Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Aneka Sarapan Khas dari Indonesia, Pernah Coba?

Kompas.com - 15/06/2019, 08:47 WIB
Silvita Agmasari,
Sri Anindiati Nursastri

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Sarapan terbilang penting sebagai asupan melaksanan aktivitas di awal hari. Hal yang menarik jika berkunjung ke berbagai daerah di Indonesia, waktu sarapan berarti waktunya makanan khas daerah keluar.

Saat makan di pagi hari, kamu akan dengan mudah menemukan hidangan khas yang disantap oleh orang lokal. Kabar gembiranya lagi, makanan yang dijual untuk sarapan umumnya jauh lebih murah ketimbang siang atau malam hari.

Berikut adalah berbagai sarapan yang disantap oleh orang Indonesia, lezat dan mengenyangkan. Sudah pernah coba?

1. Aceh

Sarapan di Aceh terbilang sangat beragam dan berbeda dengan daerah lain di Indonesia. Sebut saja nasi gurih yakni nasi yang dimasak dengan santan kelapa dan berbagai rempah khas Aceh. Disantap dengan lauk ikan balado, tumis sayur, gulai daging, dan sambal.

Selain itu juga ada bubur kanji rumbi, lontong sayur, dan aneka kue khas Aceh. Apapun sarapannya, orang Aceh biasa selalu memulai hari dengan kopi kualitas rasa cafe tetapi harga warung.

Bihun Bebek 75KONTAN/Carolus Agus Waluyo Bihun Bebek 75

2. Medan

Agaknya susah membedakan makanan sarapan dan makan siang orang Medan. Sebab orang Medan terbiasa menyantap sarapan porsi besar. Contohnya nasi gurih, lontong sayur, bakmi, mie balap (tumis) dengan ciri isian banyak dan bungkus lapis daun pisang, bihun bebek, dan soto.

Kuncinya carilah penjual yang ramai pembeli di pagi hari, orang Medan biasanya memiliki langganan penjual makanan khususnya di pagi hari.

TekwanARSIP DOYANKULINER.COM Tekwan

3. Palembang

Seberapa cinta kamu terhadap pempek? Sebab kalau bicara pempek, orang Palembang menyantap hidangan satu ini mulai dari pagi sampai malam hari. Pada dasarnya orang Palembang doyan menyantap olahan ikan, tak terkecuali untuk sarapan.

Ada laksan yakni pempek dipotong tipis disantap kuah lontong, celimpungan yakni bakso ikan kenyal disantap kuah kuning, tekwan yakni bakso ikan kenyal dengan kaldu bening, dan mie celor.

Berbagai makanan betawi di Restoran Satoo, Hotel Shangri-La, Jakarta. Diantaranya, asinan betawi, nasi uduk betawi, soto betawi dan masih banyak lagi.KOMPAS.COM/gaby bunga saputra Berbagai makanan betawi di Restoran Satoo, Hotel Shangri-La, Jakarta. Diantaranya, asinan betawi, nasi uduk betawi, soto betawi dan masih banyak lagi.

4. Jakarta

Sarapan di Jakarta sangat beragam, lantaran ibu kota merupakan titik temu masyarakat dari berbagai daerah. Namun jika bicara hidangan asli Jakarta atu Betawi sarapan yang dijual umumnya adalah nasi uduk dan karedok.

Sebenarnya ada juga bubur ase, yakni bubur dengan kuah semur. Namun makanan ini sudah sangat langka dan sulit ditemui.

Halaman Berikutnya
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Wahana dan Kolam Renang di Kampoeng Kaliboto Waterboom Karanganyar

Wahana dan Kolam Renang di Kampoeng Kaliboto Waterboom Karanganyar

Jalan Jalan
Gunung Ruang Meletus, AirAsia Batalkan Penerbangan ke Kota Kinabalu

Gunung Ruang Meletus, AirAsia Batalkan Penerbangan ke Kota Kinabalu

Travel Update
Kampoeng Kaliboto Waterboom: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Kampoeng Kaliboto Waterboom: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Jalan Jalan
Aktivitas Wisata di The Nice Garden Serpong

Aktivitas Wisata di The Nice Garden Serpong

Jalan Jalan
Delegasi Dialog Tingkat Tinggi dari China Akan Berwisata ke Pulau Padar Labuan Bajo

Delegasi Dialog Tingkat Tinggi dari China Akan Berwisata ke Pulau Padar Labuan Bajo

Travel Update
The Nice Garden Serpong: Tiket Masuk, Jam Buka, dan Lokasi

The Nice Garden Serpong: Tiket Masuk, Jam Buka, dan Lokasi

Jalan Jalan
Cara ke Sukabumi dari Bandung Naik Kendaraan Umum dan Travel

Cara ke Sukabumi dari Bandung Naik Kendaraan Umum dan Travel

Travel Tips
Pengembangan Bakauheni Harbour City di Lampung, Tempat Wisata Dekat Pelabuhan

Pengembangan Bakauheni Harbour City di Lampung, Tempat Wisata Dekat Pelabuhan

Travel Update
Asita Run 2024 Digelar di Bali Pekan Ini, Terbuka untuk Turis Asing

Asita Run 2024 Digelar di Bali Pekan Ini, Terbuka untuk Turis Asing

Travel Update
13 Telur Komodo Menetas di Pulau Rinca TN Komodo pada Awal 2024

13 Telur Komodo Menetas di Pulau Rinca TN Komodo pada Awal 2024

Travel Update
Tanggapan Kemenparekraf soal Jam Kerja 'Overtime' Sopir Bus Pariwisata

Tanggapan Kemenparekraf soal Jam Kerja "Overtime" Sopir Bus Pariwisata

Travel Update
Tip Jalan-jalan Jenius ke Luar Negeri, Tukar Mata Uang Asing 24/7 Langsung dari Aplikasi

Tip Jalan-jalan Jenius ke Luar Negeri, Tukar Mata Uang Asing 24/7 Langsung dari Aplikasi

BrandzView
Vietnam dan China Siap Bangun Jalur Kereta Cepat Sebelum 2030

Vietnam dan China Siap Bangun Jalur Kereta Cepat Sebelum 2030

Travel Update
Libur Lebaran, Tren Kunjungan Wisatawan di Labuan Bajo Meningkat

Libur Lebaran, Tren Kunjungan Wisatawan di Labuan Bajo Meningkat

Travel Update
ASDP Catat Perbedaan Tren Mudik dan Arus Balik Lebaran 2024 Merak-Bakauheni

ASDP Catat Perbedaan Tren Mudik dan Arus Balik Lebaran 2024 Merak-Bakauheni

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com