Kompas.com - 24/06/2019, 22:04 WIB
Embun di dataran tinggi Dieng, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, kembali membeku, Sabtu (22/6/2919). KOMPAS.com/DOK UPT PENGELOLAAN OBYEK WISATA BANJARNEGARAEmbun di dataran tinggi Dieng, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, kembali membeku, Sabtu (22/6/2919).

KOMPAS.com – Fenomena embun es yang melanda Dieng terutama di sekitar komplek Candi Arjuna menjadi perhatian warganet dan wisatawan. Selain langka, embun es yang menyelimuti Dieng memang terlihat cantik.

Namun sebagai wisatawan yang baik, sebaiknya jangan hanya tahu tentang embun es yang cantik. Tapi ketahui pula beberapa fakta seputar embun es yang selimuti wilayah Dieng.

1. Mengancam Petani

Dibalik kecantikan embun es yang menarik para wisatawan, rupanya embun es menjadi ancaman tersendiri bagi petani.

Kepala Desa Dieng Kulon Slamet Budiono mengatakan embun es cukup tebal menyelimuti lahan pertanian kentang milik warga yang tidak jauh dari kompleks Candi Arjuna. Kondisi tersebut berpotensi mematikan tanaman kentang yang ditanam warga.

"Mei mulai ada bun upas (embun es), tapi tipis. Belum sampai berdampak ke lahan pertanian. Tadi pagi mulai merambah ke tanaman kentang," kata Slamet saat dihubungi, Senin (24/06/2019).

Menurut Slamet, lahan tanaman kentang yang terdampak embun es seluas lima hektar dari total 15 hektar perkebunan yang ada di sekitar Candi Arjuna. Menurutnya, tanaman kentang yang terkena embun es akan layu. Selanjutnya tanaman kentang akan mengering dan mati.

2. Puncaknya di Bulan Agustus

Fenomena embun membeku menjadi es di kawasan dataran tinggi Dieng, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, muncul pada saat peralihan musim hujan ke kemarau. Puncak musim kemarau diperkirakan sekitar bulan Agustus.

"Di Dieng memang acap kali muncul, terutama di musim peralihan dari musim hujan ke musim kemarau dan juga pada puncak musim kemarau. Diprediksi puncaknya pada Agustus," kata Kepala Stasiun Geofisika BMKG Banjarnegara Setyoajie Prayoedhie melalui keterangan tertulis, Sabtu (18/5/2019).

3. Fenomena Tersebut Disebut Frost

Embun membeku menjadi es di komplek Candi Arjuna Dieng, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Sabtu (18/5/2019) pagi.KOMPAS.com/DOK DINAS PARIWISATA DAN KEBUDAYAAN BANJARNEGARA Embun membeku menjadi es di komplek Candi Arjuna Dieng, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Sabtu (18/5/2019) pagi.

Embun beku di Dieng disebut dengan frost, yaitu uap air yang membeku. Setyoajie menjelaskan fenomena frost yang muncul di Dieng salah satunya dipengaruhi oleh kondisi topografi lokal Dieng.

Menurutnya, beberapa tempat yang berada pada ketinggian, terutama di daerah pegunungan, diindikasikan akan berpeluang untuk mengalami kondisi udara permukaan kurang dari titik beku 0 derajat celcius,

Hal itu, kata Setyoajie, disebabkan molekul udara di daerah pegunungan lebih renggang dari pada dataran rendah sehingga sangat cepat mengalami pendinginan. Khususnya pada saat cuaca cerah tidak tertutup awan atau hujan.

Dampaknya adalah uap air di udara akan mengalami kondensasi pada malam hari dan kemudian mengembun untuk menempel jatuh di tanah, dedaunan atau rumput.

Fenomena frost oleh masyarakat sekitar disebut dengan "bun upas".

4. Persiapkan Beberapa Hal Untuk Melihatnya

Embun es muncul di kompleks Candi Arjuna Dieng, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Senin (24/6/2019).KOMPAS.com/DOK UPT PENGELOLAAN OBYEK WISATA BANJARNEGARA Embun es muncul di kompleks Candi Arjuna Dieng, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Senin (24/6/2019).

Fenomena frost di Dieng menarik banyak wisatawan. Berbagai wisatawan dari beberapa kota di luar Dieng juga terpantau datang ke sana.

Namun sebelum ke sana, Kepala UPT Pengelolaan Obyek Wisata Banjarnegara Aryadi Darwanto meminta wisatawan yang akan berkunjung di kawasan Dieng melakukan persiapan khusus dengan membawa perlengkapan yang memadai.

"Khususnya untuk wisatawan yang akan menginap, perlu membawa ekstra jaket. Kalau yang mau menikmati sunrise harus membawa kaos kaki, penutup kepala, dan sepatu," kata Aryadi saat dihubungi, Minggu (19/5/2019).

Baca juga: Suhu Dieng Minus 9 Derajat, Perhatikan 4 Hal Ini Agar Tak Kedinginan

5. Mencapai minus 9 derajat

Tahun ini, embun es terjadi beberapa kali. Namun saat itu suhu udara berkisar antara 1 derajat Celsius hingga 2 derajat Celsius.

Namun pada Senin (24/06/2019) suhu mencapai hingga minus 9 derajat Celcius.

"Kalau tahun-tahun sebelumnya katanya suhu terendah minus 8 derajat Celsius," ujar Aryadi Kepala Unit Pengelola Teknis (UPT) Pengelolaan Obyek Wisata Banjarnegara.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Nginap di 5 Kamar Hotel Jakarta Ini Serasa Staycation di Singapura

Nginap di 5 Kamar Hotel Jakarta Ini Serasa Staycation di Singapura

Jalan Jalan
Stasiun Pasar Senen dan Gambir Jakarta Kini Punya Hutan Mini Instagramable

Stasiun Pasar Senen dan Gambir Jakarta Kini Punya Hutan Mini Instagramable

Travel Update
Homestay di Labuan Bajo Fokus Tingkatkan Kualitas Jelang G20

Homestay di Labuan Bajo Fokus Tingkatkan Kualitas Jelang G20

Travel Update
Blue Pass untuk Turis Travel Bubble Bisa Lacak Kontak Erat Covid-19

Blue Pass untuk Turis Travel Bubble Bisa Lacak Kontak Erat Covid-19

Travel Update
Artotel Thamrin-Jakarta Tawarkan Sensasi Staycation Bertema Singapura

Artotel Thamrin-Jakarta Tawarkan Sensasi Staycation Bertema Singapura

Travel Update
Hari Kelima Travel Bubble Singapura-Indonesia, Turis Asing Masih Sepi

Hari Kelima Travel Bubble Singapura-Indonesia, Turis Asing Masih Sepi

Travel Update
Studio Ghibli akan Buka Ghibli Park di Jepang pada November 2022

Studio Ghibli akan Buka Ghibli Park di Jepang pada November 2022

Travel Update
Jangan Lakukan 3 Kesalahan Umum Ini Saat Bikin Paspor via M-Paspor

Jangan Lakukan 3 Kesalahan Umum Ini Saat Bikin Paspor via M-Paspor

Travel Tips
8 Pecinan di Indonesia yang Penuh Sejarah

8 Pecinan di Indonesia yang Penuh Sejarah

Jalan Jalan
Cara Mengurus Paspor di Kantor Imigrasi Setelah Daftar via M-Paspor

Cara Mengurus Paspor di Kantor Imigrasi Setelah Daftar via M-Paspor

Travel Tips
Turis Asing Boleh Masuk Abu Dhabi, Uni Emirat Arab Tanpa Booster Vaksin

Turis Asing Boleh Masuk Abu Dhabi, Uni Emirat Arab Tanpa Booster Vaksin

Travel Update
Autograph Tower, Gedung Tertinggi di Indonesia yang Hampir Rampung

Autograph Tower, Gedung Tertinggi di Indonesia yang Hampir Rampung

Jalan Jalan
Rute ke Puncak Argopura Ketep Pass dari Kota Magelang, Cuma 1 Jam

Rute ke Puncak Argopura Ketep Pass dari Kota Magelang, Cuma 1 Jam

Travel Tips
Rute ke Pemandian Alam Selokambang di Lumajang, Dekat Pusat Kota

Rute ke Pemandian Alam Selokambang di Lumajang, Dekat Pusat Kota

Travel Tips
Wisata Gunung Batur Bali, Bisa Makan Telur yang Dimasak dari Panas Bumi

Wisata Gunung Batur Bali, Bisa Makan Telur yang Dimasak dari Panas Bumi

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.