Kompas.com - 01/07/2019, 16:10 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Berkunjung ke Semarang, ada banyak lokasi wisata yang bisa disambangi saat berada di dalam kota. Destinasi pilihan ini terbilang cocok bagi pejalan bisnis, yang hanya punya waktu sebentar untuk plesir di Semarang.

Jarak antar obyek wisata di Semarang juga terbilang dekat dan harga tiket masuk sangat terjangkau. Berikut berbagai obyek wisata di dalan Kota Semarang:

1. Kawasan Kota Lama

Kota Lama di Semarang merupakan kawasan gudang, perkantoran, dan pemukiman pada zaman Belanda. Uniknya kawasan Kota Lama di Semarang ini terbilang aktif jika dibanding kota lama besar di Tanah Air.

Di sini gedung-gedung lama masih beroperasional sesuai fungsi asli atau direvitalisasi. Jalannya juga ramai, masih menjadi jalan besar yang dilalui para pengendara. Ada Gereja Bledog, Restoran Spiegel, dan berbagai gedung lain di sana.

2. Semarang Contemporary Art Gallery (SCAG)

Masih berada di kasawan Kota Lama Semarang, SCAG kini menjadi pusat pameran seni di Semarang. Ada banyak seniman ternama yang memamerkan karyanya secara berkala. Menariknya gedung SCAG sendiri sebenarnya sudah sangat lama, yakni pada 1822 difungsikan sebafai tempat tinggal Pastur L Prinesen, kemudian pernah menjadi Gereja Gedanngan yang didirikan pada 1875, diruntuhkan dan dibangun kembali menjadi gedung baru.

Difungsikan sebagai kantor asuransi pertama di Indonesia, gedung dealer motor, kantor farmasi, dan pabrik sirop. 

3. Old City 3D Trick Art Museum Semarang

Obyek wisata ini juga masih berada di kawasan Kota Lama Semarang. Terdapat lebih dari 100 lukisan tiga dimensi. Obyek wisata ini berlokasi di Jalan Letjen Suprapto Nomor 26.

Keindahan bangunan arsitektur Eropa, buatan Belanda di Lawang Sewu, Semarang, Rabu (28/3/2018). KOMPAS.com/MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA Keindahan bangunan arsitektur Eropa, buatan Belanda di Lawang Sewu, Semarang, Rabu (28/3/2018).

4. Lawang Sewu 

Ikon Kota Semarang, yang kini menjadi tempat wisata unggulan. Dulu, Lawang Sewu merupakan bekas kantor perusahaan kereta api milik pemerintah kolonial Belanda yang dibangun 1903 sampai 1907.

Usai kemerdekaan, tempat ini menjadi kantor Djawatan Kereta Api Indonesia, Kodam IV Diponegoro, dan Dishub Jawa Tengah. Sekarang Lawang Sewu telah berstatus cagar budaya.

5. Kawasan Simpang Lima

Bisa disebut sebagai kawasan alun alun di Semarang. Terdapat pujasera atau berbagai penjual kuliner khas Semarang di pinggir Kawasan Simpang Lima. Saat malam hari terdapat odong-odong atau kereta sepeda bercahaya yang cocok untuk santai berkeliling.   

6. Puri Maerokoco

Lebih dikenal sebagai taman mini daerah Jawa Tengah, karena terdapat berbagai rumah khas dari kabupaten dan kota di Jawa Tengah. Di sini wisatawan juga dapat berkeliling menyusuri pohon-pohon bakau, bermain perahu bebek, dan bersantap di kafe sambil melihat matahari tenggelam.  

Ilustrasi: Kelenteng Sam Po Kong di Kota Semarang, Jawa Tengah.BARRY KUSUMA Ilustrasi: Kelenteng Sam Po Kong di Kota Semarang, Jawa Tengah.

7. Klenteng Sam Po Kong

Klenteng ini bukan sekadar tempat ziarah dan peribadatan umat Konghucu, melainkan juga obyek wisata favorit masyarakat umum dari semua agama. Hal itu karena desain bangunan Klenteng Sam Poo Kong yang begitu megah dan artistik. Saat hari libur, banyak wisatawan yang datang ke klenteng ini.

Selain mengagumi arsitekturnya, wisatawan juga gemar melakukan swafoto di sini. Klenteng ini dibangun oleh masyarakat etnis China pada tahun 1724 untuk mengormati leluhur mereka, Laksamana Cheng Ho. Menurut cerita, lokasi ini dulunya adalah tempat tinggal sekaligus berlindung Laksamana Cheng Ho ketika terdampar di Semarang.

8. Masjid Agung Jawa Tengah 

Masjid Agung Jawa Tengah merupakan salah satu masjid termegah di Indonesia. Masjid ini mulai dibangun pada tahun 2001 dan selesai pada tahun 2006. Bangunannya yang megah merupakan perpaduan arsitektur Jawa, Eropa, dan Arab.

Kini Masjid Agung Jawa Tengah banyak dikunjungi oleh orang, khususnya wisatawan muslim dari berbagai daerah. Selain beribadah, arsitektur masjid yang megah menjadikannya cocok sebagai latar foto usai melaksanakan salat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cara Reservasi Kunjungan ke Wisata Baru Garut Antapura De Djati

Cara Reservasi Kunjungan ke Wisata Baru Garut Antapura De Djati

Travel Tips
Harga Tiket Masuk dan Jam Buka Telaga Cebong di Desa Tertinggi Pulau Jawa

Harga Tiket Masuk dan Jam Buka Telaga Cebong di Desa Tertinggi Pulau Jawa

Travel Tips
Antapura De Djati, Tempat Nikmati Suasana Ala Ubud di Garut

Antapura De Djati, Tempat Nikmati Suasana Ala Ubud di Garut

Travel Update
Lion Air Terbang Lagi dari Bandara Kertajati ke Arab Saudi, Layani Ibadah Umrah

Lion Air Terbang Lagi dari Bandara Kertajati ke Arab Saudi, Layani Ibadah Umrah

Travel Update
5 Tips Wisata ke Museum MACAN Jakarta, Jangan Bawa Kamera

5 Tips Wisata ke Museum MACAN Jakarta, Jangan Bawa Kamera

Travel Tips
4 Wisata di Desa Sembungan, Konon Ada Paku Pulau Jawa

4 Wisata di Desa Sembungan, Konon Ada Paku Pulau Jawa

Jalan Jalan
Vihara Tri Dharma Bumi Raya, Wisata Religi Baru di Singkawang

Vihara Tri Dharma Bumi Raya, Wisata Religi Baru di Singkawang

Travel Update
Rute ke Desa Sembungan dari Dieng, Menuju Desa Tertinggi Pulau Jawa

Rute ke Desa Sembungan dari Dieng, Menuju Desa Tertinggi Pulau Jawa

Travel Tips
COCOTEL Kerja Sama dengan Archipelago Luncurkan Teknologi Hotel Baru

COCOTEL Kerja Sama dengan Archipelago Luncurkan Teknologi Hotel Baru

Travel Update
KAI Terapkan Face Recognition, Naik Kereta Cukup Pindai Wajah

KAI Terapkan Face Recognition, Naik Kereta Cukup Pindai Wajah

Travel Update
DeLoano Glamping Borobudur Kembali Buka, Cocok buat Healing

DeLoano Glamping Borobudur Kembali Buka, Cocok buat Healing

Travel Update
Beragam Kendala Kembangkan Wisata Air Terjun di Manggarai Timur NTT

Beragam Kendala Kembangkan Wisata Air Terjun di Manggarai Timur NTT

Travel Update
Jumlah Tamu Hotel Turun pada Agustus 2022, tapi Nginap Lebih Lama

Jumlah Tamu Hotel Turun pada Agustus 2022, tapi Nginap Lebih Lama

Travel Update
1,73 Juta Wisman Kunjungi Indonesia Sepanjang 2022, Naik 2.000 Persen

1,73 Juta Wisman Kunjungi Indonesia Sepanjang 2022, Naik 2.000 Persen

Travel Update
Digital Nomad yang Tinggal hingga 5 Tahun Bisa Pakai Visa Second Home

Digital Nomad yang Tinggal hingga 5 Tahun Bisa Pakai Visa Second Home

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.