Kompas.com - 26/06/2019, 18:06 WIB

KOMPAS.com - Kementerian Pariwisata Republik Indonesia tengah menyusun Rencana Strategis (Renstra) Pengembangan Pariwisata Halal 2019-2024 dan melakukan Pra Konvensi Nasional Pedoman Penyelenggaraan Pariwisata Halal Indonesia.

Langkah ini ditempuh agar pedoman mengenai batasan-batasan wisata halal di Indonesia segera dapat disahkan. Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, setidaknya ada 13 bidang dalam pariwisata Indonesia yang perlu dibuatkan pedoman pelaksanaannya.

Mengenai penerbitan pedoman, lanjut Arief, pihaknya akan menerbitkan secara bertahap sesuai tingkat kebutuhannya di Pariwisata Indonesia.

"Jadi kami tanya ke para pelaku usaha, mana yang paling dibutuhkan untuk kita terbitkan pedoman wisata halal," ujarnya di Hotel Hermitage, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (25/6/2019).

Baca juga: 5 dari 10 Destinasi Wisata Halal Terbaik Dunia 2019 Ada di Indonesia

Dari hasil survey tersebut, setidaknya ada empat bidang yang nantinya akan jadi prioritas. Salah satunya di bidang spa.

Menurut Menpar, bidang spa selama ini masih jarang menjadi sorotan. Meski demikian Ia menilai penyusunan pedoman di bidang ini perlu diprioritaskan.

"Akhirnya empatlah. Nomor satu makanan, nomor dua hotel, nomor tiga biro perjalanan wisata, nomor empat spa. Empat itu yang akan dikeluarkan pedomannya terlebih dahulu," paparnya.

Baca juga: Ini Alasan Turis Australia dan Eropa Gemar Wisata Spa Bali

Ia mengatakan, meski telah menetapkan empat bidang prioritas, bidang-bidang lain tak akan dikesampingkan.

"Yang lain-lain bersifat umum. Pengelolaan destinasi itu sifatnya umum tapi akan kita atur. Yang kedua mengenai pemasaran sifatnya lebih umum lagi, mengikuti kaidah-kaidah strategi pemasaran yang ada. Tapi poin saya itu, kita akan memulai dari yang paling dibutuhkan," lanjutnya.

Adapun tujuan dari pengembangan pariwisata halal yaitu untuk meningkatkan kualitas destinasi pariwisata halal nasional, menjadikan Indonesia sebagai tujuan wisata halal favorit dunia, mewujudkan industri halal nasional yang kompetitif, dan meningkatkan kualifikasi kelembagaan pariwisata halal nasional.

Menpar berharap dengan penyusunan pedoman wisata halal ini seluruh pemangku kepentingan pariwisata halal Indonesia memiliki kesamaan pemahaman mengenai pengembangan pariwisata halal dan menjadi lebih percaya diri untuk mengaplikasikan pariwisata halal Indonesia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pati Ka Du'a Bapu Ata Mata, Ritual Beri Makan Leluhur di Danau Kelimutu

Pati Ka Du'a Bapu Ata Mata, Ritual Beri Makan Leluhur di Danau Kelimutu

Jalan Jalan
Tiket Pesawat Masih Mahal, Sandiaga Prediksi Tarif Turun Akhir Tahun

Tiket Pesawat Masih Mahal, Sandiaga Prediksi Tarif Turun Akhir Tahun

Travel Update
Komunikasi Jadi Kunci Upaya Pariwisata Berkelanjutan di Labuan Bajo

Komunikasi Jadi Kunci Upaya Pariwisata Berkelanjutan di Labuan Bajo

Travel Update
Promo Tiket Garuda Indonesia, Jakarta-Labuan Bajo PP Rp 1,7 Jutaan

Promo Tiket Garuda Indonesia, Jakarta-Labuan Bajo PP Rp 1,7 Jutaan

Travel Promo
HUT Ke-77 RI, Bendera Merah Putih Raksasa Dibentangkan di Gunung Bromo

HUT Ke-77 RI, Bendera Merah Putih Raksasa Dibentangkan di Gunung Bromo

Travel Update
7 Aktivitas Rayakan Hari Kemerdekaan Indonesia, Bisa Jajal 'Road Trip'

7 Aktivitas Rayakan Hari Kemerdekaan Indonesia, Bisa Jajal "Road Trip"

Travel Tips
5 Tempat Wisata yang Gratis Saat HUT ke-77 RI

5 Tempat Wisata yang Gratis Saat HUT ke-77 RI

Travel Promo
Bali Akan Miliki Theme Park Internasional Seluas 57 Hektar

Bali Akan Miliki Theme Park Internasional Seluas 57 Hektar

Travel Update
Lama Tinggal Wisatawan di Gunungkidul Kurang dari 2 Hari

Lama Tinggal Wisatawan di Gunungkidul Kurang dari 2 Hari

Travel Update
Harga Menu Sawah Segar, Tempat Makan di Bogor yang Instagramable

Harga Menu Sawah Segar, Tempat Makan di Bogor yang Instagramable

Travel Tips
Naik AKAP DAMRI, Bisa Pesan Tiket di Alfamart dan Indomaret

Naik AKAP DAMRI, Bisa Pesan Tiket di Alfamart dan Indomaret

Travel Update
Pemerintah Arab Saudi Izinkan Umrah Pakai Visa Turis

Pemerintah Arab Saudi Izinkan Umrah Pakai Visa Turis

Travel Update
11 Hotel Instagramable di Tangerang Dekat Scientia Square Park

11 Hotel Instagramable di Tangerang Dekat Scientia Square Park

Jalan Jalan
Naik Kereta Api, Anak 6-17 Tahun yang Sudah 2 Kali Vaksin Tak Perlu Tes Covid-19

Naik Kereta Api, Anak 6-17 Tahun yang Sudah 2 Kali Vaksin Tak Perlu Tes Covid-19

Travel Update
Kain Tenun Motif Puncatiti, Kekayaan Budaya Masyarakat Congkar di Manggarai Timur

Kain Tenun Motif Puncatiti, Kekayaan Budaya Masyarakat Congkar di Manggarai Timur

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.