Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Apa Itu Makepung? Kamu Harus Tahu, Datanglah ke Jembrana!

Kompas.com - 15/07/2019, 07:45 WIB
I Made Asdhiana

Editor

NEGARA, KOMPAS.com - Lomba Makepung (kesenian atraksi pacuan kerbau khas Kabupaten Jembrana) memperebutkan Piala Gubernur Bali atau "Gubernur Bali Cup" kembali diadakan setelah 10 tahun terhenti.

Dinas Pariwisata Provinsi Bali mengadakan lomba yang dihadiri Gubernur Bali I Wayan Koster dan Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati itu di Sirkuit Samblong, Kelurahan Sangkaragung, Kecamatan Jembrana, Minggu (14/7/2019).

"Makepung merupakan tradisi unik yang menjadi bagian dari budaya Bali dan harus dilestarikan. Kami berharap, dengan pelestarian dan pengembangan, selain bermanfaat untuk budaya juga tradisi ini semakin dikenal luas sehingga menarik wisatawan," kata Koster, setelah menyerahkan piala kepada pemenang lomba.

Baca juga: Mulai Bosan Berlibur ke Bali? Coba Nonton Makepung...

Sementara itu, Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan mengatakan acara Makepung Gubernur Cup ini akan menambah semangat sekaa (kelompok) makepung untuk melestarikan budaya, termasuk memelihara kerbau pacuan yang tidak mudah dilakukan.

Bahkan untuk mengembangkan makepung agar berdampak nyata terhadap sektor pariwisata, ia mengungkapkan ingin menggelar festival makepung yang berlangsung selama tiga hari.

Baca juga: Serunya Lomba Makepung di Jembrana

Menurut dia, dalam festival yang tidak mengubah orisinalitas tradisi itu, akan dikemas bersamaan dengan festival kuliner dan pameran kerajinan.

"Dalam festival tersebut akan disajikan berbagai kuliner lokal Jembrana, juga berbagai olahan daging kerbau sebagai nilai tambah. Pada hari kedua akan dilombakan mekepung lampit, yaitu makepung dengan menggunakan sawah basah di sekitar sirkuit. Puncaknya barulah ditutup mekepung darat," katanya.

Untuk mewujudkan festival tersebut akan ada evaluasi serta catatan yang dibahas dalam forum grup diskusi untuk merealisasikannya.

Dengan cara demikian, ia menyakini pelestarian mekepung makin mudah, makin diminati serta budaya asli itu bisa dijaga kelestariannya.

"Sekali lagi saya sampaikan terima kasih kepada Gubernur serta jajaran Pemprov Bali, atas terselenggaranya kembali Makepung Gubernur Cup kembali," kata Hartawan.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Panduan Lengkap ke Desa Wisata Koto Kaciak, Simak Sebelum Datang

Panduan Lengkap ke Desa Wisata Koto Kaciak, Simak Sebelum Datang

Travel Tips
Traveloka Resmikan Wahana Baru di Kidzania Jakarta, Ada Diskon 25 Persen

Traveloka Resmikan Wahana Baru di Kidzania Jakarta, Ada Diskon 25 Persen

Travel Update
Barcelona Hapus Rute Bus dari Google Maps, Ini Alasannya

Barcelona Hapus Rute Bus dari Google Maps, Ini Alasannya

Travel Update
4 Tips Berkunjung ke Desa Wisata Koto Kaciak, Datang Pagi Hari

4 Tips Berkunjung ke Desa Wisata Koto Kaciak, Datang Pagi Hari

Travel Tips
Cara Menuju ke Desa Wisata Lerep Kabupaten Semarang

Cara Menuju ke Desa Wisata Lerep Kabupaten Semarang

Jalan Jalan
4 Oleh-Oleh Desa Wisata Koto Kaciak, Ada Rinuak dan Celana Gadebong

4 Oleh-Oleh Desa Wisata Koto Kaciak, Ada Rinuak dan Celana Gadebong

Travel Tips
Istana Gyeongbokgung di Korea Akan Buka Tur Malam Hari mulai Mei 2024

Istana Gyeongbokgung di Korea Akan Buka Tur Malam Hari mulai Mei 2024

Travel Update
Desa Wisata Lerep, Tawarkan Paket Wisata Alam Mulai dari Rp 60.000

Desa Wisata Lerep, Tawarkan Paket Wisata Alam Mulai dari Rp 60.000

Jalan Jalan
Itinerary Seharian Sekitar Museum Mpu Tantular Sidoarjo, Ngapain Saja?

Itinerary Seharian Sekitar Museum Mpu Tantular Sidoarjo, Ngapain Saja?

Jalan Jalan
 7 Olahraga Tradisional Unik Indonesia, Ada Bentengan

7 Olahraga Tradisional Unik Indonesia, Ada Bentengan

Jalan Jalan
5 Tips Liburan dengan Anak-anak Menggunakan Kereta Api Jarak Jauh

5 Tips Liburan dengan Anak-anak Menggunakan Kereta Api Jarak Jauh

Travel Tips
Mengenal Desa Wisata Koto Kaciak, Surga Budaya di Kaki Bukit Barisan

Mengenal Desa Wisata Koto Kaciak, Surga Budaya di Kaki Bukit Barisan

Jalan Jalan
Aktivitas Wisata di Bromo Ditutup mulai 25 April 2024, Ini Alasannya

Aktivitas Wisata di Bromo Ditutup mulai 25 April 2024, Ini Alasannya

Travel Update
Bali Jadi Tuan Rumah Acara UN Tourism tentang Pemberdayaan Perempuan

Bali Jadi Tuan Rumah Acara UN Tourism tentang Pemberdayaan Perempuan

Travel Update
Hari Kartini, Pelita Air Luncurkan Penerbangan dengan Pilot dan Awak Kabin Perempuan

Hari Kartini, Pelita Air Luncurkan Penerbangan dengan Pilot dan Awak Kabin Perempuan

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com