promo Menginap mulai Rp 490.000

Hotel Story
Kata Menparekraf Soal Pencabutan Visa on Arrival WNA Rusia dan Ukraina

Kata Menparekraf Soal Pencabutan Visa on Arrival WNA Rusia dan Ukraina

Travel Update
Cara ke TMII Naik Bus Transjakarta, Berhenti di Pintu 3 

Cara ke TMII Naik Bus Transjakarta, Berhenti di Pintu 3 

Travel Tips
Mulai dari Perth hingga Ningaloo Reef, Berikut Destinasi Wisata Eksotis Australia Barat yang Wajib Disambangi

Mulai dari Perth hingga Ningaloo Reef, Berikut Destinasi Wisata Eksotis Australia Barat yang Wajib Disambangi

BrandzView
Jam buka dan Harga Tiket Masuk TMII 2023

Jam buka dan Harga Tiket Masuk TMII 2023

Travel Tips
Pendakian Gunung Andong Ditutup Selama Ramadhan 2023

Pendakian Gunung Andong Ditutup Selama Ramadhan 2023

Travel Update
40 Ucapan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadhan 2023 yang Bermakna 

40 Ucapan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadhan 2023 yang Bermakna 

Travel Update
Gardu Pandang Ketep Magelang, Dahsyatnya Merapi sampai Indahnya Panorama 2 Gunung

Gardu Pandang Ketep Magelang, Dahsyatnya Merapi sampai Indahnya Panorama 2 Gunung

Jalan Jalan
Spot Sunset Jakarta, Menikmati Matahari Terbenam di Halte Bundaran HI

Spot Sunset Jakarta, Menikmati Matahari Terbenam di Halte Bundaran HI

Jalan Jalan
Naik 87 Persen, Angkasa Pura I Layani 4,8 Juta Penumpang per Februari 2023

Naik 87 Persen, Angkasa Pura I Layani 4,8 Juta Penumpang per Februari 2023

Travel Update
Museum Basoeki Abdullah: Lokasi, Jam Buka, Harga Tiket, dan Fasilitas

Museum Basoeki Abdullah: Lokasi, Jam Buka, Harga Tiket, dan Fasilitas

Jalan Jalan
10 Wisata Tersembunyi di Ubud, Ada Pura hingga Museum

10 Wisata Tersembunyi di Ubud, Ada Pura hingga Museum

Jalan Jalan
Menara Langit Merapi di Gardu Pandang Ketep Sudah Bisa Dikunjungi Wisatawan

Menara Langit Merapi di Gardu Pandang Ketep Sudah Bisa Dikunjungi Wisatawan

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+