5 Wisata di Sulawesi Utara, Bintang Baru Pariwisata Indonesia Versi Jokowi

Kompas.com - 10/07/2019, 10:07 WIB
Presiden Joko Widodo bersama Ibu Negara Iriana Widodo saat melihat taman laut di Kepulauan Bunaken, Jumat (5/7/2019). Turut pula mendampingi Presiden adalah Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. ISTANA PRESIDEN/AGUS SUPARTOPresiden Joko Widodo bersama Ibu Negara Iriana Widodo saat melihat taman laut di Kepulauan Bunaken, Jumat (5/7/2019). Turut pula mendampingi Presiden adalah Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.

KOMPAS.com – Sulawesi utara disebut Presiden Jokowi sebagai bintang baru pariwisata Indonesia. Dalam unggahan di akun resmi facebook milknya, Jokowi menyebut dalam empat tahun terakhir, kunjungan wisatawan ke daerah itu meningkat hingga 600 persen.

Alam Sulawesi Utara memang elok. Tak heran kalau kemudian wisatawan berbondong-bondong datang kemari. Lantaran Sulawesi Utara menawarkan pilihan tempat wisata yang beragam

Berikut ini beberapa tempat wisata yang bisa didatangi wisatawan jika datang ke Sulawesi Utara:

1. Menikmati Indahnya Bawah Laut Bunaken

Keindahan Taman Laut Bunaken di Manado, Sulawesi Utara.Shutterstock Keindahan Taman Laut Bunaken di Manado, Sulawesi Utara.
Bunaken menjadi pariwisata andalan Sulawesi Utara. Dalam rangka kunjungan kerjanya, Presiden Jokowi bahkan menjadikan Bunaken sebagai lokasinya mengadakan rapat terbatas dengan seluruh jajaran menteri dan kepala daerah di provinsi tersebut.

Bunaken sendiri merupakan taman nasional laut pertama di Indonesia.

Lokasinya yang terletak di daerah segitiga terumbu karang dunia menjadikan Bunaken menyimpan kekayaan terumbu karang dan biota laut yang tiada tara.

Sejak 1991 mulai ditemukan 58 jenis karang dan lebih dari 90 spesies ikan yang terletak di Taman Nasional Bunaken.

Salah satu penghuninya yang mahsyur di dunia bawah laut ialah penyu sisik Hawksbill.

Penyu langka tersebut berenang di tengah terumbu karang dan aneka ragam pohon damselfish, clownfish, angelfish, dan sejumlah penghuni laut yang mempesona. 

Baca juga: 5 Tempat Wisata di Manado dan Sekitarnya, dari Danau hingga Pantai

2. Tak Cukup Bunaken, Selat Lembeh Juga Tak Kalah Elok

Terumbu karang tampak menutupi sejumlah besar bagian luar kapal Mawali yang terdampar di dasar laut perairan Selat Lembeh.KOMPAS/LASTI KURNIA Terumbu karang tampak menutupi sejumlah besar bagian luar kapal Mawali yang terdampar di dasar laut perairan Selat Lembeh.

Selat Lembeh merupakan rumah bagi spesies-spesies unik bawah laut dan jarang ditemukan di tempat lain.

Saking uniknya, para penyelam menyebutnya "The World's Muck Diving Heaven" atau surganya untuk menyelam di dasar laut.

Sebutan ini tentu tidak tanpa alasan. Karakter alami vulkanik yang menyelimuti bawah laut Selat Lembeh menawarkan biota-biota menakjubkan.

Ini mencakup semua jenis ikan-ikan kecil, kuda laut, cumi, siput laut, krustasea, dan banyak jenis lainnya.

Hingga saat ini, terdapat sekitar 95 titik selam di Selat Lembeh.

"Menurut para penyelam, kalau mau lihat keindahan bawah laut, adanya di Bunaken. Tapi kalau mau lihat keunikan, adanya di Selat Lembeh. Karena ada banyak critter yang unik, seperti critter sayapnya hanya satu, ada yang tidak miliki ekor," kata Wali Kota Bitung Maximiliaan Jonas Lomban saat diwawancarai di rumah dinas wali kota, Selasa (19/2/2019).

3. Lebih Dekat Dengan Sulawesi Utara di Museum Perjuangan Sulawesi Utara

Replika alat transportasi yang ditemukan di Sulawesi Utara, di Museum Perjuangan Sulawesi Utara, Sabtu (31/8/2018).KOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA Replika alat transportasi yang ditemukan di Sulawesi Utara, di Museum Perjuangan Sulawesi Utara, Sabtu (31/8/2018).
Di Museum Perjuangan Sulawesi Utara, wisatawan akan disuguhkan informasi lengkap tentang Sulawesi Utara. Museum dengan predikat terbesar di Manado ini berlokasi di Jalan W.R. Supratman No.72, Lawangirung, Wenang, Kota Manado,

Bangunan bertingkat tiga ini terlihat besar dari luar, terdapat taman-taman yang berisi replika kebudayaan dan peninggalan zaman dahulu, mulai patung masyarakat adat, alat trasportasi kuno, hingga replika waruga (kubur batu).

Di salah satu lorong museum terpajang benda-benda bersejarah para pahlawan, dan berdiri tegak patung-patung mereka, mulai Maria Walanda Maramis, Sam Ratulangi, AA Maramis, Daan Mogot, dan Piere Tendean.

4. Menyepi dan Menepi di Pulau Mahoro

Pulau MahoroTribun Medan Pulau Mahoro
Pulau Mahoro adalah sebuah pulau kecil nan indah di Kecamatan Siau Timur Selatan, Kabupaten Kepulauan Sitaro.

Pulau tidak berpenghuni ini dapat dijangkau dalam waktu 45 menit dengan menyewa perahu dari Pelabuhan Ulu Siau, Pulau Siau, Sulawesi Utara.

Karena tidak berpenghuni, tidak ada perahu yang singgah ke pulau ini, kecuali perahu sewaan wisatawan.

Pulau Mahoro terkenal memiliki pasir putih di sepanjang bibir pantai dengan air yang jernih. Keindahan alam bawah lautnya yang juga banyak dilirik oleh pencinta diving.

5. Pantai Malalayang

Sajian pisang goreng ala Manado dengan sambal pedas dapat dinikmati di sepanjang pantai Malalayang dengan pemandangan Pulau Manado Tua, Sulawesi Utara.KOMPAS.COM/RONNY ADOLOF BUOL Sajian pisang goreng ala Manado dengan sambal pedas dapat dinikmati di sepanjang pantai Malalayang dengan pemandangan Pulau Manado Tua, Sulawesi Utara.
Salah satu pantai indah yang ada dekat Manado adalah Pantai Malalayang. Pantai ini hanya berjarak sekitar empar kilometer dari Kota Manado saja.

Wisatawan bisa bermain air atau duduk-duduk bersantai sembari menikmati keindahan pesona alam dan menikmati semilir angin pantai nan sejuk.

Berada di Pantai ini, wisatawan juga bisa melakukan aktivitas berenang maupun menyelam.

 



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X