Kompas.com - 22/06/2019, 17:00 WIB
Botol-botol bermerk Bir Pletok Peci Merah saat dijajakan pada acara Festival Betawi di Gedung Smesco, Jakarta Selatan, Kamis (31/5/2018). KOMPAS.com/Ardito Ramadhan DBotol-botol bermerk Bir Pletok Peci Merah saat dijajakan pada acara Festival Betawi di Gedung Smesco, Jakarta Selatan, Kamis (31/5/2018).

KOMPAS.com – Masyarakat Betawi memiliki beragam warisan kuliner yang sangat menarik untuk dibahas. Karena keunikannya, saat ini keberadaan berbagai macam kuliner khas tersebut kian dicari.

Tak hanya kulinernya yang unik, masyarakat Betawi tempo dulu ternyata memiliki aneka minuman khas yang memiliki citarasa sangat unik. Beberapa minuman khas Betawi kuno tersebut masih dapat kita temui hingga saat ini.

Berikut KompasTravel merangkum 6 minuman yang digemari masyarakat Betawi kuno yang masih dapat kita temui kini berdasarkan Abdul Chaer dalam bukunya yang berjudul Betawi Tempoe Doeloe: Menelusuri Sejarah Kebudayaan Betawi.

Kopi Jahe hasil racikan dapur Koffie Warung Tinggi.KOMPAS.COM/FIRA ABDURACHMAN Kopi Jahe hasil racikan dapur Koffie Warung Tinggi.
1. Kopi Jahe

Kopi jahe merupakan salah satu minuman kegemaran orang Betawi tempo dulu yang masih dapat kamu temukan saat ini.

Adapun kopi sebenarnya merupakan minuman yang bersifat internasional, tetapi kopi jahe merupakan salah satu minuman khas Betawi yang sangat populer di masa lalu, terutama di lingkungan keluarga Betawi-Arab.

Orang betawi menyebut kopi dengan istilah gahwa sedangkan kopi jahe disebut dengan istilah zanzabil. Kopi jahe pada saat itu tergolong minuman istimewa yang hanya disajikan untuk tamu-tamu tertentu atau di acara-acara tertentu.

Daun teh yang telah diseduh.KOMPAS.com/Nabilla Tashandra Daun teh yang telah diseduh.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

2. Teh

Sama halnya dengan jahe, teh juga merupakan minuman yang bersifat internasional. Namun teh merupakan minuman yang telah dikenal dan sangat digemari masyarakat betawi tempo dulu.

Masyarakat Betawi kuno menyebut teh dengan istilah sahi. Kemudian kegiatan meminum teh disebut dengan istilah nyahi. Hingga kini keberadan teh masih sangat mudah ditemui bahkan telah lekat dengan kebudayaan masyarakat Betawa dan masyarakat Indonesia pada umumnya.

 Sop Buah CincauTABLOID NAKITA/FERDIANSYAH Sop Buah Cincau

3. Cingcau

Cingcau atau cincau merupakan salah satu bahan pembuatan minuman yang sangat disukai masyarakat Betawi sejak zaman dulu. Cingcau merupakan hasil perasan daun sejenis tanaman merambat bernama cingcau yang kemudian dikentalkan.

Cingcau biasanya dicampur dengan santan, gula, dan ditambahkan es batu. Hingga kini keberadaan cingcau masih sangat mudah ditemui.

ILUSTRASI - Es dawet. KOMPAS.COM/FELICITAS HARMANDINI ILUSTRASI - Es dawet.

Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Daftar Desa Wisata Pemenang Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021

Daftar Desa Wisata Pemenang Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021

Travel Update
Masa Karantina 10 Hari untuk Antisipasi Omicron dan Turis Indonesia ke Luar Negeri

Masa Karantina 10 Hari untuk Antisipasi Omicron dan Turis Indonesia ke Luar Negeri

Travel Update
Garuda Indonesia Travel Fair, Jakarta-Labuan Bajo PP Rp 1,3 Jutaan

Garuda Indonesia Travel Fair, Jakarta-Labuan Bajo PP Rp 1,3 Jutaan

Travel Promo
Gunung Barujari Level II Waspada, TN Gunung Rinjani Batasi Pendakian

Gunung Barujari Level II Waspada, TN Gunung Rinjani Batasi Pendakian

Travel Update
TN Gunung Rinjani Tutup 3 Tempat Wisata Alam hingga Maret 2022

TN Gunung Rinjani Tutup 3 Tempat Wisata Alam hingga Maret 2022

Travel Update
Dafam Hotel Management Diakuisisi Artotel Group

Dafam Hotel Management Diakuisisi Artotel Group

Travel Update
PPKM Level 3 Nataru Batal, Pelaku Pariwisata Minta Pemerintah Tak Beri Harapan Palsu

PPKM Level 3 Nataru Batal, Pelaku Pariwisata Minta Pemerintah Tak Beri Harapan Palsu

Travel Update
Pelaku Wisata di Bantul Sambut Pembatalan PPKM Level 3 Saat Nataru

Pelaku Wisata di Bantul Sambut Pembatalan PPKM Level 3 Saat Nataru

Travel Update
Daftar Negara Asal Turis Asing yang Bisa ke Indonesia Tak Berubah meski Ada Omicron

Daftar Negara Asal Turis Asing yang Bisa ke Indonesia Tak Berubah meski Ada Omicron

Travel Update
Wisatawan di Gunung Bromo Dilarang Masuk Radius 1 Km dari Kawah Aktif, Ada Apa?

Wisatawan di Gunung Bromo Dilarang Masuk Radius 1 Km dari Kawah Aktif, Ada Apa?

Travel Update
Kembangkan Wellness Tourism, Yuk Kenali Rekomendasi Wisata Sehat di Korea

Kembangkan Wellness Tourism, Yuk Kenali Rekomendasi Wisata Sehat di Korea

BrandzView
Desa Wisata Sekitar Semeru Terdampak Erupsi, Ini Bantuan Kemenparekraf

Desa Wisata Sekitar Semeru Terdampak Erupsi, Ini Bantuan Kemenparekraf

Travel Update
Indonesia Perketat Kedatangan Internasional, Antisipasi Varian Omicron

Indonesia Perketat Kedatangan Internasional, Antisipasi Varian Omicron

Travel Update
Libur Nataru, Kebijakan Ganjil Genap di Kawasan Wisata Bukan dari Kemenparekraf

Libur Nataru, Kebijakan Ganjil Genap di Kawasan Wisata Bukan dari Kemenparekraf

Travel Update
PPKM Level 3 Saat Nataru Batal, Tempat Wisata Boleh Buka tapi Diperketat

PPKM Level 3 Saat Nataru Batal, Tempat Wisata Boleh Buka tapi Diperketat

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.