Gunung Rinjani Kembali Dibuka! Ini Aturan Serta Harga Tiketnya

Kompas.com - 17/06/2019, 19:06 WIB
Lombok, Kompas.Com-Seorang wisatawan memotret keindahan  Gunung Rinjani dari Desa Sembalun Lawang, Lombok Timur. Hari ini Gunung Rinjani telah resmi dibuka kembali bagi wisatawan, paska gempa Agustus 2018 silam.Fitri Rachmawati Lombok, Kompas.Com-Seorang wisatawan memotret keindahan Gunung Rinjani dari Desa Sembalun Lawang, Lombok Timur. Hari ini Gunung Rinjani telah resmi dibuka kembali bagi wisatawan, paska gempa Agustus 2018 silam.

KOMPAS.com – Gunung Rinjani sempat ditutup sejak gempa menerjang Lombok sekitar Agustus 2018 silam. Kini, Gunung yang memiliki ketinggian 3.726 mdpl tersebut kembali dibuka mulai tanggal 14 Juni 2019 kemarin.

Namun meski sudah dibuka kembali untuk pendaki, ada beberapa ketentuan yang harus dipenuhi oleh para pendaki. Berikut Kompas ravel merangkum beberapa aturan, serta harga tiket untuk mendaki Rinjani yang harus kamu tahu jika ingin naik ke Gunung Rinjani:

Aturan

1. Harus registrasi online

Untuk naik ke Rinjani, langkah pertama yang harus dilakukan oleh para pendaki adalah melakukan registrasi secara online. Booking online ke Gunung Rinjani bisa dilakukan melalui website https://www.erinjani.id/ atau melalui aplikasi eRinjani yang bisa didownload di playstore.

Usai membuka website tersebut selanjutnya isikan data, serta tanggal keberangkatan.

Setelahnya calon pendaki wajib menunjukkan ePrint booking code, kartu identitas, tiket asuransi jiwa dan surat keterangan sehat untuk keperluan verifikasi pendaki kepada petugas di pintu masuk pendakian.

2. Dibuka 4 jalur dan kuota dibatasi

Untuk mendaki ke Gunung Rinjani, dibuka 4 jalur yakni Sembalun, Timbanuh, Senaru serta Aikberik. Masing-masing jalur memiliki batasan kuota pendaki. Melalui jalur Sembalun (Lombok Timur) sebanyak 150 orang, jalur Timbanuh (Lombok Utara) 100 orang, jalur Senaru (Lombok Utara) 150 orang, dan Aikberik (Lombok Tengah) sebanyak 100 orang.

Jika dikalkulasi perhari hanya 500 pendaki yang boleh diizinkan mendaki ke Gunung Rinjani, itu sudah termasuk porter dan guide.

3. Hanya sampai Pelawangan

Meski telah dibuka, para pendaki belum diperkenankan menuju puncak Rinjani dan Danau Segara Anak, mereka hanya bisa sampai di Pelawangan.

Pelawangan dianggap cukup layak dijadikan akhir pendakian untuk sementara ini hingga PVMBG menilai seluruh kawasan aman.

Tapi meskipun demikian, rasanya para pendaki tak perlu kecewa karena panorama Pelawangan Sembalun atau Senaru sudah cukup cantik.

Halaman:
Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Close Ads X