5 Tips “Hunting Sunrise” di Punthuk Mongkrong Borobudur

Kompas.com - 08/07/2019, 19:08 WIB
Keindahan Sunrise dari Punthuk Mongkrong, Magelang (24/06/2019). Kompas.com/Anggara Wikan PrasetyaKeindahan Sunrise dari Punthuk Mongkrong, Magelang (24/06/2019).

MAGELANG, KOMPAS.com – Matahari terbit menjadi momen yang tidak boleh dilewatkan oleh para sunrise hunter. Terlebih di musim kemarau antara Juni-September, mereka seolah harus selalu bangun dini hari karena cuaca yang memungkinkan untuk berburu sunrise.

Ada banyak tempat untuk menyaksikan keindahan matahari terbit. Borobudur menjadi salah satu spot favorit karena bangunan stupa Situs Warisan Dunia UNESCO itu yang menjadi foreground terbaik bagi latar belakang sunrise.

Baca juga: Punthuk Mongkrong, Spot “Sunrise” Menawan dekat Candi Borobudur

Namun, mahalnya harga tiket membuat tidak sedikit orang yang enggan untuk menikmati matahari terbit di sana. Meski demikian, masih ada tempat menikmati sunrise di sekitar Candi Borobudur. Salah satu obyek wisata itu adalah Punthuk Mongkrong.

Punthuk Mongkrong berada di Desa Giritengah, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Jika kamu ingin menikmati keindahan sunrise dari Punthuk Mongkrong, simak 5 tips berikut ini:

1. Berangkat setelah subuh dan menginap di sekitar Borobudur

Jika ingin mengabadikan momen matahari terbit, kamu tentu harus berangkat pagi hari saat langit masih gelap. Akan lebih baik jika kamu terlebih dahulu menginap di sekitar Candi Borobudur sehingga tidak terlalu jauh dalam berkendara.

Baca juga: Rute dan Harga Tiket Masuk Punthuk Mongkrong Borobudur

Jarak tempuh Punthuk Mongkrong dari Candi Borobudur adalah sekitar setengah jam. Kamu bisa berangkat usai subuh jika memulai perjalanan dari penginapan sekitar Candi Borobudur.

Kamu akan tiba di tujuan sebelum momen sunrise. Waktu sebelum matahari terbit itu bisa kamu gunakan untuk mempersiapkan alat dan mengeksplorasi spot untuk memotret nantinya.

2. Jangan naik kendaraan matic

Satu hal yang harus diperhatikan adalah, kondisi jalan menuju Punthuk Mongkrong cukup menanjak terjal. Oleh karena itu, pastikan kendaraan dalam keadaan prima dan kuat untuk menanjak.

Baca juga: Pesona Keindahan “Sunrise” di Gunung Ireng, Gunungkidul

Selain kuat menanjak, jangan pula gunakan kendaraan matic. Itu karena tanjakan berubah menjadi turunan yang cukup curam dan panjang saat perjalanan pulang. Kondisi jalan seperti itu membuat kendaraan matic rawan mengalami rem blong.

Kendaraan matic hanya menggunakan rem untuk memperlambat laju. Rem pun rawan bling jika terus ditekan pada jalan menurun. Sementara kendaraan non-matic bisa menggunakan rem mesin saat ada di gigi rendah untuk membantu mengurangi laju kendaraan.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X