Traveling Naik Bus Malam, Jangan Lupa Bawa 5 Benda Ini

Kompas.com - 11/07/2019, 16:42 WIB
Pemudik menuju bus antarkota antarprovinsi (AKAP) di Lhokseumawe, Aceh, Sabtu (25/6/2019) malam. Sejumlah pemudik tujuan berbagai daerah di Sumatera dan Pulau Jawa memilih mudik lebih awal untuk menghindari kemacetan dan lonjakan harga tiket menjelang Lebaran 2019.ANTARA FOTO/RAHMAD Pemudik menuju bus antarkota antarprovinsi (AKAP) di Lhokseumawe, Aceh, Sabtu (25/6/2019) malam. Sejumlah pemudik tujuan berbagai daerah di Sumatera dan Pulau Jawa memilih mudik lebih awal untuk menghindari kemacetan dan lonjakan harga tiket menjelang Lebaran 2019.

KOMPAS.com – Bus menjadi salah satu moda transportasi yang bisa digunakan saat berwisata. Biasanya bus menjadi pilihan saat akan menjangkau daerah-daerah yang tidak dilalui oleh kereta api.

Seringkali perjalanan dengan menggunakan bus dilakuan pada malam hari usai merampungkan berbagai aktivitas saat siang. Perjalanan malam juga lebih efektif agar waktu siang bisa digunakan untuk beraktivitas setibanya di tujuan.

Baca juga: Penting Buat Kamu! 7 Tips Anti Mabuk saat Mudik Naik Bus

Namun bagi orang-orang yang jarang atau belum pernah bepergian malam naik bus, perjalanan bisa jadi akan cukup berat. Selain susah untuk bisa tidur di bus, kemungkinan mabuk darat juga akan menyerang.

Agar perjalanan malam naik bus bisa lebih nyaman, maka hendaknya jangan lupa untuk membawa 5 benda ini:

1. Jaket

Jika bus malam yang Kamu tumpangi menggunakan AC, maka jaket menjadi satu benda yang tidak boleh sampai ketinggalan. Terkadang suhu udara yang ada di dalam bus malam dengan AC bisa jadi terlalu dingin.

Bahkan, terkadang AC juga blong sehingga semburan udara dingin akan langsung mengenai tubuh. Tentu hal itu menyebabkan tubuh menjadi kedinginan sehingga rawan menyebabkan sakit seperti flu.

Baca juga: 7 Tips Mudik Jarak Jauh Naik Motor agar Selamat sampai Tujuan

Dengan memakai jaket, tubuh tidak akan terlalu kedinginan. Andai suhu udara tidak terlalu dingin, maka jaket bisa dimasukkan ke dalam tas.

2. Obat Antimabuk

Guncangan di bus biasanya lebih kencang daripada kereta api. Terlebih, bus juga lebih sering berbelok sehingga semakin menyebabkan mabuk. Risiko mabuk darat kemungkinan akan diderita mereka yang jarang atau belum pernah naik bus sebelumnya.

Oleh karena itu, akan lebih baik jika terlebih dahulu menyiapkan obat antimabuk untuk mengantisipasi jika mabuk darat tiba-tiba menyerang. Ini penting, terutama jika jalur yang dilewati bus penuh kelokan seperti di pegunungan.

Baca juga: 6 Aksesori yang Harus Dibawa saat Mudik dengan Sepeda Motor

Obat antimabuk akan memicu rasa kantuk sehingga memudahkan kamu untuk tertidur. Jika kamu tidur nyenyak, maka otomatis mabuk tidak akan terasa.

3. Bantal Leher

Agar Kamu semakin mudah dan nyaman saat tidur di bus, maka bawa juga bantal leher dalam perjalanan naik bus malam. Itu karena posisi tidur akan kurang nyaman saat naik bus dengan kursi yang tegak.

Pemudik menuju bus antarkota antarprovinsi (AKAP) di Lhokseumawe, Aceh, Sabtu (25/6/2019) malam. Sejumlah pemudik tujuan berbagai daerah di Sumatera dan Pulau Jawa memilih mudik lebih awal untuk menghindari kemacetan dan lonjakan harga tiket menjelang Lebaran 2019.ANTARA FOTO/RAHMAD Pemudik menuju bus antarkota antarprovinsi (AKAP) di Lhokseumawe, Aceh, Sabtu (25/6/2019) malam. Sejumlah pemudik tujuan berbagai daerah di Sumatera dan Pulau Jawa memilih mudik lebih awal untuk menghindari kemacetan dan lonjakan harga tiket menjelang Lebaran 2019.
Andai kursi bisa disandarkan pun, tetap saja posisinya masih tetap kurang nyaman saat digunakan untuk tidur. Kepala tetap akan terlalu menekuk sehingga menyulitkanmu untuk bisa segera tidur.

Dengan bantal leher, kepala akan tersangga sehingga tidak akan terlalu menunduk. Tidur dalam posisi duduk pun akan lebih nyaman sehingga memungkinkan kamu untuk bisa segera tidur agar istirahat malam menjadi maksimal.

4. Masker

Fungsi masker cukup sama dengan jaket, yakni agar tubuh tidak kedinginan. Tentu bagian yang dilindungi oleh masker adalah bagian mulut dan hidung. Jika bernapas tanpa masker, maka udara dingin akan terhirup sehingga rasanya tidak nyaman dan menyebabkan mulut kering.

Selain itu, bisanya mulut akan terbuka ketika kamu tertidur dalam posisi duduk. Oleh karena itu, masker diperlukan agar mulutmu yang terbuka saat tidur tidak terlihat penumpang lain.

5. Sarana Hiburan seperti Smartphone atau Buku

Saat baru naik bus, biasanya kamu tidak akan langsung mengantuk. Perlu waktu beberapa saat bagimu untuk mengantuk, meski sudah meminum obat antimabuk. Sembari menunggu kantuk datang, Kamu bisa memanfaatkan sarana hiburan seperti smartphone atau buku.

Kamu bisa bermain game, menonton film, atau browsing di perangkat smartphone dan membaca buku. Seiring waktu berjalan, maka rasa kantuk akan segera tiba dan saat itu kamu bisa mulai berusaha untuk tidur.

Baca juga: Road Trip Naik Motor, Siapkan 6 Hal Berikut Ini

Namun bagi sebagian orang, menatap layar smartphone atau membaca buku merupakan pemicu datangnya mabuk darat. Jika Kamu mulai pusing, segera berhenti menatap layar smartphone atau membaca buku sebelum menjadi semakin parah.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Close Ads X