Suka Mancing? September 2019 Ada Mancing Kelas Dunia di Banggai

Kompas.com - 27/06/2019, 07:24 WIB
Lanskap pantai di Pulau Dua di Desa Kampangar, Kecamatan Balantak , Kabupaten Banggai, Provinsi Sulawesi Tengah, Sabtu (3/12/2016). Di Pulau Dua terkenal dengan wisata pantai dan spot menyelam terbaik di Banggai. KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMOLanskap pantai di Pulau Dua di Desa Kampangar, Kecamatan Balantak , Kabupaten Banggai, Provinsi Sulawesi Tengah, Sabtu (3/12/2016). Di Pulau Dua terkenal dengan wisata pantai dan spot menyelam terbaik di Banggai.


LUWUK, KOMPAS.com - Berkunjung ke Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah tidak lengkap rasanya jika belum berburu ikan di lautnya yang terkenal akan kekayaan bahari. Kondisi tersebut membuat Banggai menjadi tempat yang digemari para pemancing.

Di kalangan pemancing dunia, perairan Banggai dikenal sebagai destinasi wisata mancing kelas dunia karena terdapat banyak ikan eksotis, salah satunya Banggai Cardinal Fish.

Selain itu, perairan Banggai juga masuk dalam jalur migrasi ikan tuna dari kawasan Samudera Pasifik ke Samudera Hindia.

Jika Kamu bertandang ke Banggai pada 27-29 September 2019, ada turnamen mancing kelas dunia, Banggai International Tuna Fishing Tournament (BITFT) 2019. Para pemancing dari berbagai negara akan ikut serta dalam turnamen ini.

Selain ikan tuna, ada 10 spesies ikan lain yang akan dinilai sebagai tangkapan yakni marline, kuwe, eskola, lemadang, kerapu, kakap, barakuda, tenggiri, pelayaran, dan ambarjack.

Wisatawan asing yang mendatangi Pantai Kilo Lima untuk melihat gerhana matahari total di Luwuk, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, Rabu (9/3/2016). KOMPAS.COM/KURNIA SARI AZIZA Wisatawan asing yang mendatangi Pantai Kilo Lima untuk melihat gerhana matahari total di Luwuk, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, Rabu (9/3/2016).

Panitia pun menyediakan lima kapal nelayan untuk dipakai peserta, tetapi pemancing dibolehkan jika ingin membawa kapal sendiri.

Ketua Tim Percepatan Pengembangan Wisata Bahari Kemenpar, Indroyono Soesilo mengatakan, sejauh ini peserta yang telah mendaftar dari Indonesia, Malaysia, dan Timor Leste.

Dia berharap, turnamen ini akan diikuti ratusan peserta dari berbagai negara, termasuk dari Singapura, Australia, Perancis, Jepang, dan lain-lain.

Baca juga: Turnamen Golf Batam Tarik Minat Ratusan Turis Asing

Event ini kami harapkan bisa mendorong popularitas wisata memancing, karena datang dari daerah dan mempunyai ciri khas,” kata Indroyono berdasarkan keterangan tertulis yang diterima KompasTravel, Selasa (25/6/2019).

Pemerintah Kabupaten Banggai menyediakan  total hadiah Rp 500 juta. Pemenang akan dipilih berdasarkan berat hasil pancingan, dari juara pertama hingga juara keempat. Dengan kategori lomba minimal ikan yang ditimbang hingga 5 kilogram.

Selain perlombaan reguler, akan ada pula hadiah jackpot sebesar Rp 100 juta bagi yang berhasil menangkap ikan tuna sirip kuning di atas 100 kilogram.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X