Kompas.com - 01/07/2019, 14:36 WIB
Prosesi pemotongan rambul gimbal oleh Staf Ahli Bidang Multikultural Kemenpar, Harry Untoro di Candi Arjuna, Dieng, Minggu (7/8/2016). ARSIP BIRO HUKUM DAN KOMUNIKASI PUBLIK KEMENPARProsesi pemotongan rambul gimbal oleh Staf Ahli Bidang Multikultural Kemenpar, Harry Untoro di Candi Arjuna, Dieng, Minggu (7/8/2016).

BANJARNEGARA, KOMPAS.com - Perhelatan tahunan Dieng Culture Festival (DCF) kembali akan digelar awal Agustus 2019 di Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah.

Sudah sembilan tahun acara yang diinisiasi Pokdarwis Pandawa Dieng bekerja sama dengan Pemkab Banjarnegara itu digelar.

Hingga kini memasuki yang ke-10, DCF selalu menyedot kunjungan wisatawan ke Dieng.

Puluhan hingga ratusan ribu wisatawan memadati daerah berjuluk "Negeri Atas Awan" dalam tiga hari acara itu digelar.

Baca juga: Tak Hanya Cantik, Ini 5 Fakta Embun Es yang Selimuti Dieng

Pesona DCF seakan tak pernah pudar dalam menyihir masyarakat dari berbagai penjuru daerah untuk datang.

Buktinya, masih lama acara digelar, ratusan homestay di Dieng telah penuh terisi menjelang hari penyelenggaraan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pengunjung berswafoto di tugu Dieng, Jawa Tengah, Kamis (3/8/2017). Satu hari menjelang perhelatan Dieng Culture Festival 2017, pengunjung mulai memadati kompleks wisata Dieng.KOMPAS.COM/IQBAL FAHMI Pengunjung berswafoto di tugu Dieng, Jawa Tengah, Kamis (3/8/2017). Satu hari menjelang perhelatan Dieng Culture Festival 2017, pengunjung mulai memadati kompleks wisata Dieng.
Para wisatawan bahkan telah memesan kamar sejak Januari 2019.

Ketua Paguyuban Homestay Dieng Kulon Fortuna Dyah Setyowati mengatakan, rata-rata homestay di Dieng Kulon sudah habis dipesan untuk acara DCF sejak empat bulan lalu.

"Biasanya buat tahun depan saja sudah bilang sekarang," kata pemilik homestay Green Savannah ini.

Baca juga: Suhu Dieng Minus 9 Derajat, Perhatikan 4 Hal Ini Agar Tak Kedinginan

Wisatawan pun dijamin kesulitan memesan kamar saat ini untuk menyaksikan DCF lantaran rata-rata homestay sudah dipesan.

Di Dieng Kulon, terdapat sekitar 150 homestay yang terdaftar di paguban.

Baca juga: Indahnya Sabana dan Dataran Tinggi Dieng dari Gunung Prau

Di luar itu, pada puncak keramaian semisal DCF, penduduk biasanya ikut menyewakan kamar rumahnya untuk menginap peserta DCF, terutama yang tidak tertampung di homestay.

Prosesi kirab budaya pada Dieng Culture Festival 2016, Minggu (7/8/2016). Hampir 100.000 manusia berjejal mengunjungi Negeri di Atas Awan itu baik dari dalam maupun luar negeri.ARSIP BIRO HUKUM DAN KOMUNIKASI PUBLIK KEMENPAR Prosesi kirab budaya pada Dieng Culture Festival 2016, Minggu (7/8/2016). Hampir 100.000 manusia berjejal mengunjungi Negeri di Atas Awan itu baik dari dalam maupun luar negeri.
Tetapi untuk saat ini, menurut Setyowati, rumah penduduk yang disulap jadi penginapan dadakan pun kamarnya hampir semua terisi. Jikapun masih ada, kemungkinan rumah penginapan itu berada agak jauh dari pusat kegiatan.

"Sulit (dapat penginapan). Mungkin rumah penduduk yang lokasinya atas-atas," katanya

Homestay di sekitar Dieng Kulon, semisal di Dieng Wetan pun kurang lebih kondisinya sama.

Total jumlah homestay di Desa Dieng Kulon Batur Banjarnegara, Desa Dieng Wetan hingga Desa Sembungan Kejajar Wonosobo sekitar 500 homestay.

Homestay di wilayah itu biasa menampung peserta DCF menghabiskan malam selama mengikuti DCF.

Karena homestay yang ada tak menampung, rumah-rumah penduduk di sekitar pusat kegiatan pun disulap menjadi penginapan oleh penghuninya.

Ribuan wisatawan dari dalam dan luar negeri memadati acara Dieng Culture Festival 2016.ARSIP BIRO HUKUM DAN KOMUNIKASI PUBLIK KEMENPAR Ribuan wisatawan dari dalam dan luar negeri memadati acara Dieng Culture Festival 2016.
Alhasil, DCF bukan hanya menjadi berkah bagi pelaku wisata atau pemilik homestay, namun juga masyarakat sekitar.

Di luar bisnis penginapan, mereka masih bisa menarik rupiah dari para wisatawan dari berjualan aneka kebutuhan.

"Biasanya rumah penduduk hampir semuanya laku," katanya. (Tribun Jateng)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Okupansi Hotel di Kota Semarang Mulai Naik

Okupansi Hotel di Kota Semarang Mulai Naik

Travel Update
4 Tips Kunjungi Ruang Lapang di Bandung Barat, Waktu Terbaik dan Menu Andalan

4 Tips Kunjungi Ruang Lapang di Bandung Barat, Waktu Terbaik dan Menu Andalan

Travel Tips
Rute Terdekat ke Puncak Kuik Ponorogo, Hati-hati Tanjakan Terjal dan Berkelok Tajam

Rute Terdekat ke Puncak Kuik Ponorogo, Hati-hati Tanjakan Terjal dan Berkelok Tajam

Travel Tips
Jam Buka dan Harga Tiket Masuk Wisata Puncak Kuik Ponorogo

Jam Buka dan Harga Tiket Masuk Wisata Puncak Kuik Ponorogo

Travel Tips
Festival Kota Cerutu Jember, Momen Kenalkan Kekayaan Wisata

Festival Kota Cerutu Jember, Momen Kenalkan Kekayaan Wisata

Travel Promo
Wisata Puncak Kuik, Salah Satu Atap Ponorogo yang Memesona

Wisata Puncak Kuik, Salah Satu Atap Ponorogo yang Memesona

Jalan Jalan
Jangan Lakukan 3 Hal Ini di Polandia, Bisa Datangkan Nasib Buruk

Jangan Lakukan 3 Hal Ini di Polandia, Bisa Datangkan Nasib Buruk

Jalan Jalan
6 Fakta Menarik Polandia, Punya Kosakata yang Sama dengan Indonesia

6 Fakta Menarik Polandia, Punya Kosakata yang Sama dengan Indonesia

Jalan Jalan
Intip Mewahnya Vila Lokasi Syuting Film 'House of Gucci' di Italia

Intip Mewahnya Vila Lokasi Syuting Film "House of Gucci" di Italia

Jalan Jalan
Bandara Adisutjipto Yogyakarta Kembali Buka Rute Yogyakarta-Bali

Bandara Adisutjipto Yogyakarta Kembali Buka Rute Yogyakarta-Bali

Travel Update
Citilink Jadi Maskapai Pertama yang Terbang Komersial ke Bandara Ngloram Blora

Citilink Jadi Maskapai Pertama yang Terbang Komersial ke Bandara Ngloram Blora

Travel Update
Slowakia Lockdown karena Ada Lonjakan Kasus Covid-19

Slowakia Lockdown karena Ada Lonjakan Kasus Covid-19

Travel Update
Negara-negara di Eropa Lockdown Lagi, Penjualan Paket Wisata Tak Terpengaruh

Negara-negara di Eropa Lockdown Lagi, Penjualan Paket Wisata Tak Terpengaruh

Travel Update
Kapal Pesiar Masih Dilarang Berlayar ke Hawaii hingga 2022

Kapal Pesiar Masih Dilarang Berlayar ke Hawaii hingga 2022

Travel Update
Desa Ara di Bulukumba Sulsel Bakal Punya Wisata Kapal Phinisi

Desa Ara di Bulukumba Sulsel Bakal Punya Wisata Kapal Phinisi

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.