Kisah Penemuan Durian Si Gundul di Kaki Gunung Rinjani

Kompas.com - 27/06/2019, 22:08 WIB
Pada Akhir Februari 2007 Dr. Mohammad Reza Tirtawinata Manager R & D di Taman Buah
Mekarsari saat itu menerima kiriman paket dari Ir Abdullah A Karim, MSi, kepala Balai
Pengawasan dan Sertifi kasi Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura (BPSBTPH) NTB.
Dokumentasi pribadi Dr. Mohammad Reza Tirtawinata R&D di Taman Buah Mekarsari. Pada Akhir Februari 2007 Dr. Mohammad Reza Tirtawinata Manager R & D di Taman Buah Mekarsari saat itu menerima kiriman paket dari Ir Abdullah A Karim, MSi, kepala Balai Pengawasan dan Sertifi kasi Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura (BPSBTPH) NTB.

Menurut Staf Ahli Botani di Taman Buah Mekarsari Gregori Garnadi Hambali, penampilan tanpa duri dan tanpa sekat merupakan sifat resesif. Diduga, gen yang mengandung kromosom pengatur sifat duri rusak. Mutasi bisa terjadi pada biji, tunas yang baru muncul, atau pada saat pembungaan.

“Peluang kejadian mutasi 1:1 juta. Pada kasus tanpa duri, kemungkinan lain itu merupakan persilangan alami antara jenis duri sangat pendek dengan jenis duri sangat pendek. Hal ini menghasilkan durian tanpa duri atau durian gundul,” sebutnya.

Untuk penelitian lebih lanjut Taman Buah Mekarsari, BPSBTPH NTB, dan Dinas Pertanian Lombok Barat memperbanyak bibit tanaman secara vegetatif dengan cara menyambung entres pada tahun 2009 - 2010.

Saat ini buah tersebut telah didaftarkan sebagai varietas unggul nasional dengan nama durian si gundul.

“Diharapkan 10 tahun ke depan, pohon-pohon keturunannya mulai berbuah. Dari sana bakal ditemukan variasi-variasi yang lebih bagus atau lebih jelek,” lanjutnya.

Saat ini tanaman durian gundul di Taman Buah Mekarsari hanya tersisa 3 pohon. Bibit yang ditanam merupakan bibit hasil grafting yang cabangnya dibawa dari Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Tinggi tanaman 4 meter dengan percabangan yang jarang. Sudah ditanam sejak tahun 2011.

Hingga saat ini Taman Buah Mekarsari masih mengupayakan agar tanaman durian gundul dapat berbuah di luar habitat asli durian ini tumbuh di bawah kaki gunung rinjani.

Bibit tanaman tersedia terbatas karena kurangnya material bahan tanaman untuk diperbanyak secara vegetatif.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X