Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 25/06/2019, 11:09 WIB

MAGELANG, KOMPAS.com – Air terjun di kawasan pegunungan merupakan obyek wisata yang pas dikunjungi untuk mengisi liburan. Kesejukan ganda dari air dan udara gunung menjadi dua hal yang akan membuat liburanmu semakin berkesan.

Ada banyak air terjun yang ada di kawasan pegunungan. Beberapa di antaranya memang sulit dijangkau, tetapi tidak sedikit pula yang mudah untuk dijangkau. Jika hanya ingin berwisata di air terjun tanpa berpetualang di alam, pilihlah air terjun yang aksesnya mudah.

Baca juga: Menembus Semak dan Hutan Menuju Air Terjun Muncar, Simak Tipsnya

Salah satu obyek wisata air terjun yang bisa dikunjungi adalah Grenjengan Kembar. Air terjun ini berada di lereng sebelah barat Gunung Merbabu. Keberadaan air terjun ini pun menjadi salah satu alternatif obyek wisata yang tersebar di sekitar gunung itu.

Air Terjun Grenjengan Kembar tepatnya berada di Desa Muneng Warangan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Jarak tempuh dari Kota Magelang adah kurang-lebih 24 kilometer dengan waktu tempuh sekitar satu jam.

Pesona air terjun kembar

Dari area parkir, pengunjung yang akan mencapai titik air terjun harus berjalan sekitar 5-10 menit. Meski demikian, rute yang harus dilalui tidaklah berat. Kondisi jalan setapak juga sudah baik dan mudah dilalui.

Sesuai dengan namanya, Grenjengan Kembar merupakan air terjun dengan aliran ganda atu kembar. Tentu air terjun semacam ini merupakan sesuatu yang langka. Kebanyakan air terjun biasanya hanya memiliki satu aliran saja.

Baca juga: Segarnya Air Terjun Kedung Pedut, Pemandian Alami di Kulon Progo

Selain unik, Air Terjun Grenjengan Kembar juga begitu menyegarkan. Berada di sekitar ketinggian 1.000 meter di atas pemukaan laut (mdpl) membuat udara khas pegunungan sangat terasa.

Air Terjun Grenjengan Kembar di Lereng Gunung Merbabu.Kompas.com/Anggara Wikan Prasetya Air Terjun Grenjengan Kembar di Lereng Gunung Merbabu.

Sejuknya udara gunung semakin terasa dengan letak air terjun yang berada di tengah kawasan hutan. Pengunjung tidak perlu khawatir akan panasnya sinar matahari jika berkunjung siang karena terhalang oleh pepohonan.

Sumber air terjun yang berasal dari Gunung Merbabu juga membuatnya begitu segar. Saat disentuh, air terasa begitu sejuk. Mencuci muka dengan air tersebut seolah bisa mengusir lelah dan kantuk selama perjalanan.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman Selanjutnya
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+