Kompas.com - 08/07/2019, 11:07 WIB
Turis di area penyelenggaraan Sapporo Snow Festival ke-70 di Odori Park, Kota Sapporo, Prefektur Hokkaido, Jepang, Senin (11/2/2019). Sapporo Snow Festival merupakan acara musim dingin tahunan yang digelar di Kota Sapporo. KOMPAS.com / WAHYU ADITYO PRODJOTuris di area penyelenggaraan Sapporo Snow Festival ke-70 di Odori Park, Kota Sapporo, Prefektur Hokkaido, Jepang, Senin (11/2/2019). Sapporo Snow Festival merupakan acara musim dingin tahunan yang digelar di Kota Sapporo.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah pusat dan prefektur Jepang gencar mengkampanyekan asuransi perjalanan kepada turis yang datang ke negaranya. Hal ini disebabkan biaya perawatan turis yang tidak dibayar meningkat drastis pada banyak rumah sakit di Jepang.

Berbagai cara dilakukan oleh pemerintah Jepang untuk mendorong turis membeli asuransi perjalanan. Termasuk menyebarkan selebaran di pusat informasi turis, bandara, dan hotel.

Selebaran bertuliskan "Have you remembered to book your peace of mind" (Apakah Anda ingat sudah memesan ketenangan)" dicetak dalam Bahasa Inggris, Korea, dan China, dan Thailand.

Tak hanya selebaran, pemerintah Jepang juga memberi informasi daftar biaya perawatan di rumah sakit Jepang dari yang paling mahal sampai yang paling murah.

Untuk membeli asuransi perjalanan, pemerintah Jepang juga memudahkan para turis dengan panduan pembelian lewat smartphone masing-masing turis.

Asuransi perjalanan bukan hal sepele. Lewat survey yang dilakukan oleh Kementerian Kesehatan, Pekerja, dan Kesejahteraan Jepang seperlima dari rumah sakit yang merawat turis di Jepang terjebak dalam tagihan tak terbayar.

Bahkan satu rumah sakit menghabiskan lebih dari 10 juta yen atau setara Rp 1.3 miliar untuk biaya perawatan turis yang tidak dibayar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Japan National Tourism Organization mencatat pada 2018, ada 27 persen turis yang datang ke Jepang tanpa memiliki asuransi perjalanan.

Sebanyak 48 persen membeli asuransi perjalanan lewat agen perjalanan, dan 23 persen turis membeli asuransi perjalanan lewat kartu kredit. Lima persen turis yang berkunjung ke Jepang mengalami insiden kecelakaan atau sakit selama berlibur di Jepang.

Berdasarkan survey tersebut, alasan utama turis tidak membeli asuransi perjalanan adalah karena merasa tidak penting, sisanya tidak mengetahaui akan produk asuransi perjalanan.

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Syarat Terbaru Naik KRL, Berlaku Mulai 26 Juli 2021

Syarat Terbaru Naik KRL, Berlaku Mulai 26 Juli 2021

Travel Update
Satgas Covid-19 Keluarkan Aturan Perjalanan Orang dalam Negeri, Berlaku Mulai 26 Juli 2021

Satgas Covid-19 Keluarkan Aturan Perjalanan Orang dalam Negeri, Berlaku Mulai 26 Juli 2021

Travel Update
Pendakian Gunung Prau Batal Buka karena PPKM Darurat Diperpanjang

Pendakian Gunung Prau Batal Buka karena PPKM Darurat Diperpanjang

Travel Update
Pengelola Hutan Pinus Mangunan Siapkan Inovasi untuk Sambut Wisatawan di Tengah Pandemi

Pengelola Hutan Pinus Mangunan Siapkan Inovasi untuk Sambut Wisatawan di Tengah Pandemi

Travel Update
Tempat Wisata di Gunungkidul Masih Tutup Sampai 2 Agustus 2021, Jangan Kecele

Tempat Wisata di Gunungkidul Masih Tutup Sampai 2 Agustus 2021, Jangan Kecele

Travel Update
Ini Dia Syarat Pendakian Gunung Sindoro via Bansari

Ini Dia Syarat Pendakian Gunung Sindoro via Bansari

Travel Update
Syarat Pendakian Gunung Sindoro via Banaran yang Tetap Buka Saat PPKM Darurat Diperpanjang

Syarat Pendakian Gunung Sindoro via Banaran yang Tetap Buka Saat PPKM Darurat Diperpanjang

Travel Update
Pendakian Gunung Sindoro Tetap Buka Meski PPKM Darurat Diperpanjang, Tapi...

Pendakian Gunung Sindoro Tetap Buka Meski PPKM Darurat Diperpanjang, Tapi...

Travel Update
PPKM Darurat Diperpanjang, Pendakian Gunung Bismo via Silandak Tetap Buka

PPKM Darurat Diperpanjang, Pendakian Gunung Bismo via Silandak Tetap Buka

Travel Update
Syarat Naik KA Lokal, Hanya untuk Sektor Esensial dan Kritikal

Syarat Naik KA Lokal, Hanya untuk Sektor Esensial dan Kritikal

Travel Update
Sambut HUT ke-76 RI, Produk Indonesia Dijual di Pusat Kota Paris

Sambut HUT ke-76 RI, Produk Indonesia Dijual di Pusat Kota Paris

Travel Update
Syarat Naik KA Jarak Jauh dari Daop 1 Jakarta per 26 Juli 2021

Syarat Naik KA Jarak Jauh dari Daop 1 Jakarta per 26 Juli 2021

Travel Update
5 Kegiatan Wisata di Geylang Singapura, Puas Kulineran Sampai Kenyang

5 Kegiatan Wisata di Geylang Singapura, Puas Kulineran Sampai Kenyang

Jalan Jalan
Pendakian Gunung Bismo via Silandak Dibuka Lagi, Ini Syaratnya

Pendakian Gunung Bismo via Silandak Dibuka Lagi, Ini Syaratnya

Travel Update
PPKM Darurat Diperpanjang Sampai 2 Agustus 2021, Wisata Gunung Bromo dan Semeru Perpanjang Masa Penutupan

PPKM Darurat Diperpanjang Sampai 2 Agustus 2021, Wisata Gunung Bromo dan Semeru Perpanjang Masa Penutupan

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X