Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 17/06/2019, 20:06 WIB

KOMPAS.com- Beberapa waktu lalu sempat viral berita tentang rujak cingur seharga Rp 60.000 di Surabaya. Menurut penuturan penjual yang menyayangkan viralnya video tersebut, sebenarnya rujaknya lumrah dihargai sekian lantaran porsi rujak cingurnya bisa dinikmati untuk 2-3 orang.

Baca juga: Kisah Penjual Rujak Cingur Rp 60.000 di Surabaya yang Viral, Dapat Teror Puluhan Kali hingga Biayai Suami Cuci Darah

Rujak cingur merupakan salah satu khasanah kuliner Indonesia, berikut KompasTravel merangkum beberapa fakta seputar Rujak Cingur khas Surabaya:

1. Khas dengan petis dan pisang kluthuk

Seorang penjual Rujak Cingur Wonogiri, Mbak Yayuk, yang merupakan warga asli Surabaya menuturkan bahwa rasa rujak cingur yang enak tergantung dari rasa sambal petis yang digunakan.

Ia juga menuturkan, keunikan lain juga adanya parutan dari pisang kluthuk yang dicampur dengan bumbu dan sambal kacang.

Guna mendapatkan rasa yang memuaskan, ia bahkan harus mendapatkan sambal petis yang asli dari Surabaya.

“Sambal petisnya itu nggak bisa sembarangan. Saya sampai mencoba 5 sambal petis dari pabrik yang berbeda. Hanya satu yang menurut saya enak dan saya jual di sini,” tuturnya.

Perempuan paruh baya itu juga sempat bercerita, kalau dulu sewaktu ia kecil penjual Rujak Cingur di Surabaya banyak berjajar di Kampung Blauran.

Dulu para pedagang berjajar-jajar menjual berbagai kuliner seperti kolak dan rujak cingur di kawasan yang merupakan salah satu kota tua di Surabaya tersebut.

2. Makanan yang kaya gizi

Isi rujak cingur adalah sayuran, buah-buahan, tahu tempe, serta cingur dan lontong. Makanan yang menyehatkan karna mengandung beberapa gizi berupa vitamin, serat, protein dan karbohidrat. Selain rasanya segar, enak dan mengenyangkan rujak cingur tentunya juga menyehatkan.

3. Bisa ditemukan di berbagai tempat

Meski berasal dari Surabaya, tetapi rujak cingur kini bisa kita jumpai di banyak tempat di Indonesia. Kamu bisa menemukan di pedagang kaki lima, maupun di area resto-resto berkelas.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Legenda Danau Toba, Tercipta akibat Amarah Putri Jelmaan Ikan

Legenda Danau Toba, Tercipta akibat Amarah Putri Jelmaan Ikan

Jalan Jalan
4 Maskapai Disebut Ajukan Penerbangan Langsung China-Bali

4 Maskapai Disebut Ajukan Penerbangan Langsung China-Bali

Travel Update
Tarif Bus BST di Kota Solo Awal 2023, Tak Lagi Gratis

Tarif Bus BST di Kota Solo Awal 2023, Tak Lagi Gratis

Travel Update
Pendakian Gunung Raung via Kalibaru Buka Kembali 1 FebruariĀ 2023

Pendakian Gunung Raung via Kalibaru Buka Kembali 1 FebruariĀ 2023

Travel Update
Panduan Lengkap ke Holeo Golf & Museum di Jakarta Barat

Panduan Lengkap ke Holeo Golf & Museum di Jakarta Barat

Travel Tips
Aturan Bagasi Pesawat Terbaru dari 7 Maskapai Indonesia

Aturan Bagasi Pesawat Terbaru dari 7 Maskapai Indonesia

Travel Update
Cara ke Solo Safari Naik Batik Solo Trans dari Stasiun Purwosari dan Solobalapan

Cara ke Solo Safari Naik Batik Solo Trans dari Stasiun Purwosari dan Solobalapan

Travel Tips
Sampah Plastik Masih Jadi Masalah di Area Konservasi TN Komodo

Sampah Plastik Masih Jadi Masalah di Area Konservasi TN Komodo

Travel Update
Naik Bus Macito di Malang, Wisatawan Segera Bisa Berfoto di Kampung Heritage Kayutangan

Naik Bus Macito di Malang, Wisatawan Segera Bisa Berfoto di Kampung Heritage Kayutangan

Jalan Jalan
Waterfront Marina dan Puncak Waringin Labuan Bajo, Ruang Aktivitas Kreatif Masyarakat dan Wisatawan

Waterfront Marina dan Puncak Waringin Labuan Bajo, Ruang Aktivitas Kreatif Masyarakat dan Wisatawan

Jalan Jalan
Pantai Sekitar Samarinda dan Bontang, Ada yang Harus Menyeberang Dahulu

Pantai Sekitar Samarinda dan Bontang, Ada yang Harus Menyeberang Dahulu

Jalan Jalan
Hari Terakhir Grebeg Sudiro 2023, Lampion Pasar Gede Tetap Menyala sampai Cap Go Meh

Hari Terakhir Grebeg Sudiro 2023, Lampion Pasar Gede Tetap Menyala sampai Cap Go Meh

Travel Update
Kafe Unik di Malang, Bisa Ngopi Sambil Bikin Kaus

Kafe Unik di Malang, Bisa Ngopi Sambil Bikin Kaus

Jalan Jalan
Mumi Tertua dan Telengkap Ditemukan Dekat Piramida di Saqqara, Mesir

Mumi Tertua dan Telengkap Ditemukan Dekat Piramida di Saqqara, Mesir

Travel Update
Semesta's Gallery, Tempat Healing Baru nan Nyaman di Jakarta Selatan

Semesta's Gallery, Tempat Healing Baru nan Nyaman di Jakarta Selatan

Jalan Jalan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+