Berencana Liburan ke Bromo? Simak Cara Menuju Bromo dari Jakarta

Kompas.com - 08/07/2019, 18:06 WIB
Gunung Bromo dari PenanjakanKompas.com/Nur Rohmi Aida Gunung Bromo dari Penanjakan

 

KOMPAS.com – Juli adalah bulan yang tepat untuk menikmati Gunung Bromo, Jawa Timur. Pada bulan ini, kabut tidak terlalu tebal sehingga Kamu kemungkinan bisa melihat fenomena matahari terbit yang lebih jelas.

Di bulan Juli pula, wisatawan bisa menikmati eloknya embun es yang berserakan di lautan pasir maupun Penanjakan. Apalagi acara Jazz Gunung akan diadakan sekitar tanggal 26-27 Juli 2019.

Nah, untuk Kamu yang ingin menikmati pesona Bromo, berikut ini akses ke Gunung Bromo jika ditempuh dari Jakarta:

Kereta Api

Kamu bisa mencari kereta ke Malang. Beberapa kereta dari Jakarta yang bisa membawamu ke Malang antara lain kereta ekonomi Jayabaya maupun Matarmajaya.

Untuk Kereta Api Jayabaya tarifnya Rp 270.000, sedangkan Matarmajaya tarifnya Rp 109.000. Tarif dicek melalui website KAI (08/07/2019).

Selanjutnya Kamu bisa menuju ke Terminal Arjosari naik angkutan umum. Dari Terminal Arjosari, carilah angkutan umum menuju Terminal Bus Bayu Angga Probolinggo dan berganti angkutan desa ke Cemoro Lawang, Ngadisari.

Cara lain, dari Jakarta Kamu bisa mencari kereta dari Jakarta menuju ke Surabaya. Nantinya, dari Surabaya, Kamu bisa sambung kereta ke Stasiun Probolinggo.

Baca juga: Catat! 6 Tempat Ini Pas buat Kamu Menikmati Sunrise di Bromo

Untuk kereta dari Jakarta ke Surabaya Kamu bisa naik Gaya Baru Malam Selatan dengan tiket Rp 104.000.

Nantinya dari Surabaya Kamu bisa lanjut naik kereta api dari Surabaya ke Probolinggo. Untuk tarif kereta dari Surabaya ke Probolinggo yang murah adalah menggunakan kereta Probowangi dengan tarif Rp 27.000, tarif dicek melalui website KAI (08/07/2019).

Dari Stasiun Probolinggo bisa naik angkutan kota ke Terminal Bus Bayuangga Probolinggo untuk ganti angkutan desa seperti mobil elf ke arah Cemoro Lawang, ke arah Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura sebagai titik masuk ke wilayah Gunung Bromo.

Ada baiknya, Kamu tiba di Terminal Bayuangga sebelum sore hari. Karena semakin sore, akses kendaraan akan semakin sulit.

Terbang Menggunakan Pesawat

Kamu bisa memilih penerbangan Pesawat ke Bandara Juanda, Surabaya.

Nantinya, dari Bandara Juanda, Kamu bisa pergi ke Terminal Bungurasih dengan menggunakan Damri dan melanjutkan perjalanan ke Terminal Arjosari dengan bus.

Tiba di Terminal Arjosari, carilah angkutan umum menuju Terminal Bus Bayuangga Probolinggo dan berganti angkutan desa seperti mobil elf ke Cemoro Lawang, Ngadisari.

Baca juga: 4 Hal yang Bisa Kamu Lakukan jika Liburan ke Bromo Bulan Juli

Nikmati Jalur Darat Menggunakan Bus

Toyota Land Cruiser Hardtop milik salah seorang warga Ngadisari, salah satu desa yang berada di kawasan Gunung Bromo, Probolinggo.Kompas.com/Alsadad Rudi Toyota Land Cruiser Hardtop milik salah seorang warga Ngadisari, salah satu desa yang berada di kawasan Gunung Bromo, Probolinggo.

Apabila Kamu ingin naik bus eksekutif langsung ke Probolinggo, ada pilihan beberapa bus eksekutif di Terminal Bus Lebakbulus Jakarta jurusan Jember atau Banyuwangi. Kamu cukup beli tiket jurusan Jakarta-Probolinggo saja.

Selanjutnya nanti berganti angkutan desa ke Cemoro Lawang Ngadisari

Tarif masuk ke Gunung Bromo per orang Rp 29.000 hari kerja per hari, hari libur Rp 34.000 per hari. Untuk wisatawan mancanegara hari biasa Rp 220.000 dan hari libur Rp 320.000 per hari. Sementara untuk naik kendaraan Jeep sekitar Rp 700.000- Rp 800.000 tergantung penawaran. 

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Close Ads X