Kompas.com - 26/06/2019, 21:07 WIB
Wisatawan berfoto di depan rumah yang dikenal dengan Kampung Pelangi di Kota Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, Sabtu (17/2/2018). Kampung Pelangi merupakan salah satu obyek wisata buatan yang kini dikembangkan oleh Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat untuk menarik kunjungan wisatawan nusantara maupun mancanegara. KOMPAS.com/WAHYU ADITYO PRODJOWisatawan berfoto di depan rumah yang dikenal dengan Kampung Pelangi di Kota Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, Sabtu (17/2/2018). Kampung Pelangi merupakan salah satu obyek wisata buatan yang kini dikembangkan oleh Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat untuk menarik kunjungan wisatawan nusantara maupun mancanegara.

JAKARTA, KOMPAS.com - Survei dari perusahaan penyedia teknologi untuk ekosistem travel, Amadeus, pada 2018 mengungkapkan bahwa bujet pengeluaran untuk berwisata orang Indonesia terbilang paling kecil jika dibandingkan negara-negara lain di Asia Pasifik (negara dengan kekuatan ekonomi yang lebih atau setara. Vietnam, Laos, Kamboja, Myanmar, Timor Leste tidak termasuk dalam daftar).

Jumlah pengeluaran untuk berwisata orang Indonesia pada 2018 mencapai 26 miliar dollar AS. Jika dibandingkan, jumlah pengeluaran orang Thailand untuk berwisata mencapai 27 miliar Dollar AS, Malaysia 30 miliar Dollar AS, dan Filipina 69 dollar AS).

"Dari pandangan personal saya karena sejak tahun kemarin Rupiah mengalami naik turun, melemah dan menguat. Dari segi pariwisata, di Indonesia sendiri ada banyak destinasi liburan dalam negeri jadi orang orang lebih memilih liburan di dalam dari pada ke luar negeri," kata General Manager Amadeus Technology Indonesia Andy Yeow ditemui di kantor Amadeus, Jakarta, Senin (24/6/2019).

Baca juga: Libur Lebaran, Ini 7 Tempat Belanja Murah di Solo dan Yogyakarta

Dengan berwisata dalam negeri makan secara langsung biaya berwisata jadi lebih kecil dibanding ke luar negeri. Ditambah kenaikan harga tiket pesawat domestik, disebutkan Andy, juga memengaruhi keputusan berwisata orang Indonesia.

"Di Indonesia jumlah penduduk kelas (ekonomi) menengah naik, tetapi belanja wisatanya masih kecil. Berarti di masa mendatang kesempatan agen perjalanan akan sangat besar," kata Andy.

Survei Amedus juga mengungkapkan bahwa secara struktur demografi, Indonesia, Filipina, dan Malaysia memiliki kemiripan, yaitu dengan banyaknya usia muda dibanding tua. Di Filipina 40 persen penduduk berusia dibawah 20 tahun, Indonesia 35 persen, dan Malaysia 32 persen untuk komposisi penduduk usia 20 tahun ke bawah.

Populasi penduduk muda ini disebutkan akan menjadi potensi besar pasar pariwisata mulai sekarang sampai 2025.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jangan Lakukan 3 Kesalahan Umum Ini Saat Bikin Paspor via M-Paspor

Jangan Lakukan 3 Kesalahan Umum Ini Saat Bikin Paspor via M-Paspor

Travel Tips
8 Pecinan di Indonesia yang Penuh Sejarah

8 Pecinan di Indonesia yang Penuh Sejarah

Jalan Jalan
Cara Mengurus Paspor di Kantor Imigrasi Setelah Daftar via M-Paspor

Cara Mengurus Paspor di Kantor Imigrasi Setelah Daftar via M-Paspor

Travel Tips
Turis Asing Boleh Masuk Abu Dhabi, Uni Emirat Arab Tanpa Booster Vaksin

Turis Asing Boleh Masuk Abu Dhabi, Uni Emirat Arab Tanpa Booster Vaksin

Travel Update
Autograph Tower, Gedung Tertinggi di Indonesia yang Hampir Rampung

Autograph Tower, Gedung Tertinggi di Indonesia yang Hampir Rampung

Jalan Jalan
Rute ke Puncak Argopura Ketep Pass dari Kota Magelang, Cuma 1 Jam

Rute ke Puncak Argopura Ketep Pass dari Kota Magelang, Cuma 1 Jam

Travel Tips
Rute ke Pemandian Alam Selokambang di Lumajang, Dekat Pusat Kota

Rute ke Pemandian Alam Selokambang di Lumajang, Dekat Pusat Kota

Travel Tips
Wisata Gunung Batur Bali, Bisa Makan Telur yang Dimasak dari Panas Bumi

Wisata Gunung Batur Bali, Bisa Makan Telur yang Dimasak dari Panas Bumi

Jalan Jalan
Cara Bayar Paspor di M-Paspor via ATM, M-Banking, dan Internet Banking

Cara Bayar Paspor di M-Paspor via ATM, M-Banking, dan Internet Banking

Travel Tips
Puncak Argapura Ketep Pass, Wisata Kuliner dengan Panorama 5 Gunung

Puncak Argapura Ketep Pass, Wisata Kuliner dengan Panorama 5 Gunung

Jalan Jalan
Harga Tiket Masuk TMII Dijanjikan Tidak Naik Setelah Revitalisasi

Harga Tiket Masuk TMII Dijanjikan Tidak Naik Setelah Revitalisasi

Travel Update
Unggah Foto Perayaan Imlek di Grand Indonesia Bisa Dapat Promo, Ini Caranya

Unggah Foto Perayaan Imlek di Grand Indonesia Bisa Dapat Promo, Ini Caranya

Travel Promo
Jelang MotoGP, 226 Hotel di Gili Matra NTB Belum Dapat Pesanan

Jelang MotoGP, 226 Hotel di Gili Matra NTB Belum Dapat Pesanan

Travel Update
Panduan Cara Bikin Paspor dengan M-Paspor, Simak agar Tidak Bingung

Panduan Cara Bikin Paspor dengan M-Paspor, Simak agar Tidak Bingung

Travel Tips
5 Penginapan Dekat Nepal van Java, Bisa Ditempuh dengan Jalan Kaki

5 Penginapan Dekat Nepal van Java, Bisa Ditempuh dengan Jalan Kaki

Travel Tips
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.