7 Fakta Tidak Biasa tentang Pantai Kelingking

Kompas.com - 25/06/2019, 10:08 WIB
Pantai Kelingking di Nusa Penida, Bali. Dok. Shutterstock Pantai Kelingking di Nusa Penida, Bali.

KOMPAS.com – Pulau  Nusa Penida tak bisa dibilang besar. Meski begitu, pulau di dekat Bali ini memiliki sejumlah pantai yang sangat eksotis. Kelingking adalah salah satunya.

Pantai ini membuat wisatawan rela mengantre hingga satu jam untuk sekadar berfoto di sana. Selain eksotis, ada beberapa fakta tentang Pantai Kelingking yang wajib Kamu tahu.

1. Menyerupai jari kelingking

Pintu masuk pantai ini terletak di sebuah tebing dengan bukit memanjang dan menjorok ke arah laut, menyerupai jari kelingking.

Sisi barat dari bukit ini terdapat pantai berpasir yang bisa dijangkau dengan berjalan kaki, menyusuri anak tangga yang cukup menguras fisik.

2. Ada yang menyebut mirip T-Rex

Pemandangan Pantai Kelingking dari atas merupakan pemandangan eksotis Tebing Paluang, atau yang sering disebut Karang Dawa. Paluang adalah nama pura yang letaknya tidak jauh dari tebing ini, sedangkan Karang Dawa adalah nama desanya.

Tebing ini mempunyai bentuk yang sangat unik. Jika dilihat dari atas seperti bentuk anak ikan paus yang sedang berbaring di tepi lautan selain itu, banyak juga yang menganggapnya mirip leher Tyrannosaurus Rex (T-Rex).

3. Medannya cukup ekstrem

Panorama Pantai  di Nusa Penida, Klungkung, Bali, ?Surga Biru? bagi wisatawan. Pantai itu memiliki daratan yang menjorok ke laut seperti jari kelingking.KOMPAS/HENDRIYO WIDI Panorama Pantai di Nusa Penida, Klungkung, Bali, ?Surga Biru? bagi wisatawan. Pantai itu memiliki daratan yang menjorok ke laut seperti jari kelingking.

Untuk bisa menikmati Pantai Kelingking, wisatawan harus menuruni tebing terjal dengan kemiringan sekitar 70-80 derajat dan hanya berpegangan pada pagar kayu seadanya. Atau bisa menggunakan kapal yang bisa dilalui dari pelabuhan ke pantai.

4. Pohon Cinta

Masih satu lokasi dengan "Kelingking Secret Point", terdapat sebuah pohon yang bernama pohon cinta. Penamaan pohon ini bermula dari sepasang pasangan yang melakukan foto pre-wedding di pohon ini. Kemudian banyak pasangan lain yang juga gemar berfoto disini.
Karena itu, pohon ini dinamakan pohon cinta.

Halaman:
Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Close Ads X